KlikMojok – Bupati Sidoarjo, Subandi, secara tegas meminta seluruh Kepala Desa (Kades) dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di wilayahnya untuk tidak hanya berfokus pada rutinitas administrasi semata. Penekanan ini diberikan agar kedua lembaga tersebut dapat segera bergerak cepat dalam menuntaskan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat, sekaligus memastikan agenda perencanaan pembangunan desa untuk tahun 2027 dapat berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Subandi menjelaskan bahwa Kades dan BPD merupakan mitra kerja yang memiliki peran saling melengkapi dalam mengelola pemerintahan desa. Oleh karena itu, membangun komunikasi dan koordinasi yang efektif di antara keduanya menjadi krusial agar pelayanan publik kepada masyarakat tidak terhambat. “Pemerintah desa tidak bisa bekerja sendiri, harus ada mitra. Kepala desa dan BPD adalah mitra pemerintahan,” tegas Subandi.
Menurut Bupati, penguatan kinerja antara Kades dan BPD sangat penting guna mempercepat laju pembangunan di desa-desa. Terlebih lagi bagi para Kades yang baru menjabat, pemahaman mendalam terhadap regulasi pemerintahan desa perlu ditingkatkan. Hal ini bertujuan agar setiap kebijakan dan program yang dijalankan dapat selaras dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
Selain itu, Subandi juga mendesak agar proses perencanaan pembangunan desa segera dipercepat. Ia menekankan bahwa saat ini sudah memasuki bulan September atau triwulan III, sehingga penyusunan agenda pembangunan untuk tahun 2027 tidak boleh kembali mengalami keterlambatan. “Mulai hari ini road map perencanaannya diberikan. Ini sudah bulan sembilan, sudah triwulan tiga. Biar nanti perencanaan pada tahun 2027 tidak tertinggal,” ujarnya.
Untuk memastikan kelancaran proses tersebut, para camat, sekretaris kecamatan (sekcam), dan kepala seksi pemerintahan diinstruksikan untuk aktif mendampingi pemerintah desa. Pendampingan ini dianggap perlu agar penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) serta program pembangunan desa dapat diselesaikan tepat waktu dan sesuai target.
Dalam kesempatan yang sama, Subandi turut menyampaikan beberapa arahan terkait pembangunan di Kecamatan Sedati. Salah satu prioritas adalah melanjutkan proyek betonisasi jalan yang menghubungkan Desa Segorotambak dengan Tambak Cemandi dan Kalanganyar. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo juga berkomitmen untuk mengembangkan akses menuju kawasan pesisir Sedati. Infrastruktur ini diharapkan mampu membuka serta memperkuat potensi wisata pesisir, termasuk pengembangan wisata memancing.
Di sisi lain, Subandi kembali mengingatkan para Kades agar tidak hanya terpaku pada urusan administrasi. Setiap permasalahan yang dihadapi masyarakat harus direspons dengan cepat melalui komunikasi dan koordinasi yang baik dengan Pemkab Sidoarjo maupun instansi terkait lainnya. “Saya kepingin PAD yang ada di Sidoarjo ini betul-betul berdampak langsung kepada pembangunan masyarakat. Saya ndak mau kakehan administrasi dan lainnya. Dengan komunikasi dan koordinasi yang bagus serta kita kudu gercep dalam menyelesaikan persoalan dan melayani masyarakat,” katanya.
Terakhir, Subandi juga meminta agar dinamika politik pasca-Pilkades tidak lagi menjadi penghambat jalannya pemerintahan desa. Pilkades yang telah usai seharusnya menjadi momentum untuk membangun kembali harmonisasi yang kuat antara Kades dan BPD. “Mari kita bangun harmonisasi bahwa BPD dan kepala desa betul-betul sejalan untuk membangun pemerintahan dan menyelesaikan visi dan misi kepala desa,” tandasnya.












