Menu

Mode Gelap
Bikin Bangga! Siswa Indonesia Sabet Emas Olimpiade Geografi Internasional 2026 di Istanbul, Ini Sosoknya JKN Jamin Persalinan Anak Ketiga, Ibu di Sidoarjo Ini Ungkap Kelegaan Luar Biasa Program JKN PBI-JK: Ani Rasakan Kemudahan Akses Kesehatan Tanpa Beban Biaya Api di Peluk Peraduan Bromo Semeru: Perjuangan Tanpa Henti Melawan Karhutla yang Melahap Hutan Lumajang Roda Waktu yang Bergeser: Pelajaran dari Keterlambatan Kereta Malang Akibat Insiden di Klaten Era Baru Produktivitas: ASUS ExpertBook P5 G2, Ketika AI Bertemu Ketahanan untuk Profesional Hibrida

Berita Terkini

Rupiah Bangkit? Pemerintah Tarik Rp 200 Triliun dari BI!

badge-check


					Rupiah Bangkit? Pemerintah Tarik Rp 200 Triliun dari BI! Perbesar

KlikMojok.com – Ada kabar gembira nih dari nilai tukar rupiah! Mata uang kebanggaan kita ini lagi senyum tipis setelah pemerintah punya rencana “spill” dana gede dari Bank Indonesia (BI) buat disuntikin ke bank-bank di Indonesia. Jumlahnya enggak main-main, lho, sekitar Rp 200 triliun!

Menurut Ibrahim Assuaibi, seorang pengamat pasar uang, sore ini rupiah berhasil tutup perdagangan dengan sedikit “naik kelas.” Rupiah menguat 8 poin ke level Rp 16.461 per dolar Amerika Serikat. Lumayan banget kan, dari sebelumnya sempat melemah 4 poin di angka Rp 16.469.

Jadi gini, menurut Ibrahim, “Pemerintah itu lagi siap-siap narik dana simpanan dari Bank Indonesia sebesar Rp 200 triliun buat dialihin ke sektor perbankan. Ini tuh dilakuin buat ngatasin ‘kekeringan’ likuiditas yang belakangan bikin pusing pelaku industri. Sekaligus, biar penyaluran kredit ke sektor riil makin cepet dan pertumbuhan ekonomi kita tetap on track,” begitu kata Ibrahim dalam analisisnya, Kamis (11/9).

Bukan cuma itu, Ibrahim juga ngebocorin kalau kebijakan ini dipilih pemerintah buat bikin perputaran uang makin sat-set. Gimana enggak, dengan suntikan likuiditas tambahan ini, bank-bank diharapkan bisa makin gaspol nyalurin kredit produktif. Alhasil, konsumsi dan investasi bakal terdorong, plus bisa dukung program-program prioritas pemerintah.

Phuket: Pulau Wisata Thailand yang Selalu Jadi Favorit

Eits, tapi jangan seneng dulu. Pemerintah masih godok aturan teknisnya nih, kira-kira bank mana aja yang bakal kebagian “jatah” dana segar ini. Regulasi ini jadi kunci banget biar dana yang dikucurin bener-bener efektif dorong kredit, bukan cuma jadi dana murah buat bank doang.

Ibrahim ngejelasin, “Dengan dana langsung nangkring di bank, pemerintah berharap bank punya ‘amunisi’ lebih banyak buat nyalurin kredit ke sektor-sektor produktif. Mulai dari usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) sampai proyek-proyek strategis, semuanya bisa kebagian!”

Dia juga yakin banget skema ini auto bikin pemulihan dan penguatan ekonomi makin ngebut, apalagi menjelang akhir tahun gini kebutuhan likuiditas emang lagi tinggi-tingginya.

Nah, selain dari jurus pemerintah tadi, rupiah juga makin gagah berani karena ada “angin segar” dari Amerika Serikat. Ternyata, data harga produsen AS lebih lemah dari yang diperkirakan dan angka ketenagakerjaan juga direvisi gede-gedean. Ini jadi sinyal kuat kalau pasar tenaga kerja di sana lagi “adem ayem” alias mulai mendingin.

Makanya, para pedagang auto memprediksi kalau Bank Sentral AS alias The Fed bakal motong suku bunga sebesar 25 basis poin minggu depan. Bahkan, ada yang berharap The Fed bisa lebih berani lagi dengan pemangkasan yang lebih besar!

“Sekarang, semua mata lagi tertuju sama angka inflasi harga konsumen AS yang bakal dirilis Kamis malam ini. Diprediksi sih, kenaikannya 0,3% secara bulanan di bulan Agustus dan 2,9% secara tahunan,” tutup Ibrahim.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Warga Bangunsari Madiun Tolak TPST, Sosialisasi DLH Berujung Mediasi Tanpa Keputusan Final

24 Agustus 2026 - 10:54 WIB

7 Hektare Lahan Jati di Gunung Bungkuk Magetan Hangus Terbakar, BPBD Ingatkan Warga Waspada

24 Agustus 2026 - 06:13 WIB

Kecelakaan Maut Bojonegoro: Nenek 85 Tahun Tewas Terlindas Truk Saat Motor Salip dari Kiri

23 Agustus 2026 - 16:58 WIB

Jombang Siapkan 99 Masjid Ramah Muktamirin, Fasilitasi Ribuan Peserta Muktamar NU

23 Agustus 2026 - 16:57 WIB

Sekdes di Probolinggo Digerebek di Hotel Bersama Istri Warga, Pemkab Tunggu Laporan Resmi

23 Agustus 2026 - 15:54 WIB

Trending di Berita Terkini