Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Pendidikan

Dari Imajinasi Liburan: Penulis Cilik SD Al-Islam Cerme Terbitkan Buku Perdana yang Menginspirasi

badge-check

Dari Imajinasi Liburan: Penulis Cilik SD Al-Islam Cerme Terbitkan Buku Perdana yang Menginspirasi Perbesar

KlikMojok – Damar Natsir Kalandra, seorang penulis cilik berbakat dari SD Al-Islam Cerme Gresik, berhasil membuktikan bahwa imajinasi yang subur pada anak-anak dapat diwujudkan menjadi sebuah karya literasi yang nyata. Siswa kelas III ini secara resmi meluncurkan buku cerita pertamanya yang berjudul ‘Cico dan Bola Barunya’ pada hari Ahad, 11 Oktober 2026. Peluncuran ini menjadi momen penting yang menunjukkan bagaimana seorang anak bisa menuangkan ide-ide kreatifnya menjadi sebuah buku, berawal dari imajinasinya selama liburan sekolah.

Acara peluncuran buku ‘Cico dan Bola Barunya’ tersebut diselenggarakan sebagai bagian dari pameran buku anak yang bertempat di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Kegiatan literasi ini merupakan hasil kolaborasi antara Klub Pecinta Buku Anak Gresik dengan Niskala Kidz Book Club, yang berupaya memfasilitasi dan mempromosikan karya-karya dari penulis muda.

Bagi Damar sendiri, hari peluncuran tersebut menjadi sebuah momen yang sangat istimewa. Bukan hanya sekadar memperkenalkan sebuah buku kepada khalayak, tetapi lebih dari itu, ia juga berkesempatan untuk secara langsung menampilkan hasil nyata dari imajinasi dan kreativitasnya yang telah ia tuangkan dalam bentuk tulisan dan ilustrasi.

Buku yang memiliki ketebalan 12 halaman ini hadir dengan sampul berwarna oranye yang sangat menarik perhatian. Setiap halaman di dalamnya berisi cerita yang dirangkai oleh Damar, lengkap dengan ilustrasi-ilustrasi yang juga dibuat berdasarkan gagasan dan imajinasinya sendiri, menjadikannya sebuah karya yang utuh dari tangan seorang anak.

Melihat imajinasi yang semula hanya ada dalam pikiran kini termanifestasi dalam bentuk nyata seperti sebuah buku, tentu menjadi hal yang sangat membanggakan. Terlebih bagi seorang anak, penerbitan buku pertamanya ini menjadi wadah penting untuk mengenali dan mengapresiasi kemampuan dirinya, sekaligus menumbuhkan keberanian untuk terus berkarya di masa depan.

Adrianne Ratna, ibunda Damar, turut berbagi cerita mengenai proses kreatif yang dilalui oleh putranya. Ia mengungkapkan bahwa Damar mengerjakan seluruh isi buku tersebut selama masa liburan semester. Adrianne menyampaikan, “Gambar dan tulisan yang dibuat Damar ini murni imajinasi dan buatan anaknya, Ustadzah. Ia mengerjakannya selama dua pekan ketika libur semester,” dengan nada penuh kebanggaan.

Dalam rentang waktu dua pekan tersebut, Damar memanfaatkan momen liburan untuk merangkai berbagai ide yang ada di benaknya. Ia berhasil mentransformasi bayangan-bayangan dan gagasan dalam pikirannya menjadi sebuah cerita yang menarik dan dapat dinikmati oleh orang lain.

Damar Natsir Kalandra, sang penulis cilik, terlihat sangat menikmati setiap tahapan dalam proses penyelesaian buku pertamanya. Kebahagiaannya semakin lengkap saat ia berkesempatan memperkenalkan karyanya kepada para pengunjung pameran, didampingi oleh kedua orang tuanya serta sang adik.

Di tengah hiruk pikuk suasana pameran, seluruh anggota keluarga setia mendampingi Damar saat memperkenalkan hasil karyanya. Raut kebahagiaan terpancar jelas dari wajah Damar, mengingat kesempatan ini menjadi bukti nyata dari jerih payah dan dedikasi yang telah ia curahkan.

Bagi Damar, keberhasilan menyelesaikan sebuah buku merupakan pencapaian yang sangat berarti. Proses panjang ini telah memberinya pengalaman berharga mengenai pentingnya ketekunan, pengembangan kreativitas, serta keberanian untuk berbagi gagasan dan ide-ide uniknya kepada publik.

Memang benar bahwa sebuah cerita seringkali dapat berawal dari hal-hal yang sangat sederhana. Namun, saat seorang anak mulai memberanikan diri untuk menuangkan gagasan tersebut ke dalam bentuk tulisan, ide-ide tersebut akan menemukan ruang yang lebih luas untuk tumbuh dan berkembang menjadi narasi yang utuh.

Melalui buku ‘Cico dan Bola Barunya’, Damar secara jelas menunjukkan bahwa aktivitas membaca dan menulis bukanlah dua hal yang terpisah, melainkan dapat berjalan secara beriringan dan saling melengkapi. Karya ini membuktikan bahwa anak-anak tidak hanya bisa menikmati cerita yang ditulis oleh orang lain, tetapi juga memiliki peluang besar untuk menciptakan dan menulis cerita mereka sendiri.

Oleh karena itu, karya perdana Damar ini memiliki makna yang jauh lebih luas daripada sekadar penerbitan sebuah buku. Buku ‘Cico dan Bola Barunya’ ini merupakan langkah awal yang signifikan bagi Damar untuk terus mendalami dan mengenali lebih jauh tentang dunia literasi yang begitu kaya.

Keberhasilan Damar dalam menerbitkan buku cerita pertamanya ini disambut dengan hangat oleh pihak SD Al-Islam. Sebagai bentuk dukungan dan apresiasi, dua wali kelas III, yaitu Aulia Maziadan dan Fitria Novita Sari, turut hadir secara langsung di lokasi acara peluncuran.

Kehadiran kedua wali kelas tersebut merupakan representasi dukungan penuh dari pihak sekolah terhadap pengembangan kreativitas para muridnya. Mereka secara pribadi menyampaikan ucapan selamat kepada Damar dan seluruh anggota keluarganya atas pencapaian yang membanggakan ini.

Fitria Novita Sari, yang akrab disapa Novi, menyampaikan harapannya agar pencapaian ini dapat menjadi permulaan yang baik bagi perjalanan literasi Damar ke depan. “Semoga ini menjadi awal yang baik. Teruslah berkarya dan menjadi kebanggaan orang tua,” ungkap Novi, memberikan semangat dan motivasi.

Pesan yang disampaikan oleh Novi tersebut, meskipun sederhana, mengandung harapan yang sangat besar. Hal ini menegaskan bahwa keberanian seorang anak untuk menghasilkan sebuah karya harus senantiasa tumbuh dan berkembang bersama dengan dukungan kuat dari keluarga serta lingkungan sekolah.

Jenis dukungan yang positif seperti ini juga memiliki peran krusial dalam menumbuhkan rasa kepercayaan diri pada anak-anak. Ketika gagasan dan ide-ide mereka mendapatkan apresiasi dan penghargaan, anak-anak akan termotivasi untuk terus mencoba dan mengembangkan kemampuan mereka secara berkelanjutan.

Kehadiran Damar Natsir Kalandra di pameran buku anak Gresik ini diharapkan dapat menjadi sumber inspirasi yang kuat bagi teman-teman seusianya. Melalui kisah Damar, anak-anak lain bisa terdorong untuk mulai menulis cerita, menggambar, atau bahkan mengembangkan berbagai gagasan kreatif yang selama ini mungkin hanya tersimpan dalam pikiran mereka.

Pada intinya, perjalanan kreatif Damar ini menjadi pengingat berharga bagi kita semua bahwa dunia literasi tidak selalu harus diawali dengan membaca buku-buku tebal atau cerita-cerita yang rumit. Seringkali, semuanya bermula dari imajinasi murni seorang anak dan keberaniannya untuk menuangkan imajinasi tersebut menjadi bentuk yang konkret.

Dari masa liburan semester yang diisi dengan kreativitas hingga pameran buku yang meriah, Damar telah menempuh langkah-langkah kecil yang penuh makna. Buku ‘Cico dan Bola Barunya’ menjadi bukti nyata bahwa anak-anak, dengan imajinasi mereka yang tak terbatas, juga mampu menghadirkan karya-karya orisinal yang berharga.

Kini, buku perdana Damar tersebut telah membuka pintu bagi perjalanan literasi yang lebih luas di masa depan. Siapa yang tahu, dari 12 halaman cerita sederhana itu, mungkin kelak akan tumbuh dan lahir cerita-cerita lain yang akan semakin memperkaya khazanah dunia literasi anak-anak di Gresik dan sekitarnya.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Ketika Arus Mengungkap Duka: Kisah Pilu Penemuan Jasad Bocah di Irigasi Ponorogo

11 Okt 2026 - 18:48 WIB

Ketika Arus Mengungkap Duka: Kisah Pilu Penemuan Jasad Bocah di Irigasi Ponorogo

Mengalirkan Berkah, Memugar Sejarah: Asa Baru bagi Kenyamanan Peziarah Makam Panjang Leran Gresik

11 Okt 2026 - 18:47 WIB

Mengalirkan Berkah, Memugar Sejarah: Asa Baru bagi Kenyamanan Peziarah Makam Panjang Leran Gresik

Prof. Dadang Kahmad: Ikhlas dan Ihsan, Kunci Memajukan Sekolah Muhammadiyah

11 Okt 2026 - 18:46 WIB

Prof. Dadang Kahmad: Ikhlas dan Ihsan, Kunci Memajukan Sekolah Muhammadiyah

Membangun Kemandirian Literasi Anak: Beswan Djarum Dampingi Ibu-Ibu Kampoeng Dilan Surabaya

11 Okt 2026 - 15:17 WIB

Membangun Kemandirian Literasi Anak: Beswan Djarum Dampingi Ibu-Ibu Kampoeng Dilan Surabaya

Panduan Komprehensif Mengasuh ‘Aset Surga’ Anak: Sorotan dari Pertemuan Wali Santri SDAI Internasional eLKISI

11 Okt 2026 - 15:16 WIB

Panduan Komprehensif Mengasuh ‘Aset Surga’ Anak: Sorotan dari Pertemuan Wali Santri SDAI Internasional eLKISI
Trending di Pendidikan