Menu

Mode Gelap
Semarak HUT ke-81 RI di Park Royal Regency Sidoarjo: Kreativitas Warga Memukau Madiun Menari: Transformasi Kota Pendekar Jadi Magnet Budaya, Pukau Wakil Wali Kota Pekalongan Unesa Medic Run 2026: Mengukuhkan Lari sebagai Gaya Hidup Sehat Masyarakat Jawa Timur Dari Jombang, Asa Kepemimpinan Teduh di Pusaran Muktamar: Gus Kikin dan Spirit Kewirausahaan Nahdliyin Di Balik Tirai Dalem Kasepuhan: Sembilan Kiai Menentukan Arah Nahdlatul Ulama Ubah Mindset Takmir Masjid: Dana Umat Ada di Kantong Jemaah, Bukan Ditabung

Berita Terkini

SMAIT Darut Taqwa Berbangga, Waliyyan Mursyida Tuntaskan Tasmi’ 30 Juz Bil Ghoib Tanpa Salah

badge-check


					Waliyyan Mursyida Al-Hanifah, santri kelas 12 Intensif asal Ponorogo, yang berhasil menuntaskan Tasmi’ 30 Juz bil Ghoib Perbesar

Waliyyan Mursyida Al-Hanifah, santri kelas 12 Intensif asal Ponorogo, yang berhasil menuntaskan Tasmi’ 30 Juz bil Ghoib

PONOROGO – Di tengah kesibukan para santri menimba ilmu, sebuah kabar menggembirakan datang dari Pondok Pesantren/SMA IT Darut Taqwa Ponorogo. Dalam suasana yang teduh dan penuh kekhusyukan, seorang santri putri kembali mencatatkan prestasi luar biasa yang membuat seluruh civitas pesantren terpukau.

Adalah Waliyyan Mursyida Al-Hanifah, santri kelas 12 Intensif asal Ponorogo, yang berhasil menuntaskan Tasmi’ 30 Juz bil Ghoib seorang diri hanya dalam dua hari. Tidak hanya sekali, prestasi itu ia capai untuk ketiga kalinya, sebuah capaian yang menunjukkan kedalaman usaha, ketekunan, serta kecintaan yang kuat terhadap Al-Qur’an.

Kepala SMA IT Darut Taqwa Ponorogo, Komari, M.Pd, mengungkapkan rasa syukurnya atas prestasi tersebut. Menurutnya, apa yang dilakukan Waliyyan bukan hanya membanggakan lembaga, tetapi juga menjadi teladan nyata bahwa kedisiplinan dan mujahadah mampu melahirkan hasil yang tak biasa.

Pelaksanaan tasmi’ berlangsung di lingkungan pesantren dengan suasana yang syahdu. Para ustazah, teman-teman seangkatan, hingga orang tua yang hadir menyimak setiap ayat yang dilantunkan. Bacaan Waliyyan yang merdu dan terjaga membuat banyak yang tak kuasa menahan haru. Beberapa santri mengaku termotivasi untuk memperkuat hafalan mereka setelah menyaksikan proses tasmi’ yang penuh keteguhan itu.

Pihak pesantren menyampaikan apresiasi mendalam atas capaian tersebut. Mereka berharap prestasi Waliyyan dapat menjadi inspirasi bagi seluruh santri, tidak hanya untuk menghafal tetapi juga untuk menjaga dan mengamalkan Kalamullah dalam kehidupan sehari-hari.

“Semoga Allah terus melimpahkan keberkahan, kemudahan, dan keteguhan bagi Ananda Waliyyan dan seluruh penjaga Al-Qur’an,” demikian harapan yang disampaikan pihak sekolah.

Prestasi ini menjadi pengingat bahwa di tengah hiruk pikuk zaman, masih ada generasi muda yang memilih untuk mencintai Al-Qur’an sepenuh hati. Dan dari Ponorogo, suara hafalan itu kembali bergema, menebarkan harapan.

Penulis: Komari, M.Pd

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Warga Bangunsari Madiun Tolak TPST, Sosialisasi DLH Berujung Mediasi Tanpa Keputusan Final

24 Agustus 2026 - 10:54 WIB

7 Hektare Lahan Jati di Gunung Bungkuk Magetan Hangus Terbakar, BPBD Ingatkan Warga Waspada

24 Agustus 2026 - 06:13 WIB

Kecelakaan Maut Bojonegoro: Nenek 85 Tahun Tewas Terlindas Truk Saat Motor Salip dari Kiri

23 Agustus 2026 - 16:58 WIB

Jombang Siapkan 99 Masjid Ramah Muktamirin, Fasilitasi Ribuan Peserta Muktamar NU

23 Agustus 2026 - 16:57 WIB

Sekdes di Probolinggo Digerebek di Hotel Bersama Istri Warga, Pemkab Tunggu Laporan Resmi

23 Agustus 2026 - 15:54 WIB

Trending di Berita Terkini