KlikMojok – Untuk mempererat kemitraan dan membangun sinergi pendidikan yang berkualitas, SD Muhammadiyah Kompleks Gresik (SD Mugres) Kampus A kembali mengadakan kegiatan Sambung Rasa. Diselenggarakan pada Jumat, 30 Oktober 2026, acara ini bertujuan untuk memfasilitasi komunikasi terbuka, pertukaran aspirasi, serta kolaborasi antara pihak sekolah, komite, dan para wali murid demi mendukung perkembangan optimal anak.
Membangun fondasi pendidikan yang kokoh dan berkualitas tinggi memerlukan keterlibatan aktif dari kedua belah pihak, yakni sekolah dan keluarga, yang berjalan seiringan. Dalam upaya memperkuat sinergi tersebut, SD Mugres Kampus A berkolaborasi dengan Komite SD Mugres untuk kembali menyelenggarakan Sambung Rasa pada tanggal 30 Oktober 2026.
Acara Sambung Rasa ini dirancang untuk menciptakan suasana pertemuan yang lebih santai dan akrab, memungkinkan interaksi yang nyaman antara para wali murid, kepala sekolah, kepala urusan (kaur), serta seluruh pengurus komite.
Dalam agenda yang penuh kehangatan ini, pihak sekolah secara proaktif membuka kesempatan seluas-luasnya bagi para orang tua. Mereka dapat dengan leluasa menyampaikan berbagai pengalaman, aspirasi, dan masukan konstruktif yang berkaitan erat dengan penyelenggaraan pendidikan di SD Mugres.
Rangkaian kegiatan Sambung Rasa diawali oleh panitia dengan sesi senam bersama yang penuh semangat di halaman AR Fakhruddin Square. Setelah menyelesaikan aktivitas fisik tersebut, seluruh peserta kemudian melanjutkan acara ke lokasi berikutnya, yaitu Kantin Asy-Syams yang berada di lingkungan SD Mugres Kampus A.
Perubahan suasana dari kegiatan olahraga yang energik menuju forum pertemuan yang lebih santai ini sengaja dirancang sebagai strategi efektif untuk membangun keakraban dan memecah kekakuan di antara peserta, sebelum mereka memasuki sesi diskusi inti.
Sesi senam pagi yang meriah dipimpin oleh Amira Bahasuan, seorang instruktur senam zumba yang kebetulan juga merupakan salah satu wali murid di SD Mugres. Dengan iringan musik yang bersemangat dan ceria, seluruh peserta mengikuti setiap gerakan senam secara serentak dan antusias.
Momen senam bersama ini berhasil menciptakan suasana yang sangat akrab dan hangat, sekaligus menjadi kesempatan berharga bagi para orang tua untuk berinteraksi dan bersosialisasi satu sama lain di luar rutinitas harian mereka saat mengantar atau menjemput anak.
Setelah selesai berolahraga, panitia mengundang seluruh peserta untuk menikmati sarapan bersama yang telah disediakan secara gratis di Kantin Asy-Syams. Para peserta diberikan kebebasan untuk memilih beragam menu hidangan yang tersedia. Momen santap pagi ini juga dimanfaatkan sebagai ajang bagi wali murid dan jajaran sekolah untuk berbincang-bincang lebih akrab sebelum memasuki sesi agenda utama.
Usai menikmati sarapan, seluruh peserta kemudian mengikuti sesi bincang santai yang merupakan inti dari kegiatan Sambung Rasa. Dalam atmosfer yang hangat dan penuh kekeluargaan, para wali murid memperoleh kesempatan untuk secara terbuka menyampaikan berbagai pandangan dan pengalaman mereka selama mendampingi anak-anak dalam proses pembelajaran di sekolah.
Diskusi dalam sesi ini berkembang luas, mencakup beragam topik penting. Pembahasan meliputi perkembangan murid, evaluasi pelaksanaan program pendidikan, kualitas pelayanan sekolah, hingga berbagai kegiatan yang melibatkan partisipasi anak-anak. Melalui sesi diskusi dan tanya jawab yang interaktif, para peserta aktif menyampaikan pertanyaan, mengutarakan usulan, dan memberikan kritik konstruktif.
Forum ini secara khusus dirancang untuk memberikan kesempatan yang berharga bagi para orang tua agar dapat menyampaikan pendapat dan aspirasi mereka secara langsung kepada pihak manajemen sekolah.
Tidak hanya mendengarkan apresiasi dan pujian terhadap program yang telah berjalan, jajaran pimpinan sekolah juga dengan terbuka menerima berbagai catatan dan masukan. Catatan-catatan ini akan menjadi bahan pertimbangan yang sangat berharga dalam upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan di SD Mugres.
Kepala sekolah, didampingi oleh para kepala urusan (kaur), memberikan tanggapan yang komprehensif terhadap setiap pertanyaan dan masukan yang disampaikan oleh wali murid. Proses komunikasi berlangsung secara transparan dan terbuka, memastikan bahwa setiap peserta memiliki kesempatan yang sama untuk mengemukakan pandangan dan pemikirannya.
Beberapa wali murid secara khusus menyampaikan apresiasi mereka terhadap program-program pendidikan yang telah sukses berjalan. Selain itu, mereka juga mengungkapkan harapan agar pihak sekolah senantiasa menjaga dan memperkuat jalinan komunikasi yang baik dengan keluarga murid.
Di sisi lain, beragam masukan dan saran yang disampaikan selama kegiatan ini memberikan perspektif tambahan yang sangat berharga bagi pihak sekolah. Hal ini membantu dalam mengevaluasi secara menyeluruh pelaksanaan program yang ada dan merancang strategi perbaikan yang lebih efektif untuk masa mendatang.
Wakil Kepala SD Mugres Kampus A, Hadi Purnomo, S.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan Sambung Rasa merupakan salah satu upaya strategis yang dilakukan sekolah untuk senantiasa menjaga kedekatan dan keakraban dengan para wali murid.
Menurut Hadi Purnomo, komunikasi yang efektif dan terjalin dengan baik memegang peranan krusial dalam membangun rasa saling percaya serta menyelaraskan upaya pendampingan anak antara lingkungan sekolah dan keluarga.
“Sekolah tidak bisa berjalan sendiri dalam mendampingi tumbuh kembang murid. Kami membutuhkan keterlibatan dan dukungan orang tua,” tegas Hadi.
Oleh karena itu, lanjut Hadi, Sambung Rasa diciptakan sebagai sebuah ruang yang aman dan nyaman bagi semua pihak untuk saling mendengarkan, bertukar pikiran, serta menyampaikan berbagai hal secara transparan dan terbuka.
“Kami ingin setiap wali murid merasa memiliki kesempatan untuk terlibat dalam perkembangan sekolah,” ungkapnya lebih lanjut.
Hadi Purnomo juga menambahkan bahwa setiap masukan yang datang dari wali murid merupakan bahan yang sangat berharga bagi pihak sekolah. Melalui pola komunikasi dua arah seperti ini, sekolah dapat memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai pengalaman serta harapan yang dimiliki oleh para orang tua.
Sebaliknya, para orang tua juga memiliki kesempatan untuk memahami berbagai pertimbangan yang mendasari keputusan sekolah dalam menjalankan setiap program pendidikan.
“Kami berharap komunikasi seperti ini tidak berhenti dalam kegiatan Sambung Rasa saja, tetapi terus tumbuh dalam keseharian. Ketika sekolah dan keluarga saling percaya serta memiliki tujuan yang sejalan, kita akan lebih mudah bekerja sama dalam memberikan pendampingan terbaik bagi anak-anak,” pungkas Hadi dengan penuh harap.
Pengurus Komite SD Mugres turut menyambut positif inisiatif kegiatan Sambung Rasa ini. Mereka berpendapat bahwa pertemuan informal semacam ini berhasil menciptakan suasana yang jauh berbeda dan lebih kondusif dibandingkan dengan rapat atau pertemuan resmi yang cenderung formal.
Dalam atmosfer yang lebih santai dan cair, para wali murid merasa lebih leluasa untuk berinteraksi, menyampaikan pendapat, serta berbagi pandangan tanpa ada rasa sungkan atau canggung.












