Menu

Mode Gelap
Semarak HUT ke-81 RI di Park Royal Regency Sidoarjo: Kreativitas Warga Memukau Madiun Menari: Transformasi Kota Pendekar Jadi Magnet Budaya, Pukau Wakil Wali Kota Pekalongan Unesa Medic Run 2026: Mengukuhkan Lari sebagai Gaya Hidup Sehat Masyarakat Jawa Timur Dari Jombang, Asa Kepemimpinan Teduh di Pusaran Muktamar: Gus Kikin dan Spirit Kewirausahaan Nahdliyin Di Balik Tirai Dalem Kasepuhan: Sembilan Kiai Menentukan Arah Nahdlatul Ulama Ubah Mindset Takmir Masjid: Dana Umat Ada di Kantong Jemaah, Bukan Ditabung

Berita Terkini

Outbound Seru di Selecta Batu, SMP PGRI 6 Surabaya dan SDS Al Ikhlas Meramu Kekompakan Lewat Petualangan Edukatif

badge-check


					Outbound Seru di Selecta Batu, SMP PGRI 6 Surabaya dan SDS Al Ikhlas Meramu Kekompakan Lewat Petualangan Edukatif Perbesar

Ada yang berbeda dari akhir pekan para siswa SMP PGRI 6 Surabaya dan SDS Al Ikhlas Surabaya. Bukan belajar di kelas, bukan pula mengerjakan tugas sekolah. Pada Sabtu (15/11/2025), mereka justru memilih “kabur” sejenak dari belenggu meja belajar dan menukar rutinitas itu dengan petualangan penuh tawa, tantangan, dan kebersamaan di Taman Rekreasi Selecta, Kota Batu.

Pemandangan ratusan siswa melangkah ceria di area taman bunga yang luas, diiringi udara pegunungan yang sejuk, seolah menjadi penanda bahwa hari itu bukan hari biasa. Lebih dari sekadar rekreasi, kegiatan gabungan ini menjadi ruang belajar alternatif—tempat anak-anak mengeksplorasi diri, menyatu dengan alam, serta belajar bekerja sama dalam suasana yang benar-benar hidup.

Outbound yang dipadukan dengan field trip ini menjadi sorotan utama. Kegiatan luar ruang selalu memikat karena mampu menguji nyali, memperkuat karakter, hingga menumbuhkan kekompakan tim tanpa terasa seperti “belajar”. Justru melalui permainan-permainan itulah siswa mengalami proses edukasi yang tak bisa ditemukan hanya dari buku.

Menurut Kepala SMP PGRI 6 Surabaya yang juga Ketua MKKS SMP Swasta Surabaya Utara, Banu Atmoko, Outbound adalah momen berharga untuk mengasah dinamika kelompok dan kemampuan sosial siswa. “Outbound bukan sekadar lari-lari, tetapi laboratorium emosional yang melatih kepercayaan, keberanian, hingga ketangguhan mental,” ujarnya.

Berbagai tantangan pun menjadi menu utama. Mulai dari merayap di jaring laba-laba raksasa, menaklukkan rintangan low rope, hingga permainan strategi seperti water transfer dan moving bomb. Setiap game memaksa siswa untuk saling percaya, menyusun strategi, dan mengambil keputusan cepat. Di sinilah nilai-nilai teamwork dicerna secara nyata.

Bukan hanya fisik yang diuji, tetapi juga mental. Komunikasi efektif, kemampuan memimpin dan mengikuti instruksi, hingga mengelola emosi saat gagal berkali-kali menjadi bagian dari proses pembelajaran. Outbound ini menjadi reminder bahwa kegagalan bukan akhir, melainkan pintu menuju strategi baru.

Keseruan berlanjut ketika rombongan memasuki area wisata Selecta. Anak-anak berjalan menyusuri kebun bunga seluas 10 hektar yang tertata rapi. Mereka mengenal flora seperti bunga krisan dan kana, belajar proses tumbuh tanaman, hingga mengamati langsung keanekaragaman hayati. Selecta bukan sekadar taman, tetapi museum hidup yang mengajak siswa belajar dari alam.

Usai sesi edukasi, giliran adrenalin yang mengambil alih. Para siswa mencoba berbagai wahana, mulai dari sepeda udara dengan panorama pegunungan, family coaster, hingga kolam renang berair jernih. Teriakan histeris bercampur tawa menjadi bukti bahwa belajar bisa seseru ini.

Kegiatan ini ditutup dengan sesi foto bersama dan makan siang di area food court Selecta. Para siswa membawa pulang hal lebih besar daripada sekadar cinderamata. Mereka membawa pengalaman berharga tentang kerja sama, keberanian mencoba hal baru, hingga pentingnya merawat alam.

Menurut Banu Atmoko, outbound seperti ini adalah investasi karakter. “Saat kegiatan berakhir, yang mereka bawa bukan hanya foto dan video, tetapi ikatan kebersamaan yang makin kuat. Inilah pengalaman yang membentuk mental juara,” ujarnya.

Field trip gabungan ini diharapkan dapat menjadi tradisi tahunan. Kolaborasi antar sekolah terbukti melahirkan suasana belajar yang lebih kreatif, persahabatan yang lebih luas, serta karakter siswa yang makin terbuka dan kooperatif.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Warga Bangunsari Madiun Tolak TPST, Sosialisasi DLH Berujung Mediasi Tanpa Keputusan Final

24 Agustus 2026 - 10:54 WIB

7 Hektare Lahan Jati di Gunung Bungkuk Magetan Hangus Terbakar, BPBD Ingatkan Warga Waspada

24 Agustus 2026 - 06:13 WIB

Kecelakaan Maut Bojonegoro: Nenek 85 Tahun Tewas Terlindas Truk Saat Motor Salip dari Kiri

23 Agustus 2026 - 16:58 WIB

Jombang Siapkan 99 Masjid Ramah Muktamirin, Fasilitasi Ribuan Peserta Muktamar NU

23 Agustus 2026 - 16:57 WIB

Sekdes di Probolinggo Digerebek di Hotel Bersama Istri Warga, Pemkab Tunggu Laporan Resmi

23 Agustus 2026 - 15:54 WIB

Trending di Berita Terkini