Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Pendidikan

Perkuat Evaluasi Belajar: Dua SD Gresik Gelar Workshop Asesmen TKA

badge-check

Perkuat Evaluasi Belajar: Dua SD Gresik Gelar Workshop Asesmen TKA Perbesar

KlikMojok – Dua institusi pendidikan dasar di Gresik, yakni SD Al-Islam Cerme dan SD Muhammadiyah Benjeng, telah berkolaborasi menyelenggarakan sebuah workshop pembuatan Asesmen Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang krusial. Acara ini berlangsung di Aula SD Al-Islam Cerme pada hari Senin, 28 September 2026, dimulai pukul 13.00 WIB, dengan tujuan utama untuk meningkatkan mutu para pendidik dan menyelaraskan standar evaluasi pembelajaran di kedua sekolah tersebut.

Kolaborasi ini mempertemukan guru-guru dari kedua sekolah untuk terlibat dalam kegiatan yang penuh antusiasme. Melalui workshop ini, para pendidik berbagi pengalaman praktik baik antarlembaga, menciptakan lingkungan belajar yang interaktif dan saling mendukung.

Panitia penyelenggara menghadirkan dua narasumber ahli dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Gresik, yaitu Ibu Ria Pusvitasari dan Ibu Luluk Zubaidah. Kedua tokoh ini memiliki peran penting dalam membekali peserta dengan pemahaman mendalam mengenai teknik penyusunan instrumen asesmen TKA.

Dalam sesi materi, narasumber secara komprehensif membahas bagaimana menyusun instrumen asesmen yang tidak hanya valid dan reliabel, tetapi juga relevan dengan perkembangan kurikulum terkini. Mereka menekankan pentingnya instrumen yang dapat secara akurat mengukur kemampuan akademik siswa.

Selama workshop, peserta dibimbing untuk menyusun asesmen secara sistematis. Para guru mempelajari berbagai tahapan esensial dalam penyusunan instrumen TKA, dimulai dari pemetaan capaian pembelajaran yang sesuai dengan jenjang kelas masing-masing siswa.

Langkah selanjutnya adalah penyusunan kisi-kisi soal berdasarkan indikator-indikator yang telah ditetapkan sebelumnya. Proses ini memastikan bahwa setiap butir soal dirancang untuk mengukur pemahaman siswa secara spesifik dan terarah.

Para guru juga melakukan penelaahan mendalam terhadap setiap butir soal, memastikan bahwa instrumen yang dihasilkan bersifat objektif dan mampu memberikan gambaran utuh tentang kemampuan siswa.

Selain sesi materi yang informatif, peserta juga mengikuti sesi praktik atau klinik pembuatan soal. Dalam sesi ini, panitia membagi peserta ke dalam beberapa kelompok diskusi, mendorong kolaborasi dan pertukaran ide.

Setiap kelompok bertugas merumuskan indikator dan butir soal TKA sesuai dengan jenjang kelas yang berbeda. Narasumber secara aktif mendampingi proses diskusi ini, memberikan arahan dan umpan balik yang konstruktif kepada setiap kelompok.

Dengan pendekatan pembelajaran yang holistik ini, peserta tidak hanya memperoleh pemahaman konseptual tentang penyusunan asesmen, tetapi juga mendapatkan pengalaman langsung dalam menghasilkan instrumen evaluasi pembelajaran yang efektif.

Kepala SD Al-Islam Cerme, Ibu Cicik Indrawati, menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap pelaksanaan workshop ini. Ia menilai bahwa kegiatan semacam ini memiliki manfaat yang jauh lebih luas dibandingkan dengan pelatihan internal sekolah biasa.

Menurut Cicik, workshop ini berfungsi sebagai wahana silaturahmi akademik yang berharga antarlembaga pendidikan. Selain itu, kegiatan ini juga berhasil memperkuat sinergi antara kedua sekolah dan PDM Gresik, menciptakan jalinan kerja sama yang solid.

“Melalui workshop ini, kami berharap seluruh guru mampu menyusun asesmen yang presisi,” ujar Cicik.

Ia melanjutkan, asesmen yang presisi tersebut diharapkan dapat “memotret kemampuan akademik siswa secara utuh.” Cicik juga mengapresiasi kehadiran narasumber dari PDM Gresik yang telah memberikan kontribusi besar dalam workshop ini.

“Kehadiran Ibu Ria Pusvitasari dan Ibu Luluk Zubaidah dari PDM Gresik menjadi momentum kolaborasi,” jelasnya, menegaskan pentingnya dukungan dari organisasi induk dalam peningkatan kualitas pendidikan.

Cicik juga secara hangat menyambut kehadiran para pendidik dari SD Muhammadiyah Benjeng, dan berharap seluruh peserta dapat saling berbagi praktik baik serta inovasi dalam proses pembelajaran.

Sinergi yang terjalin antara dua sekolah dasar ini, didukung oleh PDM Gresik, diharapkan dapat menghasilkan instrumen asesmen TKA yang sangat presisi. Instrumen ini nantinya akan menjadi fondasi penting dalam mendukung proses evaluasi kemampuan akademik siswa.

Lebih lanjut, hasil evaluasi yang akurat tersebut dapat menjadi pijakan strategis dalam merumuskan strategi pembelajaran yang lebih personal, efektif, dan berkualitas tinggi bagi seluruh siswa, sehingga setiap anak mendapatkan dukungan yang sesuai dengan kebutuhannya.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Merajut Asa di Ujung Laut: Bandara Masalembu, Jembatan Udara untuk Pulau Terpencil Sumenep

30 Sep 2026 - 06:14 WIB

Merajut Asa di Ujung Laut: Bandara Masalembu, Jembatan Udara untuk Pulau Terpencil Sumenep

Senja yang Tergelincir di Bibir Sumur: Kisah Pilu Lansia Madiun dalam Perbaikan Pompa Air

30 Sep 2026 - 06:13 WIB

Senja yang Tergelincir di Bibir Sumur: Kisah Pilu Lansia Madiun dalam Perbaikan Pompa Air

Peran Jurnalis Tagar.co Jembatani Kemitraan Aksara 2026 Unair

30 Sep 2026 - 06:12 WIB

Peran Jurnalis Tagar.co Jembatani Kemitraan Aksara 2026 Unair

Kepulangan Sunyi Tri Sutrisno: Jejak Duka dan Harapan Keselamatan Pasca Tragedi KMP Virgo Transport di Kediri

29 Sep 2026 - 21:04 WIB

Kepulangan Sunyi Tri Sutrisno: Jejak Duka dan Harapan Keselamatan Pasca Tragedi KMP Virgo Transport di Kediri

Masa Depan yang Terombang-ambing Ombak: Kisah Pendidikan Empat Putri Tihwin Pasca Tragedi Masalembo

29 Sep 2026 - 21:03 WIB

Masa Depan yang Terombang-ambing Ombak: Kisah Pendidikan Empat Putri Tihwin Pasca Tragedi Masalembo
Trending di Pendidikan