Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Pendidikan

Di Balik 8 Piala Spektra 2026: Ketekunan Drumben TK Aisyiyah 40 PPS dan Pesan Kepala Sekolah

badge-check

Di Balik 8 Piala Spektra 2026: Ketekunan Drumben TK Aisyiyah 40 PPS dan Pesan Kepala Sekolah Perbesar

KlikMojok – Grup drumben Gita Mentari Suci dari Taman Kanak-kanak (TK) Aisyiyah 40 PPS berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan membawa pulang delapan piala dari kompetisi Spektra 2026 di Gresik, Jawa Timur, pada Ahad, 1 November 2026. Keberhasilan ini tidak hanya menjadi bukti hasil latihan dan kerja sama, tetapi juga membuka lembaran baru menuju tantangan yang lebih besar bagi para siswa dan sekolah.

Dalam ajang bergengsi Spektra 2026 Piala Dinas Pendidikan Drumben Competition dan Gresik Oto Contest tersebut, TK Aisyiyah 40 PPS sukses mengamankan total delapan penghargaan pada Minggu, 1 November 2026.

Kabar kemenangan ini disambut dengan sukacita oleh seluruh siswa yang tergabung dalam tim Gita Mentari Suci, bersama dengan para guru pendamping mereka. Setiap piala yang berhasil diraih menjadi saksi bisu dari dedikasi, kedisiplinan, dan semangat kerja sama yang telah mereka tunjukkan selama ini.

Namun, di balik kegembiraan atas pencapaian tersebut, para peserta didik harus menghadapi berbagai rintangan dan tantangan sepanjang berlangsungnya kompetisi. Meskipun demikian, semangat mereka tidak padam, dan mereka tetap berupaya menampilkan performa terbaik di atas panggung.

Delapan piala yang berhasil dibawa pulang oleh Gita Mentari Suci merupakan hasil dari partisipasi di berbagai kategori perlombaan Spektra 2026. Salah satu penghargaan yang berhasil diraih adalah Juara 3 pada Divisi Konser.

Tak hanya itu, dalam kategori Analisa Musik Melodi, tim drumben ini berhasil meraih penghargaan Harapan 1. Sementara itu, untuk kategori Analisa Musik Perkusi, mereka sukses membawa pulang piala Juara 2.

Prestasi lain juga ditorehkan oleh tim Colour Guard yang berhasil meraih Juara 3. Disusul kemudian dengan perolehan Juara 2 untuk kategori General Effect, menambah daftar panjang pencapaian mereka.

Keberhasilan berlanjut di kategori Field Commander, di mana tim berhasil mendapatkan penghargaan Harapan 1. Sementara itu, Drum Major dari Gita Mentari Suci juga berhasil menyumbangkan Juara 2.

Rangkaian kemenangan ini disempurnakan dengan perolehan Juara 2 pada kategori Favorit e-Voting. Dengan akumulasi seluruh penghargaan ini, grup drumben Gita Mentari Suci dari TK Aisyiyah 40 PPS secara total berhasil mengumpulkan delapan piala dari berbagai kategori yang diperlombakan.

Meskipun telah berhasil membawa pulang banyak penghargaan, para guru pendamping mengakui bahwa penampilan anak-anak belum sepenuhnya mencapai potensi maksimal. Ike Tussolicha, yang berperan sebagai pelatih opera sekaligus guru pendamping, mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian Juara 2 di kategori Drum Major.

“Sebenarnya penampilannya belum sepenuhnya maksimal dari saat latihan,” ungkap Ike, memberikan pandangannya tentang performa tim.

Bagi Ike, hasil kompetisi ini patut disyukuri sebagai sebuah capaian. Namun, di sisi lain, pengalaman berharga ini juga akan menjadi bahan evaluasi penting untuk persiapan dan penampilan mereka di ajang-ajang berikutnya.

Di kesempatan lain, Fitriyah, salah satu guru pendamping lainnya, turut menceritakan kondisi dan pengalaman yang dialami anak-anak selama mengikuti jalannya perlombaan. Ia mengungkapkan bahwa para siswa harus datang sejak pagi buta dan menghabiskan waktu cukup lama untuk menunggu giliran tampil.

“Anak-anak sudah mulai merasa bosan karena kedatangan yang terlalu pagi, dan cuaca gerah di area ruang tunggu,” jelas Fitriyah, menggambarkan suasana di balik panggung.

Kondisi yang kurang nyaman ini bahkan sempat memengaruhi suasana hati Mahira, sang mayoret, yang sempat menunjukkan sikap rewel ketika harus menunggu giliran tampil. Meski demikian, semangat juang mereka tidak luntur.

Anak-anak tetap berusaha menjaga semangat juang mereka, melanjutkan perjuangan untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya di hadapan para juri yang menilai.

Delapan piala yang berhasil diraih tentu menjadi kebanggaan tersendiri bagi seluruh keluarga besar TK Aisyiyah 40 PPS. Namun, Kepala Sekolah, Yuli Handayani, S.Pd.I., dengan bijak mengingatkan para siswa dan seluruh pihak untuk tidak cepat berpuas diri atas pencapaian ini.

“Tetap rendah hati dan tidak cepat merasa puas. Delapan piala tersebut hanyalah hasil, bukan tujuan akhir,” pesan Yuli, menekankan pentingnya perspektif jangka panjang.

Yuli Handayani juga menyampaikan harapannya agar anak-anak terus rajin berlatih dan senantiasa menjauhi sikap sombong. Ia menegaskan bahwa prestasi sejati tidak semata-mata diukur dari banyaknya jumlah penghargaan yang berhasil dikumpulkan.

Lebih lanjut, menurut Yuli, penting bagi setiap anak untuk menjaga akhlak mulia dan menunjukkan komitmen yang kuat terhadap sekolah. Oleh karena itu, prestasi yang diraih dalam kompetisi haruslah berjalan seiring dan sejalan dengan peningkatan dalam aspek ibadah, kesantunan, serta pencapaian akademik mereka.

Selain itu, Yuli juga berharap bahwa pengalaman berharga dari mengikuti lomba ini dapat memberikan manfaat yang lebih luas. Ia sangat berharap agar anak-anak mampu menjadi inspirasi bagi teman-teman sebaya mereka, sekaligus mengharumkan nama baik sekolah di berbagai kesempatan.

Bagi Kepala Sekolah Yuli Handayani, perolehan delapan piala ini bukanlah merupakan garis akhir dari perjalanan grup drumben Gita Mentari Suci. Justru sebaliknya, pencapaian ini dianggap sebagai pijakan penting untuk terus mengembangkan kemampuan dan potensi mereka di masa mendatang.

Oleh karena itu, pihak sekolah telah menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk pengembangan grup drumben. Salah satu fokus utamanya adalah menjaga regenerasi anggota secara berkelanjutan, guna memastikan keberlangsungan dan eksistensi grup tetap terjamin.

Selain aspek regenerasi, sekolah juga akan berupaya meningkatkan kualitas para pelatih dan memperbarui materi latihan agar lebih relevan dan menantang. Perawatan rutin terhadap alat musik serta kostum juga menjadi perhatian serius untuk menunjang performa terbaik.

Ke depannya, grup Gita Mentari Suci juga berambisi untuk mengikuti kompetisi-kompetisi dengan jenjang yang lebih tinggi. Untuk mendukung hal tersebut, sekolah berencana memperkuat sistem manajemen dan membangun skema pendanaan yang berkelanjutan.

Seluruh upaya dan rencana pengembangan ini tentu saja membutuhkan dukungan penuh dari siswa, guru, pelatih, serta seluruh pihak sekolah. Dengan adanya kerja sama yang solid dan terjalin dengan baik, Gita Mentari Suci akan memiliki ruang yang luas untuk terus tumbuh dan berkembang mencapai potensi terbaiknya.

Delapan piala tersebut kini telah menjadi bagian tak terpisahkan dari perjalanan berharga mereka. Namun, jauh melampaui trofi fisik, pelajaran mendalam tentang ketekunan, kerendahan hati, dan keberanian akan terus menjadi bekal yang menyertai setiap langkah mereka di masa depan.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Lumpur dan Layar: Perjuangan Belajar Daring di Sekolah Langganan Banjir Tulungagung

2 Nov 2026 - 21:05 WIB

Lumpur dan Layar: Perjuangan Belajar Daring di Sekolah Langganan Banjir Tulungagung

Pusaran Air yang Merenggut Tawa: Kisah Pilu Anak Tenggelam di Dam Tulungagung

2 Nov 2026 - 21:04 WIB

Pusaran Air yang Merenggut Tawa: Kisah Pilu Anak Tenggelam di Dam Tulungagung

Mengare, Sungai yang Membisu: Kisah Petambak Gresik Menanti Solusi di Tengah Deru Industri

2 Nov 2026 - 18:45 WIB

Mengare, Sungai yang Membisu: Kisah Petambak Gresik Menanti Solusi di Tengah Deru Industri

Merajut Asa di Aspal Baru: Proyek Pelebaran Jalan Panjer-Seduri Mojokerto yang Kian Mulus

2 Nov 2026 - 18:45 WIB

Merajut Asa di Aspal Baru: Proyek Pelebaran Jalan Panjer-Seduri Mojokerto yang Kian Mulus

Muhammadiyah Sidodadi Perkuat Tiga Pilar: Ekonomi, Dakwah, dan Kaderisasi dalam Rapat Kerja Strategis

2 Nov 2026 - 18:44 WIB

Muhammadiyah Sidodadi Perkuat Tiga Pilar: Ekonomi, Dakwah, dan Kaderisasi dalam Rapat Kerja Strategis
Trending di Pendidikan