Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Berita Terkini

Jelang Asesmen, MKKS SMA Swasta Sidoarjo Matangkan Penggunaan Format Rapor Terbaru

badge-check

MKKS SMA Swasta Sidoarjo Gelar Pelatihan Penggunaan Rapor Terbaru Perbesar

MKKS SMA Swasta Sidoarjo Gelar Pelatihan Penggunaan Rapor Terbaru

SIDOARJO – MKKS SMA Swasta Sidoarjo menggelar pelatihan pemantapan pembelajaran mendalam bagi wakil kepala sekolah bidang kurikulum, Kamis (20/11/2025). Kegiatan yang mengusung tema “Sosialisasi Format Rapor di Lingkungan MKKS SMAS Sidoarjo” ini berlangsung di Ruang Ki Hajar Dewantara SMA Antartika Sidoarjo.

Pelatihan dipandu langsung Ketua MKKS SMA Swasta Sidoarjo, H. Moch. Anas, S.Pd., M.Si. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya sekolah mempersiapkan format rapor terbaru. Hal ini mengingat seluruh sekolah akan melaksanakan asesmen pada awal Desember mendatang.

Menurut Anas, implementasi pembelajaran mendalam menuntut adanya penyesuaian rapor agar sesuai ketentuan terbaru. Persiapan ini dinilai penting agar sekolah bisa memberikan laporan hasil belajar yang akurat dan sesuai standar.

Sejumlah pengurus MKKS turut hadir dalam kegiatan ini, di antaranya Kepala SMA Antartika Sidoarjo, Mudjaini Achmad, S.Pd., M.Pd., serta Kepala SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo, M. Zainul Arifin, S.Kom., M.M. Dengan slogan “MKKS SMA Swasta Sidoarjo Hebat Semua Maju Bersama,” pengurus berharap seluruh sekolah dapat terus meningkatkan kualitas pembelajaran.

MKKS SMA Swasta Sidoarjo Gelar Pelatihan Penggunaan Rapor Terbaru

Dalam sesi inti, pengurus menghadirkan Koordinator Pengawas Cabdin Sidoarjo, Drs. Agus Subekti, M.Si., sebagai narasumber. Pada paparan awal, Agus menjelaskan penerapan kegiatan kokurikuler yang berfungsi sebagai penguatan, pendalaman, atau pengayaan intrakurikuler, terutama dalam pengembangan kompetensi dan karakter.

Ia menyebut kompetensi yang dikembangkan mencakup delapan dimensi profil lulusan, yakni keimanan dan ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, serta komunikasi.

Agus juga menjelaskan perbedaan antara kokurikuler dan Program P5 pada Kurikulum Merdeka sebelumnya. Jika P5 dibuat per fase, maka rapor kokurikuler diterbitkan setiap semester. Sekolah pun diberi kebebasan menentukan jumlah tema sesuai kemampuan masing-masing.

Format rapor terbaru yang dipaparkan Agus terdiri dari empat modul, yaitu nilai guru, rapor semester, rapor sisipan, dan modul untuk wali kelas. Seluruh modul dirancang lengkap namun mudah digunakan sekolah.

Agus berharap format tersebut dapat memudahkan guru dan sekolah dalam menyusun rapor yang selaras dengan ketentuan terbaru.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

IYF #2 JSIT Probolinggo Jadi Wadah Pelajar Optimalkan Prestasi

20 Sep 2026 - 06:24 WIB

IYF #2 JSIT Probolinggo Jadi Wadah Pelajar Optimalkan Prestasi

Siswa SMP PGRI 6 Surabaya Unjuk Kemampuan di Science Olympiad 2026

16 Sep 2026 - 19:10 WIB

Siswa SMP PGRI 6 Surabaya Unjuk Kemampuan di Science Olympiad 2026

JSIT Jatim Gandeng BBPPMPV BOE Malang, Bidik Penguatan Kompetensi Guru dan Potensi Siswa

11 Sep 2026 - 04:37 WIB

JSIT Jatim Gandeng BBPPMPV BOE Malang, Bidik Penguatan Kompetensi Guru dan Potensi Siswa

Warga Bangunsari Madiun Tolak TPST, Sosialisasi DLH Berujung Mediasi Tanpa Keputusan Final

24 Agu 2026 - 10:54 WIB

Warga Bangunsari Madiun Tolak TPST, Sosialisasi DLH Berujung Mediasi Tanpa Keputusan Final

7 Hektare Lahan Jati di Gunung Bungkuk Magetan Hangus Terbakar, BPBD Ingatkan Warga Waspada

24 Agu 2026 - 06:13 WIB

7 Hektare Lahan Jati di Gunung Bungkuk Magetan Hangus Terbakar, BPBD Ingatkan Warga Waspada
Trending di Berita Terkini