Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Pendidikan

Peringatan Maulid Nabi di Al-Muttaqin: Santri Teladani Rasulullah melalui Aksi Solidaritas Gempa Flores

badge-check

Peringatan Maulid Nabi di Al-Muttaqin: Santri Teladani Rasulullah melalui Aksi Solidaritas Gempa Flores Perbesar

KlikMojok – Peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw yang diselenggarakan oleh Lembaga Pendidikan Al-Qur’an (LPA) dan Madrasah Diniyah (Madin) Al-Muttaqin di Blimbing, Lamongan, pada Rabu, 2 September 2026, tidak hanya menjadi momen spiritual. Acara ini juga dimanfaatkan sebagai wadah kegiatan sosial untuk meringankan beban saudara-saudara yang terdampak musibah gempa di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kegiatan sosial ini merupakan bagian integral dari peringatan Maulid Nabi, yang bertujuan untuk menumbuhkan rasa kepedulian dan empati di kalangan santri serta seluruh elemen pendidikan di lembaga tersebut terhadap sesama yang membutuhkan.

Perayaan Maulid Nabi di LPA dan Madin Al-Muttaqin mengusung tema “Meneladani Sifat Nabi Muhammad Saw: Siddiq, Amanah, Tablig, Fathonah — Membangun Generasi Qur’ani yang Berakhlak Mulia dan Bermanfaat”. Tema ini menekankan pentingnya meneladani sifat-sifat luhur Nabi Muhammad Saw dalam kehidupan sehari-hari.

Acara tersebut dihadiri oleh para santri, orang tua mereka, serta dewan guru, menciptakan suasana yang hangat dan penuh kekeluargaan. Rangkaian kegiatan diisi dengan pembacaan selawat Nabi dan doa bersama, yang menambah kekhusyukan acara.

Rodhiyatul Ravika Rani, selaku Kepala LPA dan Madin Al-Muttaqin Blimbing, dalam sambutannya menegaskan bahwa peringatan Maulid Nabi kali ini bukan sekadar perayaan seremonial. Lebih dari itu, ia melihatnya sebagai kesempatan pembelajaran yang mendalam bagi seluruh santri untuk menginternalisasi nilai-nilai kebaikan.

“Peringatan maulid Nabi ini adalah pembelajaran nyata bagi santri LPA dan Madin Al-Muttaqin Blimbing. Kami ingin menanamkan pembiasaan indahnya berbagi, peduli, dan menolong sesama yang sedang kesusahan sebagaimana dicontohkan oleh Rasulullah Saw,” ujarnya, menggarisbawahi tujuan pendidikan akhlak dalam kegiatan ini.

Ia melanjutkan, Nabi Muhammad Saw mengajarkan umatnya untuk tidak hanya berbakti kepada Allah SWT, tetapi juga untuk menjadi penolong bagi mereka yang membutuhkan uluran tangan. Hal ini sejalan dengan semangat kegiatan sosial yang dilaksanakan.

”Selain itu, kami juga mengajak seluruh santri untuk senantiasa meneladani empat sifat utama kepribadian Rasulullah: Siddiq, Amanah, Tablig, dan Fathonah. Semoga sifat-sifat ini melekat pada setiap anak didik kita,” tambah Rodhiyatul Ravika Rani, berharap sifat-sifat mulia tersebut dapat menjadi karakter santri Al-Muttaqin.

Ustaz Qoyum Viky Firmansyah, S.Pd, hadir sebagai pemateri untuk menyampaikan tausiah. Dalam ceramahnya, beliau mengisahkan bagaimana Rasulullah Saw menjalani hidupnya dengan sifat kasih sayang yang tak terbatas kepada sesama manusia, bahkan kepada individu yang mungkin tidak membalas kasih sayangnya.

Ustaz Qoyum mengajak seluruh jemaah yang hadir untuk menjadikan momen Maulid Nabi ini bukan sekadar peringatan kelahiran. Lebih dari itu, ia menyerukan agar peringatan ini menjadi titik awal lahirnya semangat baru untuk senantiasa berbuat baik dan berbagi kepada sesama, meneladani ajaran Rasulullah.

Sementara itu, Ketua Yayasan Ma’had Al Muttaqin Blimbing, Muhammad Wahid, S.Pd.I., Gr., M.Pd., menyampaikan harapannya. Beliau menuturkan bahwa memperingati Maulid Nabi sejatinya berarti menghidupkan kembali nilai-nilai luhur yang telah dibawa oleh Nabi Muhammad Saw ke tengah umat manusia.

“Kita memperingati maulid Nabi bukan hanya untuk rindu, tetapi untuk meneladaninya. Rasulullah lahir membawa cahaya kasih sayang untuk seluruh alam. Maka sebagai umatnya, mari kita buktikan kerinduan kita dengan berbagi. Kepedulian kita terhadap saudara-saudara kita di Flores NTT adalah cerminan dari akhlak Rasulullah,” tegas Muhammad Wahid, menghubungkan rasa rindu dengan aksi nyata kepedulian.

Beliau juga berharap agar generasi santri Al-Muttaqin dapat tumbuh menjadi pribadi yang cerdas dalam membaca Al-Qur’an, memiliki hati yang mulia, ringan tangan untuk berbagi, dan pada akhirnya menjadi generasi yang bermanfaat bagi agama, masyarakat, bangsa, dan negara.

Acara ditutup dengan sesi pengumpulan donasi dari para hadirin. Dana yang berhasil terkumpul dari kegiatan ini kemudian disalurkan untuk membantu para korban musibah gempa bumi di Flores, NTT, mewujudkan semangat berbagi yang telah ditanamkan sepanjang acara.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Siswa Smamio Eksplorasi Sains dalam Al-Qur’an di Umsura, Asah Nalar Kritis dan Keimanan

10 Okt 2026 - 12:37 WIB

Siswa Smamio Eksplorasi Sains dalam Al-Qur’an di Umsura, Asah Nalar Kritis dan Keimanan

Membatik Bersama Ibu-Anak: KB/TK ABA 8 Sidoarjo Lestarikan Batik & Perkuat Bonding

10 Okt 2026 - 12:36 WIB

Membatik Bersama Ibu-Anak: KB/TK ABA 8 Sidoarjo Lestarikan Batik & Perkuat Bonding

Eksplorasi Peternakan: Outing Class KB Cahaya Aisyiyah Tingkatkan Keberanian dan Pengetahuan Anak Usia Dini

10 Okt 2026 - 09:43 WIB

Eksplorasi Peternakan: Outing Class KB Cahaya Aisyiyah Tingkatkan Keberanian dan Pengetahuan Anak Usia Dini

Optogenetika: Sakelar Cahaya Revolusioner Menguak Misteri Otak dan Potensi Pengobatan Masa Depan

10 Okt 2026 - 09:42 WIB

Optogenetika: Sakelar Cahaya Revolusioner Menguak Misteri Otak dan Potensi Pengobatan Masa Depan

Pelampung Harapan dan Pelajaran Pahit: Kisah Irwan Bertahan Hidup di Laut Setelah KMP Virgo Transport 8 Tenggelam

10 Okt 2026 - 06:13 WIB

Pelampung Harapan dan Pelajaran Pahit: Kisah Irwan Bertahan Hidup di Laut Setelah KMP Virgo Transport 8 Tenggelam
Trending di Pendidikan