Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Pendidikan

Kenyamanan Peserta Terjamin: Musywil XIII Nasyiatul Aisyiyah Jatim Sediakan Kasur Lipat dan Fasilitas Lengkap

badge-check

Kenyamanan Peserta Terjamin: Musywil XIII Nasyiatul Aisyiyah Jatim Sediakan Kasur Lipat dan Fasilitas Lengkap Perbesar

KlikMojok – Musyawarah Wilayah (Musywil) Ke-13 Nasyiatul Aisyiyah Jawa Timur yang diselenggarakan di Universitas Muhammadiyah Ponorogo pada 16 Oktober 2026 menarik perhatian para peserta yang baru tiba. Acara ini secara khusus menghadirkan fasilitas istimewa berupa kasur lipat dan beragam buah tangan yang melimpah, menjamin kenyamanan dan antusiasme seluruh delegasi yang hadir.

Sejak pukul 10.00 WIB, panitia Musywil Ke-13 Nasyiatul Aisyiyah Jawa Timur telah membuka registrasi bagi peserta yang sudah hadir di Universitas Muhammadiyah Ponorogo (Umpo). Vebrina Reza, salah satu anggota panitia, dengan penuh semangat mengajak para peserta untuk segera mendaftar pada Jumat (16/10/2026). “Mbak-mbak, monggo cus nggih, segera registrasi yang sudah hadir di Ponorogo, biar tidak mepet-mepet,” ujarnya.

Proses registrasi kedatangan dan pengambilan perlengkapan (kit) dilaksanakan di Sport Center, yang berlokasi tepat di depan Rektorat Umpo, Jalan Budi Utomo Nomor 10, Ronowijayan, Kecamatan Ponorogo, Kabupaten Ponorogo. Setiap Penanggung Jawab (PIC) dari masing-masing daerah bertugas mengambil perlengkapan tersebut di posko daerah yang telah ditentukan.

Suasana di area pengambilan perlengkapan berubah menjadi sangat meriah saat rombongan Nasyiah dari Gresik tiba pada pukul 12.30 WIB. Gelak tawa dan sorak gembira langsung terdengar membahana ketika mereka menemukan fasilitas istimewa yang disediakan, yakni kasur lipat dan berbagai kit lainnya.

Para peserta Musywil mendapatkan dua jenis tas (goodie bag) sekaligus. Tas pertama adalah tas kanvas berwarna krim cokelat yang berisi bantal leher serta dua pak pembalut. Sementara itu, tas kedua, yang terbuat dari spunbond ungu dan bersablon Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah (PDNA) Ponorogo, memuat gelas kaca bertuliskan “Musywil Ke-13 Nasyiatul Aisyiyah Jawa Timur”, biskuit, matte foundation dari Wardah, serta voucher belanja Surya Mart yang dapat digunakan hingga Ahad (18/10/2026).

Rais Fadhila, S.KM., yang menjabat sebagai Sekretaris Panitia Lokal Musywil XIII NA Jatim, menjelaskan bahwa pihaknya telah memesan sebanyak 604 buah kasur, sesuai dengan jumlah total peserta yang hadir.

“Kami memesan kasur hampir sebulan. Bantal lehernya ada bordirnya. Karena perlu bordir satu per satu, prosesnya memakan waktu dua pekan. Hari Kamis kami mulai menyiapkan perlengkapan ke dalam goodie bag,” tutur Rais, merinci proses persiapan yang cukup panjang.

Dengan penuh antusias, para peserta tampak sibuk memilih kasur lipat di ruang pengambilan fasilitas. Setelah mendapatkan kasur dan perlengkapan masing-masing, mereka segera bergerak menuju kamar dan ruang istirahat yang telah disediakan.

Di sisi lain, peserta Musyawarah Kerja Wilayah (Musykerwil) juga bergegas melakukan presensi kehadiran menggunakan kartu identitas (ID card) masing-masing. Setelah presensi, mereka langsung menuju ke lokasi kegiatan Musykerwil di Gedung Rektorat Lantai 4.

Keceriaan kembali menyelimuti ruang istirahat ketika ruang kuliah yang telah disulap menjadi kamar tidur mulai dipenuhi dengan kasur-kasur baru. Para perempuan muda anggota Nasyiatul Aisyiyah ini terlihat kompak membuka kemasan (unboxing) kasur lipat baru mereka dan menatanya secara berjajar rapi. Hanya dalam waktu sekitar 15 menit, sebanyak 20 kasur empuk telah memenuhi ruang kuliah gedung D-405 di lantai 4.

Di sela-sela penataan kasur, mereka juga bersantai sambil menikmati makan siang berupa nasi krawu, yang merupakan fasilitas tambahan dari PDNA Gresik khusus bagi seluruh peserta maupun penggembira asal Kota Pudak tersebut.

Zhalva Salsabilla, S.M., Ketua Departemen Kader Pimpinan Cabang Nasyiatul Aisyiyah (PCNA) Duduksampeyan, mengungkapkan rasa bahagianya. Ia mengaku baru pertama kali mengikuti kegiatan organisasi yang menyediakan fasilitas sepadan dan memuaskan seperti ini. “Wah, masyaallah, baru kali ini ikut kegiatan yang fasilitasnya sangat worth it. Senang sekali mendapat kasur. Ruang istirahatnya juga nyaman dan dingin. Alhamdulillah semua peserta langsung dapat fasilitas. Panitia gercep, jadi kami peserta tidak capek menunggu untuk memperoleh fasilitasnya,” ungkap Zhalva Salsabilla.

Komentar positif serupa juga datang dari Novi Nazilatur Rohmah, M.Pd., Ketua Pimpinan Ranting Nasyiatul Aisyiyah (PRNA) GKB II. Ia berbagi cerita tentang momen seru saat memilih warna kasur kesukaannya.

“Seru sekali hunting kasur yang warnanya sesuai pilihan. Alhamdulillah kasur yang saya dapat sesuai keinginan, warna biru hitam biar tidak terlihat kotor nantinya,” ujarnya sambil menunjuk kasur yang sedang ia duduki.

“Awalnya kaget, wow dapat kasur ya fasilitas peserta Musywil. Gimana besok bawa pulangnya? Haha,” ujar Novi Nazilatur Rohmah sembari tertawa, menunjukkan betapa berkesannya fasilitas tersebut.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Ketika Arjuno Membara, Sumber Kehidupan Pun Terputus: Kisah Krisis Air Bersih di Jatiarjo

18 Okt 2026 - 15:18 WIB

Ketika Arjuno Membara, Sumber Kehidupan Pun Terputus: Kisah Krisis Air Bersih di Jatiarjo

Ketika Disiplin Berujung Pukulan: Marwah Kepala Sekolah di Lamongan Diuji Oknum TNI

18 Okt 2026 - 15:18 WIB

Ketika Disiplin Berujung Pukulan: Marwah Kepala Sekolah di Lamongan Diuji Oknum TNI

Kerja Keras Terbayar: SD Almadany Gresik Borong Tiga Piala Prestisius di FFU X 2026 UMG

18 Okt 2026 - 15:17 WIB

Kerja Keras Terbayar: SD Almadany Gresik Borong Tiga Piala Prestisius di FFU X 2026 UMG

Transforma: Lab Digital Geometri Smamsatu Sabet Juara FFU X

18 Okt 2026 - 15:16 WIB

Transforma: Lab Digital Geometri Smamsatu Sabet Juara FFU X

Ketika Asa Berakhir di Kilometer 616: Pelajaran Keselamatan dari Tragedi Suporter PSS Sleman di Tol Madiun

18 Okt 2026 - 12:39 WIB

Ketika Asa Berakhir di Kilometer 616: Pelajaran Keselamatan dari Tragedi Suporter PSS Sleman di Tol Madiun
Trending di Pendidikan