Menu

Mode Gelap
Menganalisis Langkah Google: Produksi Pixel Pindah ke Vietnam & India Melihat Era Baru Robotika di WRC Beijing 2026: Bukan Sekadar Tontonan Futuristik Peran Krusial Ibu di Era Digital: Ngaji Bareng Ikwam SD Al Islam Cerme Bekali Wali Murid Ilmu Pengasuhan Duta Bangsa di Kancah Global: 54 Mahasiswa PENS Ikuti Mobilitas Internasional ke Cina dan Taiwan Kolaborasi Tanggap Bencana: Lazismu Jatim Distribusikan Bantuan Gempa NTT via Kapal TNI AL Misi Strategis Dewan Kebudayaan Gresik 2026-2029: Mengawal Identitas Budaya di Tengah Modernisasi

Pendidikan

Warisan Daniel Rembeth: Inspirasi Abadi Pejuang Hak Anak dan Pendidikan

badge-check


					Warisan Daniel Rembeth: Inspirasi Abadi Pejuang Hak Anak dan Pendidikan Perbesar

Pada Rabu, 19 Agustus 2026, dunia kemanusiaan dan hak anak di Indonesia berduka atas berpulangnya Daniel Rembeth, seorang tokoh yang dikenal luas karena dedikasinya sebagai pejuang hak anak dan kemanusiaan. Kepergian Daniel Rembeth ini meninggalkan kesedihan mendalam, terutama bagi mereka yang bergerak dalam upaya pemenuhan hak-hak anak di Tanah Air.

Selama hidupnya, Daniel Rembeth memegang posisi penting sebagai Ketua Dewan Pembina Save the Children Indonesia. Melalui peran strategis ini, ia secara konsisten menunjukkan komitmen dan dedikasi yang tinggi terhadap berbagai isu kemanusiaan.

Kemampuan kepemimpinannya yang kuat juga terlihat dalam usahanya membangun relasi lintas sektor. Jaringan hubungan ini sangat krusial dalam mendukung kemajuan sektor pendidikan serta memastikan terpenuhinya hak-hak anak di berbagai lapisan masyarakat.

Salah satu bentuk nyata dari komitmen tersebut adalah penguatan kolaborasi antara Save the Children Indonesia dan Muhammadiyah. Kemitraan ini berhasil memperluas jangkauan Program KREASI ke lebih banyak wilayah.

Program KREASI sendiri memiliki fokus utama pada peningkatan kapasitas para guru, serta upaya peningkatan literasi dan numerasi anak-anak. Inisiatif ini telah menjangkau ribuan anak di berbagai daerah di Indonesia, memberikan dampak positif yang signifikan.

Sebelum mengabdikan diri sepenuhnya pada dunia kemanusiaan dan hak anak, Daniel Rembeth telah menorehkan rekam jejak profesional yang panjang dan sangat cemerlang. Ia merupakan alumni terkemuka dari University of California, Berkeley, Amerika Serikat.

Sepanjang kariernya, Daniel pernah menjabat sebagai Market Groups Director di PricewaterhouseCoopers (PwC) Indonesia. Selain itu, ia juga pernah menduduki posisi-posisi krusial di beberapa media terkemuka di Tanah Air maupun internasional.

Media-media tersebut meliputi The Jakarta Post, BeritaSatu, dan The New York Times. Beragam pengalaman ini secara signifikan memperkaya kiprah profesionalnya di berbagai sektor.

Di luar karier profesionalnya yang gemilang, Daniel juga dikenal aktif dalam membangun hubungan dan jaringan dengan berbagai pihak. Tujuannya adalah untuk mendorong kerja sama yang lebih kuat demi pemenuhan hak dan kepentingan anak-anak.

Sebagai salah satu langkah penting, pimpinan Save the Children Indonesia, di bawah kepemimpinan Daniel, melakukan kunjungan ke Kantor Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan Nonformal (Majelis Dikdasmen & PNF) PP Muhammadiyah.

Kunjungan tersebut bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus membangun fondasi kolaborasi yang lebih kuat. Kerja sama ini kemudian menjadi penopang penting bagi pengembangan Program KREASI, khususnya dalam bidang pendidikan anak.

Kepergian Daniel Rembeth meninggalkan kenangan yang sangat mendalam di hati para kolega dan sahabatnya. Dessy Ukar, yang menjabat sebagai CEO Save the Children Indonesia, menyampaikan penghormatan tulus atas keteladanan yang telah ditunjukkan oleh Daniel.

Menurut Dessy, Daniel telah mewariskan karya dan dedikasi yang sangat bernilai bagi organisasi Save the Children Indonesia. Warisan tersebut tidak hanya bermanfaat bagi internal organisasi, tetapi juga memberikan dampak positif yang luas bagi masyarakat secara keseluruhan.

Senada dengan itu, Agni Pratama, CEO Save the Children Indonesia lainnya, juga menyampaikan ungkapan duka cita. Agni mengenang Daniel sebagai sosok pribadi yang hangat dan selalu bersemangat dalam menebarkan kebaikan kepada sesama.

Agni Pratama juga memanjatkan doa terbaik bagi mendiang Daniel Rembeth. Ia berharap agar Tuhan Yang Maha Esa memberikan tempat yang terbaik dan ketenangan abadi bagi almarhum.

Sepanjang hidupnya, Daniel Rembeth berhasil menanamkan rasa cinta dan kepedulian yang mendalam terhadap dunia anak-anak kepada banyak individu. Ketulusan kasih sayangnya yang luar biasa kepada anak-anak juga meninggalkan kesan yang tak terlupakan bagi banyak orang yang mengenalnya.

Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan Nonformal (Majelis Dikdasmen & PNF) PP Muhammadiyah juga turut menyatakan rasa kehilangan yang mendalam atas kepergian Daniel. Sebagai bentuk penghormatan terakhir, perwakilan majelis kemudian melayat ke Rumah Duka Carolus.

Dr. Gufron Amirullah, M.Pd., yang menjabat sebagai Wakil Sekretaris Majelis Dikdasmen & PNF PP Muhammadiyah sekaligus National Manager Program KREASI, turut hadir dalam kesempatan tersebut.

Di Rumah Duka Carolus, Dr. Gufron Amirullah mengungkapkan perasaannya, “Kami sangat sedih kehilangan tokoh yang sangat menyayangi anak-anak.”

Gufron mengenang Daniel Rembeth sebagai sosok yang santun dan rendah hati. Sikap terpuji ini selalu ditunjukkan Daniel saat berinteraksi dengan jajaran Majelis Dikdasmen & PNF PP Muhammadiyah, menciptakan kesan yang positif.

Menurut Gufron, karakter dan kepribadian Daniel telah meninggalkan kenangan yang sangat mendalam. Lebih dari itu, keteladanan yang ia tunjukkan juga patut menjadi inspirasi berharga bagi banyak pihak untuk terus berjuang demi kemanusiaan dan hak anak.

Meskipun kepergian Daniel Rembeth menghadirkan duka yang mendalam, semangatnya yang tak pernah padam dalam memuliakan dan memperjuangkan hak-hak anak akan terus hidup dan menyala.

Warisan perjuangan Daniel Rembeth dipastikan akan terus menginspirasi generasi berikutnya. Semangatnya menjadi pengingat abadi tentang betapa pentingnya memperjuangkan hak dan masa depan yang lebih baik bagi anak-anak di seluruh Indonesia.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Peran Krusial Ibu di Era Digital: Ngaji Bareng Ikwam SD Al Islam Cerme Bekali Wali Murid Ilmu Pengasuhan

21 Agustus 2026 - 19:44 WIB

Duta Bangsa di Kancah Global: 54 Mahasiswa PENS Ikuti Mobilitas Internasional ke Cina dan Taiwan

21 Agustus 2026 - 11:34 WIB

Kolaborasi Tanggap Bencana: Lazismu Jatim Distribusikan Bantuan Gempa NTT via Kapal TNI AL

21 Agustus 2026 - 08:02 WIB

Misi Strategis Dewan Kebudayaan Gresik 2026-2029: Mengawal Identitas Budaya di Tengah Modernisasi

21 Agustus 2026 - 06:15 WIB

Bukan Akhir, Justru Awal: Memaknai Perjalanan Spiritual Umrah Setelah Kembali ke Tanah Air

20 Agustus 2026 - 18:46 WIB

Trending di Pendidikan