KlikMojok – Proyek betonisasi yang vital di Jalan Tambak Cemandi-Tambakoso, Kecamatan Sedati, Sidoarjo, saat ini menghadapi tantangan dalam pencapaian target pengerjaan. Hingga saat ini, progres proyek senilai Rp 10,96 miliar tersebut baru mencapai 44 persen, tertinggal dari target ideal yang seharusnya sudah menyentuh angka 48 persen. Kondisi ini mengakibatkan deviasi sekitar 3,8 persen dari rencana awal. Namun, di tengah keterlambatan tersebut, ada kemajuan signifikan dalam penataan tiang provider yang sebelumnya menjadi perhatian serius Bupati Sidoarjo Subandi. Dinas Pekerjaan Umum, Bina Marga dan Sumber Daya Air (PUBMSDA) Sidoarjo melaporkan bahwa sekitar 90 persen tiang provider di sepanjang ruas jalan tersebut telah berhasil dirapikan.
Kepala Dinas PUBMSDA Sidoarjo, Muhammad Makhmud, menjelaskan bahwa fase pengerjaan betonisasi saat ini berfokus pada pemasangan saluran u-ditch. Setelah tahapan tersebut rampung, proyek akan dilanjutkan dengan pengaspalan pada lapisan jalan yang telah dipersiapkan. Muhammad Makhmud, pada Rabu (14/10), menegaskan, “Tambak Cemandi mengalami deviasi 3,8 persen. Harusnya pekerjaan sudah 48 persen, sekarang 44 persen.”
Lebih lanjut, Makhmud memaparkan bahwa proses pemasangan u-ditch masih terus berjalan. Pekerjaan saluran di area sisi utara jalur tersebut telah berhasil diselesaikan dan kini fokus beralih ke bagian tengah. Di sisi lain, penataan tiang provider yang sebelumnya terlihat semrawut dan bergerombol di sepanjang area proyek juga menunjukkan kemajuan signifikan, dengan hampir rampung. Makhmud menyatakan bahwa sekitar 90 persen tiang telah berhasil dirapikan. Dalam upaya mempercepat pengerjaan, berbagai langkah percepatan juga telah diambil, termasuk penambahan alat berat seperti ekskavator.
Menurut Makhmud, proyek betonisasi ini direncanakan selesai sesuai jadwal kontrak pada pertengahan Desember 2026. Dengan sisa waktu yang tersedia, pihaknya terus mengintensifkan upaya percepatan pengerjaan di lapangan, demi mengejar ketertinggalan progres agar target penyelesaian dapat tercapai tepat waktu.
Sebelumnya, kondisi tiang provider yang berdiri sembarangan dan bergerombol di sepanjang Jalan Tambak Cemandi-Tambakoso sempat menarik perhatian Bupati Sidoarjo, Subandi. Bupati secara tegas meminta agar tiang-tiang tersebut, terutama yang dinilai tidak berizin dan mengganggu estetika serta kerapian lingkungan, segera ditata dengan baik.
Subandi bahkan secara spesifik menyoroti keberadaan empat hingga lima tiang provider yang berdiri terlalu berdekatan di beberapa titik. Menurutnya, jumlah tiang tersebut perlu dikurangi secara signifikan, dengan idealnya hanya menyisakan dua tiang saja, agar tidak merusak estetika dan keindahan lingkungan sekitar.
Proyek betonisasi Jalan Tambak Cemandi-Tambakoso ini sendiri memiliki spesifikasi panjang sekitar 1,4 kilometer dengan lebar enam meter. Total anggaran yang dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur jalan ini mencapai sekitar Rp 10,96 miliar.
Guna mengakselerasi pengerjaan dan mengejar ketertinggalan progres, pihak kontraktor juga telah menambah dua unit ekskavator di lokasi proyek. Penambahan alat berat ini diharapkan mampu secara signifikan mempercepat laju pekerjaan di lapangan, sehingga target penyelesaian proyek sesuai kontrak dapat tercapai sesuai rencana.
Ruas jalan Tambak Cemandi-Tambakoso ini memegang peranan krusial sebagai salah satu akses utama bagi mobilitas penduduk di wilayah pesisir Kecamatan Sedati. Jalan ini berfungsi sebagai penghubung vital bagi beberapa desa, mulai dari Segorotambak, Banjar Kemuning, Gisik Cemandi, hingga Tambak Cemandi, memfasilitasi aktivitas sehari-hari warga setempat.












