KlikMojok – Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Kids SD Muhammadiyah 1 Sidoarjo, atau yang dikenal dengan IPM Kids Muhida, kini resmi memulai masa kepemimpinan untuk periode 2026-2027. Pelantikan ini dilaksanakan setelah seluruh warga sekolah berpartisipasi dalam proses pemilihan pemimpin secara elektronik yang berlangsung demokratis.
Pada hari Sabtu, 19 September 2026, IPM Kids SD Muhida sukses menyelenggarakan pemilihan dan persiapan pemimpin siswa yang akan menjabat selama periode 2026-2027. Kegiatan ini merupakan wujud nyata penerapan proses demokrasi langsung di lingkungan sekolah.
Seluruh rangkaian kegiatan penting ini diikuti oleh para guru, karyawan, serta siswa di Auditorium SD Muhammadiyah 1 Sidoarjo (SD Muhida), menunjukkan partisipasi aktif dari semua elemen sekolah.
Sebelumnya, persiapan menyeluruh untuk acara ini telah digarap selama satu bulan penuh oleh tim TPPK (Tim Pencegahan dan Penanggulangan Kekerasan). Proses panjang tersebut mencakup tahapan pendaftaran calon, sesi penyampaian visi dan misi, pelaksanaan pemilihan secara elektronik, hingga puncak acara pelantikan.
Langkah ini membuktikan bahwa SD Muhida tidak hanya memperkenalkan konsep demokrasi melalui pembelajaran teoretis di kelas. Lebih dari itu, sekolah memberikan pengalaman praktis dan langsung kepada para siswa untuk terlibat aktif dalam menentukan pilihan pemimpin mereka sendiri.
Suasana yang tidak biasa terlihat di area sekolah pada hari itu. Beberapa anggota IPM Kids senior, yang mengenakan rompi biru khas mereka, terlihat sibuk bersiap-siap untuk mengikuti seluruh rangkaian acara yang akan berlangsung.
Seorang siswa yang kebetulan belum dijemput oleh orang tuanya usai mengikuti kegiatan BIK (Bina Iman dan Keislaman), tampak menaruh perhatian pada aktivitas yang sedang berlangsung.
Dengan rasa penasaran, siswa tersebut bertanya kepada gurunya, “Ada apa sih, Bu? Di aula kok banyak kakak-kakak yang memakai rompi warna biru yang sangat bagus?”
Sang guru kemudian menjelaskan bahwa sekolah sedang menyelenggarakan acara pelantikan IPM Kids. Karena orang tuanya belum tiba untuk menjemput, siswa tersebut berkesempatan untuk turut menyaksikan jalannya kegiatan di auditorium.
Antusiasme siswa tersebut berlanjut dengan pertanyaan berikutnya, “Bu, bagaimana caranya menjadi IPM Kids?”
Menanggapi pertanyaan itu, guru menjelaskan bahwa siswa dapat mendaftarkan diri saat sekolah kembali membuka proses pemilihan anggota IPM Kids di masa mendatang.
Proses pemilihan IPM Kids sendiri dilaksanakan secara elektronik. Seluruh warga sekolah berpartisipasi dalam tahapan pemilihan ini setelah mendengarkan para calon menyampaikan visi dan misi mereka.
Ibu Ummu Choiroh, S.H., M.H., bertindak sebagai penanggung jawab utama seluruh rangkaian kegiatan ini. Beliau memastikan kelancaran proses, mulai dari tahap persiapan pendaftaran hingga pelaksanaan pemilihan.
Acara ini juga memperoleh dukungan penuh dari beragam elemen sekolah dan organisasi terkait. Kehadiran perwakilan Aisyiyah, Nasyiatul Aisyiyah, jajaran pimpinan sekolah, lebih dari seratus guru dan karyawan, hingga perwakilan dari IPM Cabang Sidoarjo, turut memeriahkan dan menyukseskan kegiatan tersebut.
Setelah seluruh proses pemilihan tuntas, perwakilan IPM Cabang Sidoarjo secara resmi melantik para pengurus IPM Kids Muhida untuk periode 2026-2027. Ahmad Jamal Andunnasir dipercaya mengemban amanah sebagai ketua.
Selanjutnya, Ketua Ahmad Jamal Andunnasir menyampaikan pidato perdananya. Dalam pidato tersebut, ia memilih untuk mengawali masa kepemimpinannya dengan mengutip pesan bijak dari Khalifah Abu Bakar mengenai amanah yang diemban seorang pemimpin.
Ahmad Jamal dengan lantang menyampaikan kutipan tersebut: “Wahai manusia! Aku telah diangkat untuk mengendalikan urusanmu, padahal aku bukanlah orang yang terbaik di antaramu. Maka jikalau aku berbuat baik, bantulah aku. Dan jikalau aku berbuat salah, luruskanlah aku.”
Kutipan penuh makna itu sontak menciptakan keheningan sesaat di Auditorium Muhida. Seluruh hadirin tampak menyimak dengan seksama pesan mendalam yang disampaikan oleh ketua IPM Kids yang baru.
Pesan tersebut secara gamblang menunjukkan pemahaman mendalam Ahmad Jamal mengenai tanggung jawab besar seorang pemimpin. Atas dasar itu, para guru pun memberikan apresiasi tinggi terhadap isi pidato yang disampaikan.
Salah seorang guru spontan berujar, “Alhamdulillah, tidak salah pilihan warga sekolah,” mengungkapkan kebanggaannya.
Di sisi lain, Bapak Moch. Saifullah Rochim, S.E., M.Pd., turut memberikan pesan-pesan penting kepada para pengurus IPM Kids yang baru saja dilantik.
Beliau berpesan, “Semua anak-anak yang sudah dilantik hari ini harus benar-benar berusaha menjadi contoh yang baik buat teman-teman di sekolah.”
Lebih lanjut, Bapak Moch. Saifullah Rochim menekankan agar para pengurus IPM Kids dapat menjadi teladan dalam setiap aktivitas sehari-hari. Ini termasuk saat melaksanakan salat, belajar di kelas, hingga bermain bersama teman-teman.
Hal ini menunjukkan bahwa peran kepemimpinan IPM Kids tidak semata-mata terbatas pada kegiatan organisasi formal. Para pengurus diharapkan juga mampu menampilkan perilaku positif dan patut dicontoh dalam setiap aspek kehidupan mereka di lingkungan sekolah.
Setelah sesi sambutan dan pesan, rangkaian acara pelantikan berlanjut ke segmen hiburan. Tiga siswi, yaitu Viona, Khanza, dan Vanya, tampil membawakan lagu berjudul “Rukun Sama Teman”.
Lagu tersebut sekaligus menjadi penutup manis bagi seluruh kegiatan pelantikan. Melalui lirik dan melodi lagu “Rukun Sama Teman”, IPM Kids Muhida berhasil menyampaikan pesan penting mengenai kerukunan dan kebersamaan kepada seluruh warga sekolah.
Dengan demikian, IPM Kids Muhida secara resmi memulai tugas dan tanggung jawab kepemimpinan mereka untuk periode 2026-2027, siap mengemban amanah yang telah diberikan.
Artikel ini ditulis oleh Jurnalis Henny Ratmawati dan disunting oleh Yekti Pitoyo.












