Menu

Mode Gelap
Bikin Geger! Kemendikdasmen Buka Akses Survei Lingkungan Belajar LAGI: Ada ‘Force Majeure’ dan Batas Waktu Mepet! DPR Soroti Perpusnas: Jangan Cuma Buku Pelajaran, Literasi Butuh Bacaan Berkualitas Masuk Sekolah! Jejak Digital Generasi Cilik Surabaya Diabadikan CIM Creative Agency Lewat Kolaborasi Budaya Senja di Sungai Soco: Misteri Karyadi, Sang Pencari Ikan yang Pulang Tanpa Nyawa Bayang-bayang Keracunan di Sekolah: BGN Kawal Pemulihan Ratusan Siswa di Sidoarjo Membentuk Generasi Berakhlak Mulia: SD IT Al-Ibrah Ajak Siswa Teladani Rasulullah Lewat Peringatan Maulid Nabi

Pendidikan

Membentuk Generasi Berakhlak Mulia: SD IT Al-Ibrah Ajak Siswa Teladani Rasulullah Lewat Peringatan Maulid Nabi

badge-check


					Membentuk Generasi Berakhlak Mulia: SD IT Al-Ibrah Ajak Siswa Teladani Rasulullah Lewat Peringatan Maulid Nabi Perbesar

KlikMojok – SD IT Al-Ibrah Gresik menyelenggarakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW pada Rabu (2/9/2026), yang bertujuan untuk mengajak seluruh siswa kelas I hingga VI meneladani akhlak Rasulullah SAW melalui serangkaian kisah inspiratif, pesan-pesan kebersihan, dan lomba-lomba kreatif. Kegiatan edukatif ini dipusatkan di beberapa lokasi strategis dalam lingkungan sekolah, termasuk Masjid Islamic Center (MIC), aula lantai II, aula lantai III, serta Al-Ibrah Primary Global School.

Semangat utama di balik peringatan Maulid Nabi di SD IT Al-Ibrah ini adalah untuk lebih dari sekadar mengenang hari kelahiran Nabi Muhammad SAW, melainkan untuk menginternalisasi dan menghadirkan nilai-nilai akhlak beliau dalam setiap aspek kehidupan sehari-hari siswa. Acara yang mengusung tema “Memperbaiki Akhlak Diri melalui Jejak Rasulullah saw.” ini dirancang untuk memberikan dampak nyata pada pembentukan karakter peserta didik.

Sejak pagi hari, suasana di lingkungan SD IT Al-Ibrah telah tampak semarak dan penuh antusiasme. Seluruh siswa dari kelas I hingga VI berpartisipasi aktif dalam kegiatan yang berlangsung mulai pukul 07.30 hingga 11.30 WIB. Peringatan Maulid Nabi ini bukan sekadar acara seremonial semata, melainkan sebuah inisiatif yang dikemas secara komprehensif untuk mengenalkan, menumbuhkan rasa cinta, dan menginspirasi siswa agar meneladani akhlak mulia Rasulullah SAW.

Rasulullah SAW dikenal sebagai uswatun hasanah, atau teladan terbaik bagi seluruh umat Islam. Oleh karena itu, melalui pemahaman terhadap perjalanan hidup beliau, diharapkan para siswa dapat terinspirasi untuk membentuk karakter yang kuat dan memperbaiki akhlak mereka sejak usia dini, menjadi pribadi yang lebih baik.

Rangkaian acara diawali dengan sesi pembukaan yang dipandu secara kolaboratif oleh guru dan dua siswa berbakat, yaitu Dyandra Hayu Arundati Prabangkoro dari kelas VI dan Fairuza Hanunna Fahmi dari kelas V. Keterlibatan langsung kedua siswa ini sebagai pewara tidak hanya memberikan pengalaman berharga, tetapi juga melatih keberanian, tanggung jawab, dan kepercayaan diri mereka dalam berbicara di depan umum.

Selanjutnya, acara dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan sari tilawah yang dipersembahkan oleh Mufidah Azni Lintang Raniah dari kelas VI dan Aisyah Ashaleena Mecca dari kelas IV. Setelah itu, para siswa dengan saksama menyimak kisah-kisah kehidupan Rasulullah SAW yang disampaikan oleh sejumlah pengisah Muslim berpengalaman, di antaranya Khoirul Huda, Tatik Respati, Siti Maimunah, dan Anshori.

Melalui narasi yang menarik dan sarat akan pesan moral, para siswa diajak untuk memahami bahwa akhlak mulia dapat diwujudkan melalui tindakan-tindakan sederhana dalam keseharian. Nilai-nilai seperti kejujuran, kasih sayang, kepedulian, kebersihan, kedermawanan, serta sikap saling menghargai orang lain merupakan bagian integral dari keteladanan Rasulullah SAW yang sangat relevan untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Kepala SD IT Al-Ibrah, Janan, S.Pd., dalam sambutannya, menekankan pentingnya mewujudkan kecintaan kepada Rasulullah SAW melalui perilaku nyata. Beliau menyampaikan tiga pesan utama kepada seluruh siswa yang hadir. Pesan pertama adalah untuk gemar bersedekah dan berinfak, mendorong siswa agar memiliki kepedulian tinggi dan senang berbagi kepada sesama. Janan menjelaskan bahwa sedekah tidak selalu harus berupa uang atau benda materi, karena memberikan senyuman kepada orang lain pun merupakan bentuk kebaikan yang bernilai sedekah.

Adapun pesan kedua yang disampaikan adalah pentingnya mencintai kebersihan dan menjaga lingkungan. Akhlak mulia, menurut Janan, juga tercermin dari kepedulian terhadap kebersihan lingkungan. Oleh karena itu, para siswa diajak untuk aktif menjaga kebersihan sekolah, membuang sampah pada tempatnya, serta membiasakan diri merawat lingkungan sekitar mereka. Pesan ketiga berfokus pada menjaga kesucian dan kebersihan diri. Siswa diingatkan untuk selalu memperhatikan kebersihan pribadi dan kebersihan tempat-tempat yang digunakan bersama, termasuk kamar kecil atau toilet.

“Rasulullah mengajarkan akhlak baik yang harus kita teladani sebagai umatnya, antara lain bersedekah dan berinfak. Senyum kepada orang lain juga merupakan sedekah,” ujar Janan, menggarisbawahi pentingnya berbagi dan berbuat baik. Ia melanjutkan dengan mengingatkan bahwa siswa juga perlu mencintai kebersihan dengan menjaga lingkungan sekolah dan membuang sampah pada tempatnya. “Selain itu, kita harus berhati-hati dalam menjaga kesucian, termasuk kebersihan kamar kecil atau toilet,” imbuhnya, menegaskan pentingnya kebersihan di fasilitas umum.

Menurut Janan, proses membangun akhlak mulia tidak selalu harus dimulai dari hal-hal besar, melainkan dapat tumbuh dan berkembang melalui kebiasaan-kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan dalam kehidupan sehari-hari.

Setelah menyimak kisah-kisah inspiratif dan pesan-pesan keteladanan dari Rasulullah SAW, para siswa kemudian berpartisipasi dalam berbagai lomba yang telah disesuaikan dengan jenjang kelas masing-masing. Siswa kelas I hingga III mengikuti lomba mewarnai, sementara siswa kelas IV hingga VI berkompetisi dalam lomba kolase. Dengan semangat tinggi, mereka menuangkan seluruh kreativitasnya ke dalam setiap karya yang dihasilkan.

Lomba-lomba ini tidak hanya berfungsi untuk mengasah kreativitas siswa, tetapi juga melatih kesabaran, ketelitian, kemandirian, dan sportivitas mereka. Setiap siswa diberikan kesempatan yang sama untuk menghasilkan karya terbaik sesuai dengan kemampuan dan bakat yang mereka miliki. Kemeriahan rangkaian kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di SD IT Al-Ibrah ini kemudian ditutup dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Chalim, S.Pd.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Senja di Sungai Soco: Misteri Karyadi, Sang Pencari Ikan yang Pulang Tanpa Nyawa

3 September 2026 - 06:15 WIB

Bayang-bayang Keracunan di Sekolah: BGN Kawal Pemulihan Ratusan Siswa di Sidoarjo

3 September 2026 - 06:14 WIB

Galang Wakaf Tanah Masjid dr. Soetomo, PRM Medokan Semampir Perkuat Pusat Ibadah dan Sosial

3 September 2026 - 06:13 WIB

Bayangan Keracunan di Meja Sekolah: Menggugat Kualitas Program Makan Bergizi Gratis di Sidoarjo

2 September 2026 - 21:55 WIB

Ketika Sumur Mengering di Pacitan: Pelajaran Berharga dari Krisis Air Bersih yang Meluas

2 September 2026 - 21:55 WIB

Trending di Pendidikan