Menu

Otomatis
Breaking News

Pendidikan

Adab dan Ilmu Berkah: Smamsatu Gresik Tekankan Hormat Orang Tua dan Guru

badge-check

Adab dan Ilmu Berkah: Smamsatu Gresik Tekankan Hormat Orang Tua dan Guru Perbesar

KlikMojok – Pada sebuah apel pagi yang berlangsung di halaman SMA Muhammadiyah 1 (Smamsatu) Gresik pada Senin, 7 September 2026, para siswa menerima sebuah amanat penting yang melampaui fokus pada kecerdasan akademik semata. H. Anas Thohir, M.Pd.I., pembina apel saat itu, mengingatkan bahwa kunci utama untuk memperoleh ilmu yang berkah adalah dengan senantiasa menjaga adab serta menghormati orang tua dan guru. Pesan ini menggarisbawahi peran fundamental kedua sosok tersebut dalam perjalanan pendidikan setiap individu.

Dalam kesempatan memimpin apel pagi tersebut, H. Anas Thohir secara tegas menyampaikan bahwa penghormatan kepada orang tua dan guru merupakan prasyarat mutlak agar setiap ilmu yang dipelajari dapat benar-benar membawa keberkahan dalam hidup.

Sebagai Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Gresik untuk periode 2022–2027 sekaligus guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di Smamsatu, Anas Thohir menyampaikan amanat berharga ini di hadapan ratusan siswa.

“Apabila ingin berkah hidupnya, kunci pertamanya adalah menghormati orang tua,” tutur Anas dengan lugas dalam amanat yang ia sampaikan.

Ia kemudian melanjutkan dengan mengingatkan seluruh siswa untuk senantiasa menjaga ucapan dan sikap mereka saat berinteraksi dengan orang tua. Anas bahkan menekankan bahwa kata-kata sederhana seperti “ah” sekalipun, tidak pantas diucapkan karena dapat mengindikasikan penolakan atau ketidaksenangan yang kurang beradab.

“Ada doa yang diungkapkan oleh anak, dan ada doa yang diungkapkan orang tua. Doa orang tua kepada anaknya itu tidak ditolak. Maka tidak boleh durhaka kepada orang tua. Orang tua harus dihormati, disayangi, dan didoakan,” tegas Anas, menggarisbawahi kekuatan doa orang tua.

Setelah membahas pentingnya adab terhadap orang tua, Anas Thohir beralih untuk menyoroti hubungan antara siswa dan guru. Ia menegaskan bahwa etika dan adab bukan hanya berlaku di lingkungan rumah, melainkan juga harus terus dijaga dan diterapkan dengan baik di lingkungan sekolah.

Menurutnya, peran guru dalam proses pendidikan sangatlah vital. Oleh karena itu, sudah menjadi keharusan bagi setiap siswa untuk senantiasa menjaga tutur kata dan sikap mereka ketika berhadapan dengan para pendidik.

“Mengumpat kepada guru itu tidak boleh, tidak pantas. Apalagi untuk sekolah Islam, sangat tidak santun,” ujar Anas, menekankan standar etika yang tinggi.

Lebih lanjut, ia mengingatkan para siswa untuk senantiasa membangun hubungan dengan guru yang didasari oleh rasa hormat, keikhlasan, serta kerelaan dari kedua belah pihak.

“Etika berhubungan dengan lingkungan itu penting supaya rida dan keberkahan guru bisa diterima. Karena harus sama-sama ikhlas dan rela. Kalau gurunya benci, tidak akan diterima berkah ilmunya guru,” jelas Anas, menguraikan dampak dari hubungan yang tidak harmonis.

Keseluruhan pesan ini merupakan bagian integral dari amanat pagi yang diberikan kepada siswa Smamsatu. Bagi H. Anas Thohir, keberhasilan sejati dalam menimba ilmu tidak hanya bergantung pada kemampuan akademik yang mumpuni, tetapi juga harus diiringi dengan adab dan etika yang baik dalam berinteraksi dengan orang tua serta guru.

Menjelang akhir amanatnya, Anas kembali menegaskan dua poin penting yang menjadi inti dari seluruh pembicaraan pagi itu.

“Hormati orang tua, hormati guru, insyaallah hidup anak-anak semua akan memperoleh berkah. Berkah semuanya. Mudah-mudahan bermanfaat,” pungkasnya, menutup amanat dengan doa dan harapan.

Apel pagi di Smamsatu Gresik itu pun berakhir dengan sebuah pesan yang lugas dan mendalam: para siswa tidak hanya didorong untuk mengejar ilmu setinggi-tingginya, tetapi juga diingatkan untuk senantiasa menjaga sikap dan adab kepada semua pihak yang berperan penting dalam mendampingi perjalanan belajar mereka.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Jeda Kamera di Bromo: Pelarangan Syuting Demi Jaga Api Tak Menyala

7 Sep 2026 - 21:07 WIB

Jeda Kamera di Bromo: Pelarangan Syuting Demi Jaga Api Tak Menyala

Denyut Baru di Jantung Kota: Alun-Alun Bojonegoro Bertransformasi Menjadi Ruang Publik Inklusif

7 Sep 2026 - 21:06 WIB

Denyut Baru di Jantung Kota: Alun-Alun Bojonegoro Bertransformasi Menjadi Ruang Publik Inklusif

Dongeng Ceria Islami: SDN Rumpuk Mantup Tanamkan Akhlak Nabi Lewat Maulid Bergembira

7 Sep 2026 - 21:03 WIB

Dongeng Ceria Islami: SDN Rumpuk Mantup Tanamkan Akhlak Nabi Lewat Maulid Bergembira

Genangan Air dan Bara Amarah: Kisah Pembacokan Kakek di Lumajang yang Menguak Konflik Tetangga

7 Sep 2026 - 18:48 WIB

Genangan Air dan Bara Amarah: Kisah Pembacokan Kakek di Lumajang yang Menguak Konflik Tetangga

Antusiasme Warga Gresik Sambut Layanan Kesehatan Gratis dari Kolaborasi Muhammadiyah

7 Sep 2026 - 18:46 WIB

Antusiasme Warga Gresik Sambut Layanan Kesehatan Gratis dari Kolaborasi Muhammadiyah
Trending di Pendidikan