Menu

Mode Gelap
SDIT Ar Ruhul Jadid Wakili Kecamatan Jombang di Pesta Siaga 2026 Belajar Tanggap Bencana, Siswa MIT Nurul Amal Praktik Penanganan Kebakaran Bersama BPBD Magetan Delapan Sekolah Resmi Bergabung, Anggota JSIT Jatim Kini 452 Sekolah Bullying hingga NAPZA Jadi Bahasan dalam Program DASH di SMP PGRI 6 Surabaya Tak Didampingi Orang Tua, Anak TKIT Permata Hati Berani Ikuti Pawai Dari Bacaan hingga Akhlak, JSIT Jatim Samakan Persepsi Mutu Pembelajaran Al-Qur’an

Berita Terkini

Limbah Jadi Karya Seni, SMP PGRI 6 Surabaya Ajarkan Daur Ulang Tutup Botol

badge-check


					Limbah Jadi Karya Seni, SMP PGRI 6 Surabaya Ajarkan Daur Ulang Tutup Botol Perbesar

SURABAYA – Kreativitas siswa SMP PGRI 6 Surabaya kembali ditunjukkan melalui kegiatan pembelajaran seni budaya dan prakarya. Memanfaatkan limbah tutup botol plastik dan logam, para siswa diajak mengubah barang yang kerap dianggap sampah menjadi gantungan kunci yang unik dan bernilai guna.

Kegiatan bertajuk Limbah Menjadi Karya ini dilaksanakan pada Kamis (15/1/2026) di Sekolah Inspirasi SMP PGRI 6 Surabaya yang berlokasi di Jalan Bulak Rukem III No 7-9, Kelurahan Wonokusumo, Kecamatan Semampir. Kegiatan dipandu langsung oleh guru Seni Budaya dan Prakarya, Nidya Verawati, S.Sos.

Sejak awal kegiatan, siswa tampak antusias mengikuti setiap tahapan pembuatan gantungan kunci dari tutup botol. Seluruh siswa membawa perlengkapan yang telah dipersiapkan dari rumah, mulai dari tutup botol bekas, ring gantungan kunci, lem, hingga bahan dekorasi seperti cat dan stiker.

Nidya Verawati menjelaskan, pemanfaatan tutup botol dipilih karena mudah ditemukan dan memiliki bentuk yang ideal untuk dijadikan media berkarya. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan menanamkan kesadaran siswa akan pentingnya menjaga lingkungan melalui daur ulang.

Dalam prosesnya, siswa dikenalkan dengan berbagai teknik pengolahan tutup botol, mulai dari menghias bagian dalam dengan gambar atau foto, menyatukan dua tutup botol untuk membentuk karakter lucu, hingga memipihkan tutup botol logam dan melukisnya dengan motif kreatif. Setiap karya kemudian dipasangi ring gantungan kunci agar dapat digunakan secara fungsional.

Menurut Kepala Sekolah Inspirasi SMP PGRI 6 Surabaya, H. Banu Atmoko, kegiatan ini menjadi sarana efektif untuk mengasah kreativitas sekaligus membangun karakter peduli lingkungan pada siswa.

“Membuat gantungan kunci dari tutup botol adalah cara sederhana namun bermakna untuk mengasah kreativitas. Dari sebuah benda kecil yang terabaikan, siswa belajar menciptakan sesuatu yang fungsional sekaligus bergaya,” ujarnya.

Banu Atmoko yang juga Ketua MKKS SMP Swasta Surabaya Utara dan mahasiswa S2 Manajemen Pendidikan UNESA menambahkan, kegiatan berbasis praktik seperti ini penting untuk menumbuhkan imajinasi, ketelitian, serta rasa percaya diri siswa dalam berkarya.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan sebagai bagian dari pembelajaran kontekstual di sekolah. Melalui aktivitas kreatif, siswa tidak hanya belajar seni, tetapi juga nilai tanggung jawab terhadap lingkungan sekitar.

“Kreativitas adalah kemampuan melihat permata di tengah tumpukan sampah. Sebuah tutup botol bukanlah akhir, melainkan awal dari sebuah karya seni,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

SDIT Ar Ruhul Jadid Wakili Kecamatan Jombang di Pesta Siaga 2026

13 Agustus 2026 - 16:01 WIB

Lagu MBG Viral, Golkar: Rakyat Senang itu Yang Penting

29 Mei 2026 - 13:15 WIB

Prabowo Beli Sapi Kurban dengan APBN, Gerindra: Sah dan Tidak Melanggar Hukum

27 Mei 2026 - 15:43 WIB

Mengenang Maria Bernadeth, Istri Pendiri Kompas Gramedia yang Berpulang

27 Mei 2026 - 10:14 WIB

Puncak Haji di Padang Arafah: 1,6 Juta Jemaah Berkumpul dalam Kekhusyukan

26 Mei 2026 - 21:37 WIB

Trending di Berita Terkini