Menu

Otomatis
Breaking News

Berita Terkini

Banjir Sidoarjo Makin Parah: Sungai Sidokare Meluap, Permukiman Tergenang

badge-check

Banjir Parah di Sidoarjo - Klikmojok.com Perbesar

Banjir Parah di Sidoarjo - Klikmojok.com

Tidak butuh waktu lama bagi hujan deras di Sidoarjo untuk berubah menjadi genangan luas. Rabu sore (19/11), hanya dalam hitungan menit setelah awan gelap mengguyur kota, sejumlah wilayah langsung tergenang. Air naik cepat, menyisakan warga yang terpaksa berhenti beraktivitas dan menunggu situasi kembali aman.

Sekitar pukul 15.00 WIB, intensitas hujan meningkat drastis. Sungai Sidokare yang berada di jalur utama aliran air Sidoarjo tak mampu lagi menahan debit yang terus bertambah. Air meluap dengan cepat, dipicu tumpukan sampah dan eceng gondok yang menyumbat aliran. Dalam waktu singkat, sungai mencapai level siaga.

Kawasan permukiman menjadi yang paling terdampak. Di Kelurahan Magersari, air setinggi 20 cm merendam tiga titik RT dan membuat sejumlah akses lingkungan terputus. Banjarbendo juga menghadapi kondisi serupa, dengan genangan yang membentang hampir di seluruh jalur permukiman.

Di Sidokare, kondisi lebih berat. Genangan mencapai 30 cm di beberapa RT, sementara di Desa Sidoklumpuk ketinggian air menyentuh 35 cm. Aktivitas warga perlahan terganggu, terutama bagi mereka yang harus keluar rumah untuk bekerja maupun berbelanja kebutuhan harian.

Kecamatan Candi pun tidak luput dari dampak banjir. Desa Balonggabus tergenang setinggi 15–25 cm, sedangkan Balaidesa Klurak ikut terendam sekitar 10 cm. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kondisi ini membuat warga harus meningkatkan kewaspadaan—terutama menjelang malam saat potensi hujan susulan masih tinggi.

BPBD Sidoarjo bergerak cepat. Begitu laporan pertama masuk, tim langsung diterjunkan ke titik-titik genangan untuk melakukan asesmen. Koordinasi dengan perangkat desa dan kecamatan turut dilakukan guna memastikan kebutuhan warga terpenuhi.

“Tim sudah bergerak sejak laporan pertama masuk untuk memetakan lokasi genangan,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Sidoarjo, Yoli Wisnu, Kamis (20/11).

Yoli menjelaskan, limpasan Sungai Sidokare terjadi akibat kenaikan debit yang sangat cepat. Penyumbatan oleh sampah dan eceng gondok menjadi faktor utama air meluap ke permukiman.

“Debit sungai naik karena aliran tersumbat sampah dan eceng gondok sehingga air meluap ke permukiman,” tambahnya.

Hingga saat ini, BPBD memastikan proses penanganan berjalan lancar. Pemantauan tinggi air dilakukan terus menerus, dan informasi terbaru akan disampaikan jika terjadi perubahan situasi. Meski demikian, warga diimbau tetap waspada mengingat cuaca tidak menentu dan potensi banjir susulan masih mungkin terjadi.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

JSIT Jatim Gandeng BBPPMPV BOE Malang, Bidik Penguatan Kompetensi Guru dan Potensi Siswa

11 Sep 2026 - 04:37 WIB

JSIT Jatim Gandeng BBPPMPV BOE Malang, Bidik Penguatan Kompetensi Guru dan Potensi Siswa

Warga Bangunsari Madiun Tolak TPST, Sosialisasi DLH Berujung Mediasi Tanpa Keputusan Final

24 Agu 2026 - 10:54 WIB

Warga Bangunsari Madiun Tolak TPST, Sosialisasi DLH Berujung Mediasi Tanpa Keputusan Final

7 Hektare Lahan Jati di Gunung Bungkuk Magetan Hangus Terbakar, BPBD Ingatkan Warga Waspada

24 Agu 2026 - 06:13 WIB

7 Hektare Lahan Jati di Gunung Bungkuk Magetan Hangus Terbakar, BPBD Ingatkan Warga Waspada

Kecelakaan Maut Bojonegoro: Nenek 85 Tahun Tewas Terlindas Truk Saat Motor Salip dari Kiri

23 Agu 2026 - 16:58 WIB

Kecelakaan Maut Bojonegoro: Nenek 85 Tahun Tewas Terlindas Truk Saat Motor Salip dari Kiri

Jombang Siapkan 99 Masjid Ramah Muktamirin, Fasilitasi Ribuan Peserta Muktamar NU

23 Agu 2026 - 16:57 WIB

Jombang Siapkan 99 Masjid Ramah Muktamirin, Fasilitasi Ribuan Peserta Muktamar NU
Trending di Berita Terkini