Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Berita Terkini

Ketika Malam Menjadi Ruang Belajar Kedua: Kisah Mahasiswa S2 RPL UNESA

badge-check

Ketika Malam Menjadi Ruang Belajar Kedua: Kisah Mahasiswa S2 RPL UNESA Perbesar

Ada yang berbeda ketika ruang kuliah virtual mulai hidup setelah matahari tenggelam. Di saat sebagian orang memilih beristirahat, sekelompok mahasiswa S2 RPL Manajemen Pendidikan UNESA justru membuka babak baru pembelajarannya. Malam bagi mereka bukan penutup hari—melainkan ruang sunyi yang memberi kesempatan untuk memahami teknologi pendidikan secara lebih mendalam, khususnya Sistem Informasi Manajemen Perpustakaan (SIM Perpustakaan).

Di tengah derasnya tuntutan profesionalisme, para guru, pustakawan, dan tenaga administrasi pendidikan dituntut semakin melek teknologi. SIM Perpustakaan kini bukan sekadar alat pencatat buku keluar-masuk, tetapi sistem strategis yang mengelola otomasi layanan, koleksi digital, hingga analisis perilaku pemustaka. Bagi para pekerja pendidikan yang sibuk di siang hari, kelas malam justru menjadi waktu emas untuk mempelajari semuanya dengan fokus penuh.

Kelas malam SIM Perpustakaan ini memberikan ruang praktik yang luas. Ketika perpustakaan sedang tidak beroperasi, mahasiswa dapat mencoba instalasi, pengaturan modul, hingga uji coba migrasi data tanpa gangguan. Suasana tenang membuat proses troubleshooting terasa lebih efektif. Diskusi pun menjadi lebih hidup karena banyak peserta adalah praktisi aktif yang membawa studi kasus nyata dari sekolah dan kampus mereka masing-masing.

Format perkuliahan yang fleksibel semakin memudahkan pembelajaran. Sesi live dimulai pukul 18.30 hingga 20.00 WIB, memungkinkan mahasiswa berinteraksi langsung dengan dosen setelah menuntaskan pekerjaan harian. Bagi yang ingin mengulang materi, tersedia modul daring yang dapat diakses kapan pun—baik untuk memahami kembali MARC 21 maupun memperdalam konsep backup data perpustakaan digital.

Tantangan memang ada. Rasa lelah setelah bekerja seharian tidak bisa dipungkiri. Namun motivasi untuk berkembang justru menyalakan semangat baru. Malam menjadi saat terbaik untuk berinvestasi pada masa depan.

Semangat itu terlihat jelas pada perkuliahan Selasa, 18 November 2025. Mahasiswa kelas E dan F mengikuti mata kuliah Digitalisasi Pendidikan bersama dua pengampu, Prof. Dr. Andi Kristanto, S.Pd., M.Pd., dan Dr. Mohammad Syahidul Haq, S.Pd., M.Pd. Pada sesi tersebut, Ibu Tika dan Ibu Reny memaparkan materi tentang SIM Perpustakaan di SMA Negeri 4 Bojonegoro serta gambaran perpustakaan di Jepang. Beragam perspektif ini membuat diskusi semakin kaya.

Pada malam itu pula, penulis—Kepala SMP PGRI 6 Surabaya, Ketua MKKS SMP Swasta Surabaya Utara, sekaligus mahasiswa kelas E—bertugas sebagai moderator. Kelas berjalan dinamis, hangat, dan penuh pertukaran ide antarprofesional pendidikan.

Di akhir sesi, tersirat pesan sederhana namun bermakna: malam bukan sekadar waktu untuk menutup hari. Bagi mereka yang ingin terus tumbuh, malam justru membuka babak kedua pembelajaran. Dengan dukungan teknologi dan kemauan yang kuat, kuliah Digitalisasi Pendidikan di malam hari membuktikan bahwa semangat belajar tidak pernah terbatas oleh waktu.

Penulis: H. Banu Atmoko, S.Pd

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

IYF #2 JSIT Probolinggo Jadi Wadah Pelajar Optimalkan Prestasi

20 Sep 2026 - 06:24 WIB

IYF #2 JSIT Probolinggo Jadi Wadah Pelajar Optimalkan Prestasi

Siswa SMP PGRI 6 Surabaya Unjuk Kemampuan di Science Olympiad 2026

16 Sep 2026 - 19:10 WIB

Siswa SMP PGRI 6 Surabaya Unjuk Kemampuan di Science Olympiad 2026

JSIT Jatim Gandeng BBPPMPV BOE Malang, Bidik Penguatan Kompetensi Guru dan Potensi Siswa

11 Sep 2026 - 04:37 WIB

JSIT Jatim Gandeng BBPPMPV BOE Malang, Bidik Penguatan Kompetensi Guru dan Potensi Siswa

Warga Bangunsari Madiun Tolak TPST, Sosialisasi DLH Berujung Mediasi Tanpa Keputusan Final

24 Agu 2026 - 10:54 WIB

Warga Bangunsari Madiun Tolak TPST, Sosialisasi DLH Berujung Mediasi Tanpa Keputusan Final

7 Hektare Lahan Jati di Gunung Bungkuk Magetan Hangus Terbakar, BPBD Ingatkan Warga Waspada

24 Agu 2026 - 06:13 WIB

7 Hektare Lahan Jati di Gunung Bungkuk Magetan Hangus Terbakar, BPBD Ingatkan Warga Waspada
Trending di Berita Terkini