KlikMojok – Jumat siang itu, ketenangan di Jalan Bypass Krian, Dusun Bareng, Desa Sidorejo, Kecamatan Krian, Sidoarjo, mendadak terkoyak oleh kepulan asap hitam pekat. Sebuah kobaran api yang tak terduga mulai menari, melahap tempat penampungan kayu palet, sebuah kios mebel, hingga Warung Kopi Selendang Biru. Peristiwa kebakaran yang terjadi pada tanggal 11 September 2026 ini bukan hanya sekadar insiden, melainkan sebuah cermin akan urgensi kesadaran kolektif terhadap bahaya listrik dan material yang mudah terbakar di lingkungan sekitar kita.
Respons cepat dari aparat kepolisian patut diacungi jempol. Anggota Polsek Krian, yang dipimpin oleh Padal Iptu I Ketut Wijaya, bersama personel piket fungsi, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa Desa Sidorejo, segera meluncur ke lokasi begitu laporan kebakaran diterima. Tanpa menunda, petugas langsung melakukan pengamanan area dan membantu proses penanganan awal, berupaya mencegah api agar tidak semakin meluas ke bangunan atau area lain di sekitarnya.
Dari keterangan awal yang dihimpun dari pemilik mebel kayu, api pertama kali terlihat muncul dari bagian tengah tumpukan kayu palet. Saat itu, lokasi tersebut tengah ditinggal oleh pemiliknya. Kondisi ini menjadi titik krusial yang mempercepat penyebaran api. Dengan banyaknya material kayu yang sangat mudah terbakar, kobaran api dengan cepat membesar, menjalar, dan merambat ke kios mebel serta Warung Kopi Selendang Biru yang berada persis di sebelahnya. Fenomena ini menjadi pengingat betapa rentannya sebuah area yang menyimpan material mudah terbakar terhadap percikan api sekecil apa pun.
Menyadari adanya bahaya yang mengancam, pemilik usaha dan warga sekitar lokasi segera berupaya menyelamatkan diri dan menghubungi petugas pemadam kebakaran. Tak lama berselang, sebanyak empat unit mobil PMK Krian dikerahkan ke lokasi kejadian. Bersama dengan petugas kepolisian, tim pemadam berjibaku memadamkan api dan berupaya keras mencegahnya menjalar lebih jauh. Berkat upaya keras dan koordinasi yang baik, setelah beberapa jam, api berhasil dipadamkan. Syukurnya, tidak ada korban jiwa dalam kejadian nahas ini, meski kerugian material diperkirakan cukup besar.
Kapolsek Krian Kompol Galih Putra Samodra menegaskan bahwa penyebab pasti kebakaran masih dalam proses pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak berwenang. Namun, berdasarkan keterangan awal yang didapatkan di lokasi, api kuat diduga berasal dari korsleting listrik di area penampungan kayu palet. “Untuk penyebab pasti kebakaran masih dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Kami mengimbau masyarakat agar selalu memperhatikan keamanan instalasi listrik, terlebih pada lokasi yang menyimpan material mudah terbakar,” ujar Kompol Galih, menekankan pentingnya kewaspadaan.
Lebih lanjut, Kompol Galih juga mengingatkan masyarakat untuk tidak ragu melaporkan potensi bahaya kebakaran kepada anggota Polisi terdekat atau melalui Hotline 110. “Langkah cepat dalam melaporkan kejadian dinilai penting untuk mempercepat penanganan sekaligus mencegah api meluas dan menimbulkan kerugian yang lebih besar,” terangnya. Insiden di Bypass Krian ini adalah pelajaran berharga bagi kita semua. Ia menyoroti pentingnya edukasi tentang keselamatan listrik, pemeliharaan instalasi yang rutin, serta kesadaran akan potensi bahaya dari penumpukan material mudah terbakar. Dengan kewaspadaan dan tindakan preventif yang tepat, kita dapat bersama-sama meminimalkan risiko dan mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang.












