Menu

Mode Gelap
Ratusan Jemaah Padati Pengajian PRM Wage Sidoarjo, Tekankan Fondasi Akhlak Rasulullah di Era Modern Bank Soal IPS Kelas IX: Kunci Hadapi Momok Sumatif Tengah Semester Ganjil 2026-2027, Wajib Coba! Terkuak! Merayakan Maulid Nabi Harap Syafaat Muhammad SAW? Pahami Dulu Siapa Pemberi dan Penerima Pertolongan Sejati di Hari Kiamat! Jejak Digital Santri di Abad Kedua NU: AI Buatan Anak Negeri Kawal Muktamar di Jombang Suara Kemandirian di Tengah Riuhnya Muktamar: Gus Ipul Tanggapi Isu Pengondisian Peserta NU Muktamar NU ke-35: Barcode Jadi Kunci Registrasi Peserta di Jombang

Pendidikan

Membangun Fondasi di Era Digital: Ketika Kapolres Mojokerto Kota Mengajak Ratusan Siswa Bijak Bermedia Sosial

badge-check


					Membangun Fondasi di Era Digital: Ketika Kapolres Mojokerto Kota Mengajak Ratusan Siswa Bijak Bermedia Sosial Perbesar

KlikMojok – Di tengah hiruk pikuk informasi yang tak berujung, di sebuah pagi yang cerah di Kota Mojokerto, ratusan pasang mata berbinar penuh harap menatap figur berseragam. Sekitar 900 siswa-siswi SMKN 2 Kota Mojokerto, bersama jajaran guru dan staf, berkumpul di lapangan sekolah, Senin (24/8/2026), bukan untuk upacara biasa, melainkan untuk sebuah agenda penting yang membuka cakrawala: program Police Goes to School. Dalam kesempatan ini, Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Herdiawan Arifianto, bertindak sebagai Inspektur Upacara, membawa pesan krusial tentang bagaimana memanfaatkan teknologi, khususnya media sosial dan internet, secara bijak.

Era digital kini tak lagi bisa dihindari. Generasi muda adalah pewaris sekaligus pelaku utama di dalamnya. AKBP Herdiawan menekankan bahwa perkembangan teknologi ini harus dipandang sebagai alat pendukung, bukan pengalih. “Pergunakan media sosial dan internet untuk hal-hal yang positif dalam mendukung proses belajar mengajar guna menentukan masa depan yang lebih baik lagi,” pesan AKBP Herdiawan kepada para siswa, menggarisbawahi pentingnya literasi digital sebagai bekal utama.

Lebih jauh, Kapolres Mojokerto Kota itu mengingatkan para pelajar untuk mempersiapkan diri sejak dini demi meraih cita-cita. Bukan hanya pengetahuan akademis, namun juga kemampuan dan keterampilan (skill) yang menjadi modal esensial yang harus diasah selama menempuh pendidikan. “Ayo kita sama-sama mempersiapkan diri untuk mencapai cita-cita. Kita persiapkan kemampuan dan keterampilan (skill) yang kita miliki. Saya banyak mendengar tentang prestasi yang diraih para siswa SMKN 2 Kota Mojokerto. Kedepan agar dipertahankan, bahkan bisa lebih baik lagi,” ujarnya, memuji potensi besar yang dimiliki siswa-siswi kejuruan tersebut.

Prestasi yang telah diraih oleh SMKN 2 Kota Mojokerto menjadi bukti nyata dedikasi dan kerja keras. AKBP Herdiawan mengapresiasi capaian tersebut, sekaligus berharap agar semangat berprestasi ini tak hanya dipertahankan, melainkan terus ditingkatkan. Di samping itu, ia juga mengingatkan akan peran fundamental orang tua dan guru dalam perjalanan hidup para siswa. “Orang tua dan guru memiliki peran penting dalam membantu pelajar mencapai cita-cita. Jadi selalu dengarkan nasihat dari Bapak-Ibu guru dan juga orang tua, karena mereka yang membantu mewujudkan cita-cita dan keinginan kalian. Manfaatkan setiap momen dan setiap pelajaran untuk menambah keterampilan,” pesannya, menyoroti pentingnya adab dan penghormatan terhadap pembimbing.

Persiapan matang selama di bangku sekolah adalah investasi tak ternilai. AKBP Herdiawan menegaskan bahwa setelah lulus, para siswa akan menghadapi dunia kerja yang menuntut lebih dari sekadar ijazah. “Mari kita persiapkan diri. Karena nanti ketika lulus dari SMKN 2 Kota Mojokerto akan sia-sia apabila tidak memiliki pengetahuan dan keterampilan sama sekali,” tegasnya, memberikan gambaran realistis tentang tantangan masa depan.

Menyambut baik pesan-pesan inspiratif tersebut, Guru SMKN 2 Kota Mojokerto, Arika, menyampaikan rasa terima kasih kepada Kapolres. “Semoga sinergi antara Kepolisian dan sekolah dapat membawa perkembangan dan kemajuan bagi dunia pendidikan Indonesia,” ujarnya, menunjukkan harapan akan kolaborasi yang berkelanjutan. Kegiatan Police Goes to School ini memang dirancang untuk memperkuat sinergi antara institusi kepolisian dan dunia pendidikan. Tujuannya adalah membentuk generasi muda yang tidak hanya disiplin dan berprestasi, tetapi juga bijak dalam menggunakan teknologi, serta memiliki bekal pengetahuan dan keterampilan yang mumpuni untuk menghadapi masa depan yang kian kompleks.

Kehadiran sejumlah pejabat penting seperti Kapolsek Prajurit Kulon Kompol Purnomo, Kasat Binmas Polres Mojokerto Kota AKP Hermanto, Bhabinkamtibmas Kelurahan Pulorejo Brigadir Bagas, serta Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMKN 2 Kota Mojokerto Ainur Rofiq bersama para guru dan staf, semakin menegaskan komitmen kolektif dalam membimbing tunas-tunas bangsa. Di tengah derasnya arus informasi dan tantangan zaman, pesan tentang bijak bermedia sosial dan pentingnya mempersiapkan diri sejak dini ini bukan sekadar imbauan, melainkan sebuah peta jalan bagi para pelajar SMKN 2 Mojokerto untuk menapaki jejak masa depan yang gemilang, berlandaskan karakter dan kompetensi yang kuat.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ratusan Jemaah Padati Pengajian PRM Wage Sidoarjo, Tekankan Fondasi Akhlak Rasulullah di Era Modern

26 Agustus 2026 - 10:01 WIB

Jejak Digital Santri di Abad Kedua NU: AI Buatan Anak Negeri Kawal Muktamar di Jombang

26 Agustus 2026 - 06:26 WIB

Suara Kemandirian di Tengah Riuhnya Muktamar: Gus Ipul Tanggapi Isu Pengondisian Peserta NU

26 Agustus 2026 - 06:17 WIB

Muktamar NU ke-35: Barcode Jadi Kunci Registrasi Peserta di Jombang

26 Agustus 2026 - 06:13 WIB

Ketika Santri Berteknologi: Inovasi Digital Mengawal Muktamar NU ke-35 di Jombang

25 Agustus 2026 - 21:53 WIB

Trending di Pendidikan