MAGETAN, Klik Mojok — Suasana khidmat dan penuh semangat membakar jiwa muda ratusan santri dan anggota Pramuka di lapangan MAIT Baitul Qur’an Al Jahra Magetan. Bertindak sebagai Pembina Upacara Peringatan Hari Pramuka ke-65, Ketua Satuan Komunitas (Sako) Jawa Timur, Isgianto, S.Pd., menyampaikan amanat yang membakar semangat para peserta.
Dalam arahannya di hadapan para santri dan pembina MAIT Baitul Qur’an Al Jahra, sosok yang akrab disapa Kak Isgi ini menegaskan bahwa Pramuka harus berada di barisan terdepan dalam menghadapi tantangan zaman.
Mengangkat tema nasional “Berkreasi, Berinovasi, Terampil dan Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan,” Kak Isgi mengobarkan semangat para santri agar tidak sekadar menjadikan kepramukaan sebagai kegiatan rutin. “Pramuka hari ini tidak boleh berhenti di tempat. Proses pendidikan kita di Sako harus bertransformasi dari sekadar learning by doing menjadi learning, creating, and solving!” tegas Kak Isgianto secara lugas.

Pesan Kunci Kak Isgianto untuk Santri MAIT Baitul Qur’an
Dalam amanatnya, Kak Isgi memberikan perhatian khusus pada beberapa isu krusial generasi muda saat ini:
- Pramuka dan Swasembada Pangan: Kak Isgi mendorong para santri untuk melek teknologi tepat guna dan terlibat aktif dalam pemanfaatan potensi lokal serta lingkungan demi mendukung Asta Cita ke-2 nasional.
- Karakter Penentu Arah Teknologi: Di era kecerdasan buatan (AI) dan digitalisasi, Kak Isgi mengingatkan bahwa teknologi hanya memberi kemampuan, tetapi karakter Tri Satya dan Dasa Darma lah yang memberikan arah kebermanfaatan.
- Benteng Moral Anak Muda: Kak Isgi meminta seluruh Pramuka menjadi benteng pelindung dari ancaman perjudian daring, cyberbullying, narkoba, dan penyebaran berita bohong (hoaks). Dorong Generasi Santri Menuju Indonesia Emas 2045
Tidak hanya menyampaikan pidato formal, Kak Isgianto secara khusus memberikan motivasi kepada para ustaz, ustazah, serta jajaran pembina di MAIT Baitul Qur’an Al Jahra Magetan. Ia optimistis dari pesantren dan sekolah berbasis Islam terpadu ini akan lahir calon pemimpin, ilmuwan, serta inovator masa depan yang berintegritas.
Gelaran upacara di MAIT Baitul Qur’an Al Jahra Magetan tersebut diakhiri dengan pekikan semangat dari Kak Isgianto yang disambut tepuk Pramuka riuh dari seluruh santri: “Satu Pramuka untuk Satu Indonesia! Jayalah Pramuka, Jayalah Indonesia!”
Penulis: Bihrom Valliant Ervianto (Santri kelas XII MAIT Baitul Quran Al Jahra Magetan












