Menu

Mode Gelap
Kepala SMP Swasta Surabaya Utara Recharge Energi di Pacet, Bahas Pendidikan Sambil Santai JSIT Bojonegoro Audiensi dengan Bupati, Perkuat Sinergi Pendidikan Hari Kedua TKA, Siswa SMP PGRI 6 Surabaya Tersenyum Usai Ujian Bahasa Indonesia Menaklukkan Matematika di Hari Pertama TKA, Ini Perjuangan Siswa SMP PGRI 6 Surabaya Siswa SMP PGRI 6 Surabaya Asah Kreativitas Lewat Teknik Mewarnai Batik Persaingan Makin Ketat, SD Swasta Sidoarjo Siapkan Strategi Penerimaan Murid Baru

Guru

Kepala SMA Darussalamah Dinilai Pengawas: Fokus Karakter dan Pembelajaran Mendalam

badge-check


					Kepala SMA Darussalamah Dinilai Pengawas: Fokus Karakter dan Pembelajaran Mendalam Perbesar

Kepala SMA Darussalamah Krian, Anjaya Wibawana, mengikuti penilaian kinerja yang dilakukan pengawas Cabang Dinas (Cabdin) Sidoarjo, Sutris, S.Pd., M.Pd., pada Rabu, 26 November 2025. Sebelum penilaian dimulai, Sutris menyampaikan ucapan selamat Hari Guru secara daring kepada seluruh pendidik di lingkungan sekolah.

Sutris juga menjelaskan bahwa mulai 2025, skema Pengelolaan Kinerja guru dan kepala sekolah mengalami perubahan besar. Mekanismenya dibuat lebih sederhana dan fokus pada esensi pekerjaan pendidik.

“Pengembangan kompetensi tidak lagi berbasis poin, tetapi berbasis refleksi. Bukti dukung juga tidak perlu diunggah, dan periode penilaian kini satu kali dalam setahun,” jelasnya.

Agenda utama penilaian kali ini adalah memotret Pelaksanaan Tindak Lanjut Praktik Kinerja yang dijalankan Kepala SMA Darussalamah. Dalam sesi diskusi, pengawas memberikan sejumlah pertanyaan yang kemudian dijawab langsung oleh Anjaya.

Salah satu poin penting yang ditanyakan adalah tujuan dari tindak lanjut yang dilakukan kepala sekolah.

“Fokus saya adalah mengefektifkan forum koordinasi antara pimpinan sekolah, dewan guru, dan pengawas. Dengan koordinasi yang kuat, keputusan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan kedisiplinan siswa bisa dilakukan lebih cepat dan terukur,” ujar Anjaya.

Ia juga memaparkan berbagai upaya konkret yang dilakukan selama ini, terutama pada penguatan karakter siswa.

“Program terobosan kami adalah meningkatkan kedisiplinan, sekaligus memastikan pembelajaran berjalan lebih mendalam—bukan hanya mengejar target materi,” tambahnya.

Terkait kebutuhan dukungan, Anjaya menekankan pentingnya penyediaan sumber belajar yang memadai di sekolah.

“Guru membutuhkan akses yang lebih baik terhadap LCD atau Smart TV, modul pembelajaran, serta sumber digital agar bisa mengajar lebih kreatif. Jika fasilitas mendukung, motivasi siswa juga akan meningkat,” ungkapnya.

Penilaian kinerja berlangsung kondusif dan menjadi momentum bagi SMA Darussalamah untuk terus memperkuat kualitas layanan pendidikan di tahun mendatang.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kabar Gembira Guru! Sistem Baru SKTP Info GTK 2026 Resmi Berlaku, Ini Dampaknya ke Pencairan TPG

21 Januari 2026 - 18:04 WIB

Fakta Mengejutkan Asesmen PAI 2025, Kemampuan Baca Alquran Guru SD Masih Rendah

31 Desember 2025 - 16:44 WIB

Jelang Muswil ke-6, JSIT Jatim Gaet Komisi X DPR RI & Kemendikdasmen Bahas BOSP 2025 di Sidoarjo

30 November 2025 - 20:43 WIB

Guru SDIT Badrussalam Ikut “Naik Level” di Workshop JawaPos TV Madiun

28 November 2025 - 06:43 WIB

Viral Aksi Guru SMP PGRI 6 Surabaya, Ganti Sepatu Siswa yang Sudah Rusak

26 November 2025 - 21:31 WIB

Trending di Guru