KlikMojok – Pada sebuah kesempatan yang menandai pertukaran budaya, siswa SD Global Al-Ibrah Gresik berinteraksi langsung dengan tamu dari Republik Ceko melalui program “Global Talk”. Kunjungan ini bukan sekadar silaturahmi biasa, melainkan sebuah pengalaman mendalam yang melibatkan beragam aktivitas belajar bersama, seperti membaca buku, bermain peran, hingga praktik membuat jajanan tradisional Indonesia, yaitu dadar gulung. Kepala SD Global Al-Ibrah, Muh. Musyafak, terlihat menyerahkan cendera mata kepada Eksya Aditya Nurul Azmi, perwakilan dari Cross Cultural Internship, menandai dimulainya atau berakhirnya momen penting ini.
Suasana pagi di halaman SD Global Al-Ibrah tampak semarak dan berbeda dari biasanya. Ratusan siswa kelas I dan II tengah antusias mengikuti kegiatan literasi yang diselenggarakan bekerja sama dengan Perpustakaan Keliling dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Gresik.
Dalam kesempatan tersebut, dua orang tamu dari Republik Ceko turut serta bergabung dengan para siswa. Mereka duduk berdampingan dan membaca buku bersama, menciptakan atmosfer belajar yang semakin menarik dan interaktif. Kehadiran perwakilan dari negara asing ini secara signifikan meningkatkan antusiasme para siswa, yang terlihat sangat menikmati pengalaman belajar kolaboratif tersebut.
Setelah sesi literasi di luar kelas, keseruan kegiatan berlanjut ke dalam ruangan. Di sana, para siswa tidak hanya diminta untuk memahami inti cerita dari buku yang telah mereka baca, melainkan juga didorong untuk secara aktif memperagakan tokoh serta alur cerita tersebut.
Mengenakan kostum yang sesuai dengan karakter-karakter dalam buku, para siswa dengan percaya diri tampil di depan kelas. Mereka berupaya keras mengekspresikan esensi karakter dan jalan cerita melalui kegiatan bermain peran yang kreatif dan menghibur.
Dua tamu dari Republik Ceko dengan seksama menyaksikan penampilan para siswa kelas II yang berlangsung di Manchester Class. Aktivitas bermain peran ini tidak hanya menjadi sarana bagi siswa untuk melatih keberanian mereka dalam tampil di muka umum, tetapi juga sebuah cara yang lebih kreatif dan menyenangkan untuk menikmati kegiatan literasi.
Setelah rangkaian aktivitas literasi dan bermain peran, program Global Talk kemudian beralih ke pengalaman kuliner yang berlokasi di London Class, kelas I. Di sana, para siswa dan tamu diajak untuk bersama-sama membuat salah satu jajanan tradisional khas Indonesia yang populer, yakni dadar gulung.
Dalam sesi ini, anak-anak diberikan kebebasan untuk memilih isian dadar gulung sesuai selera mereka, mulai dari cokelat hingga kelapa parut. Menariknya, tidak hanya para siswa yang berpartisipasi aktif, tetapi tamu-tamu dari Republik Ceko juga turut serta turun tangan langsung dalam proses pembuatan dadar gulung ini.
Dengan mengikuti panduan langkah demi langkah yang telah disiapkan, para tamu mencoba memasak dadar gulung di hadapan para siswa. Momen ini sukses menjadi salah satu bagian yang paling menarik perhatian anak-anak. Mereka mendapatkan kesempatan langka untuk menyaksikan secara langsung bagaimana perwakilan dari negara lain dengan antusias mencoba membuat makanan tradisional Indonesia.
Kegiatan kuliner ini, meskipun sederhana, berhasil menciptakan pengalaman lintas budaya yang sangat berkesan. Melalui medium makanan, para siswa memperoleh kesempatan berharga untuk memperkenalkan salah satu kekayaan kuliner tradisional Indonesia kepada para tamu asing.
Menjelang puncak acara penutupan Global Talk, suasana hangat dan kebersamaan semakin terasa kental di seluruh lingkungan Global School. Sebagai wujud apresiasi tulus atas partisipasi dan kebersamaan mereka selama mengikuti rangkaian kegiatan, para siswa dengan gembira memberikan hadiah-hadiah kecil kepada para tamu.
Momen pemberian hadiah ini sekaligus menjadi ungkapan terima kasih mendalam dari para siswa atas segala pengalaman, pengetahuan baru, dan cerita budaya yang telah dibagikan oleh para tamu sepanjang kegiatan Global Talk berlangsung.
Rangkaian kegiatan Global Talk secara resmi ditutup melalui sebuah upacara penutupan yang diselenggarakan di Auditorium Global School. Dalam acara tersebut, Kepala SD Global Al-Ibrah, Bapak Muh. Musyafak, menyerahkan cendera mata kepada Eksya Aditya Nurul Azmi, yang mewakili Cross Cultural Internship.
Di sisi lain, sepuluh orang tamu dari Republik Ceko yang telah berpartisipasi aktif dalam seluruh kegiatan di Global School, menerima sertifikat partisipasi dan oleh-oleh khas dari Gresik. Pemberian ini merupakan bentuk apresiasi atas kehadiran mereka sekaligus kenang-kenangan dari kunjungan tersebut.
Acara penutupan diakhiri dengan sesi foto bersama yang melibatkan Kepala SD Global Al-Ibrah, seluruh jajaran guru, dan para tamu istimewa dari Republik Ceko, mengabadikan momen kebersamaan yang berharga.
Kepala SD Global Al-Ibrah, Muh. Musyafak, menyatakan bahwa program Global Talk telah menjadi kesempatan emas bagi para siswa untuk mendapatkan pengalaman belajar yang jauh lebih luas. Hal ini terwujud melalui interaksi langsung dan otentik dengan tamu-tamu dari Republik Ceko.
“Kegiatan Global Talk ini memberikan pengalaman yang sangat berarti bagi anak-anak. Mereka tidak hanya belajar dari buku atau dari guru, tetapi juga mendapatkan kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan tamu dari negara lain. Anak-anak bisa belajar tentang keberanian berkomunikasi, budaya, sekaligus mengenalkan budaya Indonesia kepada mereka,” ujar Muh. Musyafak, menekankan dampak positif program tersebut.
Pengalaman yang tak kalah berharga juga dirasakan oleh salah satu tamu dari Republik Ceko, Klukova Klara. Selama kunjungannya di Gresik, ia mengaku mendapatkan banyak pengalaman baru, khususnya dalam memahami dan mengenal budaya Indonesia melalui interaksi langsung dengan siswa dan guru di SD Global Al-Ibrah.
“We are very happy to be here in Gresik. During our visit, we got many new experiences and learned a lot about Indonesian culture, especially from the students and teachers at Al Ibrah. Everyone was very welcoming and friendly. We really enjoyed our time here, and we will take many good memories and new insights from this experience,” ungkap Klara, dengan antusias.
Klara menambahkan bahwa ia dan rombongannya merasa sangat gembira dan disambut baik selama berada di Gresik. Interaksi yang terjalin dengan para siswa dan guru Al-Ibrah telah memberikan mereka kesempatan berharga untuk mengenal budaya Indonesia secara lebih dekat dan autentik. Keramahan yang mereka alami meninggalkan kesan mendalam, memungkinkan mereka membawa pulang tidak hanya pengalaman, tetapi juga wawasan baru, dan kenangan indah dari kunjungan lintas budaya ini.












