Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Pendidikan

Outbound Edukatif SD Muhida: Melatih Keberanian dan Kerja Sama Sejak Dini

badge-check

Outbound Edukatif SD Muhida: Melatih Keberanian dan Kerja Sama Sejak Dini Perbesar

KlikMojok – Pada Rabu (30/9/2026), 180 siswa kelas 1 SD Muhammadiyah 1 Sidoarjo (SD Muhida) mengikuti kegiatan outbound edukatif di Pacet Mini Park. Kegiatan ini dirancang sebagai pengalaman belajar yang menyenangkan, bertujuan untuk melatih kemandirian, kerja sama, dan keberanian dalam menghadapi tantangan melalui berbagai permainan edukatif.

Di lokasi tersebut, para siswa diajak untuk secara langsung mempraktikkan nilai-nilai kemandirian, membangun kemampuan kerja sama, serta menguji dan mengatasi rasa takut mereka melalui beragam aktivitas permainan.

Pagi hari itu, tepatnya pukul 06.00 WIB, seluruh guru dan siswa telah berkumpul di Sport Center sekolah untuk memulai keberangkatan. Meskipun udara masih diselimuti kabut tipis, antusiasme dan semangat keberangkatan terasa begitu kuat. Setiap siswa juga diberikan stiker khusus sebagai penanda kelompok bus mereka.

Moch. Saifullah Rachim, S.E., M.Pd., selaku Kepala SD Muhida, secara resmi melepas keberangkatan rombongan. Sebanyak 180 siswa didampingi oleh 17 guru pendamping, siap menuju Pacet Mini Park.

Dalam pidato sambutannya, Saifullah menyampaikan beberapa pesan penting kepada para siswa. Ia menekankan agar mereka senantiasa menjaga diri, menunjukkan sikap sopan santun, patuh mendengarkan setiap arahan dari guru, serta selalu membuang sampah pada tempat yang telah disediakan.

Untuk lebih membangkitkan semangat dan antusiasme siswa, Saifullah juga melontarkan beberapa pertanyaan interaktif. Ia bertanya, “Apa kegiatan yang akan kalian lakukan?” Dengan serempak, anak-anak menjawab, “Outbound!” Kemudian, Saifullah melanjutkan dengan menanyakan lokasi kegiatan tersebut. Anak-anak pun kembali menyahut dengan lantang, “Di Pacet Mini Park!”

Suasana menjadi semakin meriah dan ceria ketika Saifullah menanyakan apakah mereka gembira mengikuti kegiatan ini. Respons positif ditunjukkan, bahkan beberapa siswa menjawab sambil berdiri. Jawaban antusias tersebut semakin menambah keceriaan di pagi itu. Setelah itu, Saifullah menutup sambutannya dan secara resmi memberangkatkan rombongan dengan mengucapkan basmalah.

Sementara itu, Ummu Choiroh, S.H., M.H., yang menjabat sebagai Kepala Urusan Kesiswaan sekaligus penanggung jawab kegiatan, senantiasa berkoordinasi dengan seluruh guru pendamping. Ummu Choiroh mengingatkan para pendamping untuk senantiasa memberikan perhatian penuh kepada setiap siswa sepanjang kegiatan. Meskipun tim pembina outbound juga turut serta dalam pendampingan, seluruh guru tetap memikul tanggung jawab utama dalam mengawasi siswa, baik selama permainan individu maupun aktivitas kelompok.

Perjalanan menuju Pacet Mini Park diwarnai dengan berbagai cerita dan antusiasme. Anak-anak yang awalnya diprediksi akan sibuk menikmati makanan ringan bekal dari rumah, justru lebih fokus dan bersemangat bertanya mengenai jenis-jenis permainan yang akan mereka ikuti.

Keceriaan semakin memuncak saat Henny Ratmawati, salah satu pendamping di bus 3, mulai menjelaskan beragam permainan yang menanti. Siswa akan diajak mencoba terompa raksasa, bermain estafet air menggunakan gelas, mengendarai ATV, bermain bowling, dan merasakan sensasi flying fox. Setelah serangkaian aktivitas tersebut, mereka juga akan menikmati sesi berenang.

Sofia, seorang siswa kelas 1 Utsman, mengungkapkan perasaannya, “Permainan kita sangat menantang, ya, Bu. Semoga aku nanti tidak takut flying fox.” Rasa penasaran juga ditunjukkan oleh siswa kelas 1 International Class Program (ICP) yang duduk di barisan belakang. Salah satu dari mereka bertanya, “Permainan flying fox-nya berapa meter tingginya, Miss? Dulu aku sudah pernah bermain flying fox di TK. Awalnya takut, tetapi ternyata seru sekali saat meluncur dari pohon yang tinggi.” Berbagai pertanyaan dan cerita tersebut secara jelas menggambarkan tingginya antusiasme siswa sebelum mereka benar-benar mencoba pengalaman baru yang menanti.

Sesampainya di Pacet Mini Park, para pembina telah siap menyambut dengan syal penanda kelompok masing-masing. Mereka kemudian mengajak seluruh siswa untuk berbaris rapi dan mengikuti gerakan senam bersama. Gerakan-gerakan lucu yang diperagakan oleh para pembina berhasil mengundang tawa riang dari anak-anak. Rasyid, seorang siswa kelas 1 ICP, bahkan ikut berbaris bersama para pembina selama sesi senam, yang tingkahnya semakin menambah semarak suasana.

Setelah sesi senam, para siswa mulai dibagi untuk mengikuti berbagai permainan yang telah disiapkan. Para pembina dengan sabar mendampingi dan memberikan arahan, memastikan anak-anak dapat mencoba setiap tantangan baru secara bertahap dan aman.

Khususnya bagi sebagian siswa perempuan, pengalaman mengendarai ATV menjadi salah satu momen yang cukup menegangkan. Seorang siswa kelas 1 Abu bahkan secara terbuka mengungkapkan rasa gugupnya sebelum mencoba permainan yang memacu adrenalin tersebut. Ia berkata, “Bu, aku deg-degan mau naik motor ATV. Aku nanti pegangan kuat karena belum pernah naik motor seperti itu.” Meskipun diliputi rasa takut, setiap siswa diberikan kesempatan penuh untuk mencoba. Melalui pengalaman ini, mereka tidak hanya belajar membangun keberanian diri, tetapi juga melatih kepatuhan dalam mengikuti setiap arahan dari pendamping.

Waktu berlalu begitu cepat. Sinar matahari yang menembus celah-celah daun jati menjadi penanda bahwa hari semakin siang. Sekitar pukul 11.00 WIB, kegiatan outbound memasuki sesi puncaknya, yaitu berenang. Kolam renang pun sontak menjadi ramai dengan keceriaan. Anak-anak bermain air dengan riang gembira, terlebih saat busa-busa putih menyembur ke arah mereka, menambah keseruan suasana. Gelak tawa riang terdengar bersahutan di antara para siswa yang begitu menikmati setiap momen kegiatan berenang tersebut.

Setelah puas berenang, para guru dengan sigap membantu siswa membersihkan diri dan berganti pakaian. Kemudian, seluruh rombongan menunaikan salat Zuhur dengan jamak qasar, dilanjutkan dengan menikmati makan siang bersama. Meskipun telah mengikuti serangkaian permainan sejak pagi hari, anak-anak tetap menunjukkan semangat yang tinggi. Mereka bahkan tak henti-hentinya bercerita tentang pengalaman paling berkesan yang mereka alami selama kegiatan outbound.

Kegiatan outbound ini lebih dari sekadar rekreasi di luar lingkungan sekolah. Berbagai permainan yang disajikan justru memberikan kesempatan berharga bagi siswa untuk melatih kemandirian, membangun semangat kerja sama tim, dan belajar menghadapi serta mengatasi rasa takut. Dengan pendampingan yang cermat dari guru dan pembina, siswa juga diajarkan untuk mematuhi aturan, menjaga keselamatan diri sendiri, serta menumbuhkan sikap saling menghargai antar teman dalam kelompok.

Ucapan terima kasih disampaikan kepada Allah SWT, seluruh guru, dan para pembina yang telah mendampingi kegiatan outbound ini dengan penuh dedikasi. Pengalaman berharga di Pacet Mini Park ini diharapkan menjadi bagian integral dari proses belajar dan tumbuh kembang siswa kelas 1 SD Muhida. Semoga dapat berjumpa kembali di kegiatan outbound tahun depan, dengan pengalaman baru dan semangat keberanian yang terus berkembang.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Melawan Kemarau Panjang: Harapan Petani Mojokerto Bertumpu pada Alsintan dan Inovasi

5 Okt 2026 - 06:14 WIB

Melawan Kemarau Panjang: Harapan Petani Mojokerto Bertumpu pada Alsintan dan Inovasi

Senja di Tambakberas: Mengenang Nyai Mahfudhoh, Penjaga Lentera Pendidikan Putri Pendiri NU

5 Okt 2026 - 06:13 WIB

Senja di Tambakberas: Mengenang Nyai Mahfudhoh, Penjaga Lentera Pendidikan Putri Pendiri NU

SD Muhammadiyah Nganjuk Bekali Siswa Keterampilan Hadapi Kebakaran

5 Okt 2026 - 06:12 WIB

SD Muhammadiyah Nganjuk Bekali Siswa Keterampilan Hadapi Kebakaran

Ketika Sumber Kehidupan Mengering: Kisah Perjuangan Warga Jatigunung Melawan Kekeringan Ekstrem dan Pelajaran dari El Nino

4 Okt 2026 - 21:06 WIB

Ketika Sumber Kehidupan Mengering: Kisah Perjuangan Warga Jatigunung Melawan Kekeringan Ekstrem dan Pelajaran dari El Nino

Jejak Api di Aspal Cerme Lor: Kisah Grand Livina yang Terbakar dan Pelajaran Perawatan Kendaraan

4 Okt 2026 - 21:05 WIB

Jejak Api di Aspal Cerme Lor: Kisah Grand Livina yang Terbakar dan Pelajaran Perawatan Kendaraan
Trending di Pendidikan