SURABAYA, KLIKMOJOK.COM – Peringatan Hari Menanam Pohon di SMP PGRI 6 Surabaya berlangsung istimewa dan penuh nilai edukatif, Jumat (28/11/2025). Mengusung semangat sekolah hijau dan berkarakter, seluruh warga sekolah terlibat langsung dalam rangkaian kegiatan yang menggabungkan tiga pilar utama: Menanam, Membersihkan, dan Berbagi.
Kegiatan dimulai dengan apel pagi yang diisi Salat Dhuha, Istighosah, serta pembacaan Hadad, dipimpin Ustad Mufid, S.Pd.I, Guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti. Dalam pengarahannya, ia menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga kelestarian bumi yang menjadi “paru-paru dunia”.

Usai apel, para siswa langsung bergerak menuju area yang telah disiapkan untuk penanaman. Beragam jenis tanaman ditanam di pot maupun di lahan kosong yang tersedia di lingkungan sekolah. Langkah ini menjadi upaya SMP PGRI 6 Surabaya—Sekolah Peduli Berbudaya Lingkungan yang berada di Jalan Bulak Rukem III No. 7–9, Wonokusumo, Semampir—untuk menciptakan suasana belajar yang lebih hijau, sejuk, dan nyaman.
Setiap tanaman yang ditanam menjadi simbol harapan para siswa untuk masa depan bumi yang lebih baik.
Tak hanya itu, kegiatan dilanjutkan dengan kerja bakti massal. Seluruh siswa membersihkan ruang kelas, halaman sekolah, selokan, hingga kamar mandi. Fokus utama aksi ini adalah penerapan pemilahan sampah organik dan anorganik sebagai bentuk pendidikan karakter peduli kebersihan sekaligus implementasi semangat Sekolah Adiwiyata.
Puncak kegiatan “Hari Menanam Pohon” ini ditutup dengan agenda Berbagi. Sekolah membagikan paket bingkisan berupa makanan dan kue kepada warga sekitar serta warga sekolah yang membutuhkan. Momen ini mengajarkan siswa tentang empati, rasa syukur, dan pentingnya kesalehan sosial.
Kepala SMP PGRI 6 Surabaya, yang juga Ketua MKKS SMP Swasta Surabaya Utara dan Mahasiswa S2 RPL Manajemen Pendidikan UNESA, menyampaikan rasa bangganya terhadap semangat siswa dalam mengikuti kegiatan tersebut.
“Kegiatan Hari Menanam Pohon ini bukan sekadar seremonial. Ini adalah laboratorium nyata bagi siswa untuk belajar mencintai alam, menjaga kebersihan, dan peduli pada sesama. Inilah implementasi nyata Profil Pelajar Pancasila,” ujarnya.
Ia berharap gerakan peduli lingkungan tidak berhenti pada kegiatan peringatan saja, melainkan menjadi gaya hidup seluruh siswa dalam aktivitas sehari-hari.
“Spegrinam Jaya, Lingkungan Lestari!” tutupnya.













