Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Pendidikan

Murid SD Mugres Ukir Prestasi: Dzia Syarafana Maharani Raih Juara 2 Pidato Bahasa Arab dalam Debut Kompetisi

badge-check

Murid SD Mugres Ukir Prestasi: Dzia Syarafana Maharani Raih Juara 2 Pidato Bahasa Arab dalam Debut Kompetisi Perbesar

KlikMojok – Dzia Syarafana Maharani, seorang murid kelas 4 dari SD Muhammadiyah Kompleks Gresik (SD Mugres) Kampus A, berhasil mengukir prestasi gemilang dengan meraih Juara 2 Lomba Pidato Bahasa Arab. Keberhasilan ini dicapai dalam ajang Festival Faqih Usman (FFU) X yang diselenggarakan di Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) pada Sabtu, 17 Oktober 2026. Ini merupakan langkah perdana Dzia dalam mengikuti kompetisi pidato, menjadikannya pencapaian yang sangat istimewa bagi dirinya dan sekolah.

Torehan prestasi Dzia ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi SD Mugres, tetapi juga menandai momen penting karena lomba tersebut merupakan pengalaman pertama Dzia dalam mengikuti kompetisi pidato tingkat tinggi.

Meskipun ini adalah penampilan perdananya di ajang perlombaan, Dzia telah membuktikan bahwa keberanian untuk mencoba hal baru dan kesungguhan dalam berlatih merupakan kunci untuk meraih hasil yang membanggakan.

Di balik kesuksesan yang diraihnya, tersimpan kisah inspiratif tentang semangat belajar seorang anak yang tak pernah menyerah untuk berkembang. Dzia menjalani setiap sesi pembinaan dengan ketekunan dan selalu berupaya mengikuti setiap latihan yang diberikan.

Dzia memanfaatkan setiap kesempatan yang ada untuk mempersiapkan dirinya dengan maksimal. Persiapan tersebut meliputi menghafal teks pidato, memperbaiki pelafalan kata-kata dalam Bahasa Arab, serta berlatih mengatur intonasi dan gaya penyampaian agar pidatonya terdengar jelas dan menarik.

Dzia memahami bahwa berpidato bukan hanya sekadar menghafal rangkaian kalimat, melainkan juga tentang bagaimana menyampaikan pesan dengan jelas, penuh penghayatan, dan mampu menarik perhatian audiens.

Dalam setiap latihannya, ia fokus pada pengaturan suara, memperhatikan intonasi yang tepat, dan membiasakan diri untuk berbicara dengan lantang di hadapan banyak orang. Setiap sesi latihan menjadi sarana penting baginya untuk membangun keberanian dan menumbuhkan rasa percaya diri.

Sukowati, S.Ag., yang bertindak sebagai guru pembimbing Dzia, mengungkapkan bahwa pada awal proses pembinaan, Dzia masih menunjukkan sikap malu-malu. Rasa gugup seringkali membuat suaranya terdengar pelan saat berlatih pidato. Namun, seiring waktu dan intensitas latihan yang semakin meningkat, perubahan positif yang signifikan mulai tampak. Dzia menjadi lebih berani berbicara dengan lantang dan menunjukkan tingkat kepercayaan diri yang jauh lebih baik.

Ustazah Sukowati menambahkan, “Pengalaman pertama mengikuti lomba pidato langsung diuji dengan menggunakan bahasa asing, yakni bahasa Arab. Ini menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi Dzia. Ia termasuk anak yang rajin berlatih dan selalu berusaha mengikuti pembinaan. Ia juga mau terus belajar memperbaiki gaya berpidato dan intonasi suaranya.”

Keberhasilan Dzia ini turut disambut dengan rasa syukur dan kebahagiaan yang mendalam oleh pihak keluarganya. Bagi orang tua Dzia, kesempatan yang diberikan oleh SD Mugres untuk mewakili sekolah merupakan sebuah pengalaman yang sangat berarti dan tak ternilai.

Mereka sangat menghargai fakta bahwa Dzia mendapatkan bimbingan langsung dari para guru, yang memungkinkannya untuk mempersiapkan diri secara optimal dan mempelajari banyak hal baru selama menjalani proses pembinaan.

Dengan penuh kebahagiaan, orang tua Dzia mengungkapkan, “Alhamdulillah, senang sekali, Bu. Bersyukur banget Dzia mendapat kepercayaan dan kesempatan untuk mewakili sekolahnya. Apalagi, Dzia juga bisa mendapatkan bimbingan langsung dari guru. Tentu ini menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi Dzia.”

Orang tua Dzia juga menyampaikan bahwa partisipasi putrinya dalam lomba pidato bahasa Arab ini adalah sebuah pengalaman baru yang diharapkan dapat menjadi langkah awal penting untuk mengembangkan potensi Dzia di masa depan.

Mereka melanjutkan, “Ini hal baru untuk Dzia, ikut lomba pidato bahasa Arab. Semoga Dzia tetap bisa ada kesempatan lagi melalui SD Mugres untuk mengikuti lomba-lomba berikutnya.” Mereka juga menambahkan, “Semoga Dzia semakin percaya diri, semakin semangat belajar, dan bisa terus mengembangkan potensinya. Terima kasih kepada Mugres dan guru pembimbing yang telah memberikan kepercayaan, kesempatan, serta bimbingan kepada Dzia.”

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Ketika Martabat Guru Dipertaruhkan: Solidaritas Ratusan Pendidik di Lamongan Menuntut Keadilan

21 Okt 2026 - 12:39 WIB

Ketika Martabat Guru Dipertaruhkan: Solidaritas Ratusan Pendidik di Lamongan Menuntut Keadilan

Tiga Pilar Inovasi Gresik: Menjelajahi Peran Insinyur ASEAN dalam Membentuk Industri Masa Depan

21 Okt 2026 - 12:39 WIB

Tiga Pilar Inovasi Gresik: Menjelajahi Peran Insinyur ASEAN dalam Membentuk Industri Masa Depan

Praktik Langsung di Lapangan: Mahasiswa Ikom Umsida Terapkan Ilmu Komunikasi di Kopdar Media Lazismu Jatim

21 Okt 2026 - 12:37 WIB

Praktik Langsung di Lapangan: Mahasiswa Ikom Umsida Terapkan Ilmu Komunikasi di Kopdar Media Lazismu Jatim

Jejak Abu dan Lima Nyawa yang Padam di Bromo: Tragedi Karhutla Menuntut Evaluasi Menyeluruh dan Pendidikan Konservasi

21 Okt 2026 - 09:43 WIB

Jejak Abu dan Lima Nyawa yang Padam di Bromo: Tragedi Karhutla Menuntut Evaluasi Menyeluruh dan Pendidikan Konservasi

Malang Raya: Di Balik Langit Cerah dan Kabut Tipis, Kisah Cuaca yang Memandu Langkah

21 Okt 2026 - 09:42 WIB

Malang Raya: Di Balik Langit Cerah dan Kabut Tipis, Kisah Cuaca yang Memandu Langkah
Trending di Pendidikan