KlikMojok – Semangat berbagi dan kepedulian sosial kembali diwujudkan oleh Komite Sekolah Dasar Muhammadiyah Kompleks Gresik (SD Mugres) melalui program Jumat Berbagi Berkah. Pada edisi Agustus 2026, program ini berhasil menghimpun donasi dari para wali murid kelas 1 di Kampus A dan Kampus B SD Mugres, yang kemudian diwujudkan menjadi 210 paket nasi kotak lengkap dan sehat untuk dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan di berbagai titik di Kota Gresik.
Kegiatan yang berfokus pada pengumpulan dan penyaluran donasi ini dikoordinasikan oleh Sundari, seorang wali murid yang juga bertindak sebagai penanggung jawab program. Bersama wali murid lainnya, Diyana Faridah Hanum, serta jajaran pengurus Komite SD Mugres, mereka mengelola seluruh tahapan, mulai dari penghimpunan dana, persiapan paket makanan, hingga pendistribusian bantuan.
Penyaluran paket nasi tidak hanya terpusat di satu lokasi, melainkan dilakukan di berbagai area strategis di Kota Gresik. Tim Komite SD Mugres mendatangi kawasan Pasar Usman Sadar, Jalan R.E. Martadinata, Pelabuhan Gresik, Jalan Raden Santri, Alun-Alun Gresik, perempatan Sentolang, serta area di sekitar Mal Ramayana Gresik untuk memastikan bantuan menjangkau mereka yang memerlukan.
Sumber donasi pada program Jumat Berbagi Berkah edisi Agustus 2026 ini berasal dari partisipasi aktif para wali murid kelas 1 SD Mugres Kampus A dan Kampus B. Rincian donasi per kelas tercatat sebagai berikut: kelas 1 K.H. Ibrahim (Kampus A) menyumbang Rp770.000, kelas 1 K.H. Hisyam (Kampus A) Rp685.000, kelas 1 K.H. Syujak (Kampus A) Rp157.000, kelas 1 R.H. Syarkawi (Kampus A) Rp580.000, kelas 1 K.H. Sangidu (Kampus A) Rp400.000, dan kelas 1 K.H. Fachrodin (Kampus A) Rp415.000. Sementara itu, dari Kampus B, kelas 1 R.H. Hadjid menyumbangkan Rp355.000, ditambah donasi dari kelas lainnya sebesar Rp45.000.
Secara total, program Jumat Berbagi Berkah edisi Agustus 2026 berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp3.407.000. Dana ini dikelola secara cermat oleh Komite SD Mugres untuk menyediakan 210 paket nasi kotak dengan menu yang bergizi dan lengkap.
Partisipasi wali murid dalam kegiatan ini menunjukkan sinergi positif antara orang tua dan pihak sekolah dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang tidak hanya fokus pada akademis, tetapi juga pada pembentukan karakter peduli dan gemar berbagi. Program ini menjadi wadah kolaborasi yang efektif untuk menumbuhkan nilai-nilai sosial di kalangan siswa dan orang tua.
Sundari mengungkapkan bahwa tujuan program ini lebih luas dari sekadar distribusi makanan. “Harapan saya selaku penanggung jawab adalah mewujudkan program yang konsisten dan transparan untuk membangun kepercayaan penuh orang tua murid, sekaligus memastikan bantuan tersalurkan secara tepat sasaran kepada mereka yang membutuhkan,” ujarnya. Ia menekankan bahwa konsistensi dan transparansi adalah kunci utama untuk menjaga keberlanjutan program dan memperluas jangkauan bantuan kepada lebih banyak masyarakat yang membutuhkan.












