KlikMojok – Di bawah langit Kediri yang cerah pada Minggu (4/10/2026), ribuan langkah kaki berpacu, bukan hanya mengejar garis finis, melainkan juga menanamkan asa bagi bumi. Universitas Islam Tribakti (UIT) Lirboyo Kediri, dalam momen bersejarah perayaan enam dekade perjalanan, menggelar sebuah inisiatif luar biasa: Tribakti Green Marathon Fun Run 5K.
Perhelatan ini bukan sekadar ajang olahraga biasa. Ia menjadi penanda penting Dies Maulidiyah ke-60 UIT Lirboyo Kediri, sebuah kampus yang telah mengukir jejak panjang dalam dunia pendidikan. Lebih dari itu, Green Marathon ini dirancang sebagai pernyataan nyata komitmen UIT Lirboyo terhadap isu keberlanjutan dan lingkungan hidup, sebuah panggilan untuk menggalakkan gaya hidup sehat sekaligus kesadaran ekologis di tengah masyarakat.
Berpusat di lingkungan kampus, acara ini menawarkan partisipasi gratis dan berhasil menarik sekitar 2.000 peserta. Mereka datang dari beragam latar belakang: pelari umum dari Kota Kediri dan sekitarnya, mahasiswa, alumni, hingga para santri, semua bersatu dalam semangat yang sama untuk bergerak dan berkontribusi.
Setiap peserta tak hanya mendapatkan kesempatan berolahraga, tetapi juga dibekali dengan berbagai fasilitas gratis seperti jersey, tumbler, medali, dan yang paling krusial, bibit pohon. Sebanyak 1.000 bibit pohon dibagikan secara cuma-cuma, hasil kolaborasi apik dengan Yayasan Langkah Bumi Indonesia, menegaskan misi penghijauan serta kampanye pengurangan sampah plastik yang diusung acara ini. Ini adalah upaya konkret untuk tidak hanya menyehatkan raga, tetapi juga menyuburkan bumi.
Rektor UIT Lirboyo Kediri, Dr. K.H. Reza Ahmad Zahid, M.A., atau akrab disapa Gus Reza, menjelaskan filosofi di balik konsep Green Marathon. Menurutnya, inisiatif ini bertujuan menumbuhkan kesadaran masyarakat akan kelestarian alam melalui aktivitas yang inklusif dan menyenangkan. “Kita lari sambil menggelorakan penghijauan di sekitar kita. Ada bibit-bibit tanaman yang akan kita tanam, ini menjadi wujud dari Green Marathon,” jelas Gus Reza pada hari penyelenggaraan.
Gus Reza menambahkan, nama ‘Green Marathon’ itu sendiri adalah refleksi mendalam dari rasa cinta dan kepedulian terhadap kelestarian alam dan lingkungan sekitar. “Arti dari kata green, kita cinta dengan hijaunya alam, kita cinta dengan sejahteranya alam. Kita cinta alam ini, maka dari itu kita namakan dengan Green Marathon,” ujarnya, menekankan esensi dari gerakan ini sebagai manifestasi kecintaan terhadap bumi.
Antusiasme publik terhadap kegiatan ini sungguh luar biasa. Kuota 2.000 peserta yang disediakan panitia ludes terisi dalam waktu singkat, menunjukkan betapa besarnya keinginan masyarakat untuk terlibat dalam aksi positif semacam ini. Keberhasilan acara ini juga tak lepas dari dukungan penuh berbagai pihak, termasuk Ikatan Keluarga Besar Tribakti (IKABAKTI), Bank Syariah Indonesia (BSI), Bank Jatim Syariah, Pemerintah Kota Kediri, dan banyak mitra lainnya, yang turut menyokong visi mulia ini.
Turut memeriahkan acara ini adalah Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Kediri, Eko Lukmono Hadi, serta Kapolres Kediri Kota AKBP Kresno Wisnu Putranto, S.H., S.I.K., M.Si., menandakan sinergi antara institusi pendidikan, pemerintah, dan kepolisian dalam mendukung agenda positif yang bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungan.
Tribakti Green Marathon Fun Run 5K ini merupakan salah satu puncak rangkaian peringatan enam dekade perjalanan UIT Lirboyo Kediri, setelah sebelumnya kampus ini juga sukses menyelenggarakan ajang International Conference yang mengundang perhatian global. Ini menegaskan posisi UIT Lirboyo sebagai institusi yang tak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga proaktif dalam isu-isu sosial dan lingkungan.
Melalui setiap langkah yang terayun dan setiap bibit yang tertanam, UIT Lirboyo Kediri berharap pesan penting ini dapat terus bergema: bahwa hidup sehat dan kesadaran menjaga lingkungan adalah dua sisi mata uang yang tak terpisahkan. Sebuah warisan enam dekade yang bukan hanya tentang pendidikan, tetapi juga tentang tanggung jawab terhadap masa depan bumi dan generasi mendatang, ditanamkan melalui jejak-jejak langkah di Tribakti Green Marathon.












