SURABAYA — Peningkatan kualitas guru menjadi salah satu kunci menghadirkan pendidikan yang bermutu. Semangat itulah yang melandasi kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Program Studi Magister Manajemen Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor di Sekolah Inspirasi SMP PGRI 6 Surabaya, Kamis (22/10). Melalui pelatihan berbasis Tree HR Framework dan Jaringan Komunikasi (Jarkom), kegiatan ini mendorong penguatan kompetensi pendidik sekaligus membangun tata kelola sekolah yang lebih efektif dan kolaboratif.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 tersebut digelar di ruang kelas VII SMP PGRI 6 Surabaya, Jalan Bulak Rukem III Nomor 7–9, Kelurahan Wonokusumo, Kecamatan Semampir. Kedatangan rombongan akademisi UIKA Bogor disambut dengan Tari Remo yang dibawakan Siti Nur Amelia, siswi kelas IX SMP PGRI 6 Surabaya.
Mengusung tema “Peningkatan Kapasitas Guru SMP PGRI 6 Surabaya Melalui Pelatihan Berbasis Tree HR Framework dan Jaringan Komunikasi (Jarkom)”, kegiatan ini menjadi ruang berbagi pengetahuan antara perguruan tinggi dan praktisi pendidikan. Para guru diajak memahami pentingnya pengelolaan sumber daya manusia, penguatan kompetensi, serta komunikasi yang efektif dalam mendukung kemajuan sekolah.
Kepala SMP PGRI 6 Surabaya, H. Banu Atmoko, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa pengembangan kapasitas guru perlu dilakukan secara berkelanjutan agar sekolah mampu menjawab tantangan pendidikan yang terus berkembang.
“Melalui materi Tree HR Framework, kami berharap para pendidik semakin termotivasi memperkuat kompetensi diri, membangun etos kerja yang berakar pada nilai-nilai profesionalisme, serta mengoptimalkan potensi terbaik peserta didik. Ibarat pohon, pendidikan membutuhkan akar yang kuat agar dapat tumbuh kokoh dan menghasilkan buah yang berkualitas,” ujarnya.
Banu yang juga menjabat Ketua MKKS SMP Swasta Surabaya Utara dan Wakil Ketua MKKS SMP Swasta Kota Surabaya menambahkan, penguatan jaringan komunikasi tidak kalah penting dalam mendukung efektivitas pengelolaan sekolah.
Menurut dia, komunikasi yang solid dapat memperkuat koordinasi internal, memperlancar pelaksanaan program, serta membangun sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan. Dengan demikian, setiap unsur sekolah dapat bergerak bersama untuk mencapai tujuan pendidikan.
Perkuat Manajemen dan Komunikasi Sekolah
Dalam pelatihan tersebut, Tree HR Framework menjadi salah satu materi utama untuk memahami pengembangan sumber daya manusia secara menyeluruh. Kerangka ini menggunakan analogi pohon, mulai dari akar yang menggambarkan nilai dasar dan kompetensi, batang yang merepresentasikan struktur serta strategi kepemimpinan, hingga buah sebagai gambaran hasil kinerja.
Pendekatan tersebut mengajak para guru melihat pengembangan profesionalisme bukan sekadar sebagai pemenuhan kewajiban administratif, melainkan sebagai proses berkelanjutan yang membutuhkan kompetensi, motivasi, evaluasi, dan dukungan lingkungan kerja.
Sementara itu, materi Jaringan Komunikasi (Jarkom) menitikberatkan pada pentingnya membangun komunikasi yang efektif di lingkungan sekolah maupun dengan pihak eksternal. Koordinasi yang baik diharapkan dapat mendukung kelancaran program sekolah, memperkuat kerja sama, dan menciptakan iklim kerja yang kondusif.
Antusiasme peserta terlihat dalam diskusi dan sesi tanya jawab. Para guru berkesempatan membahas berbagai tantangan manajerial yang dihadapi di lapangan sekaligus bertukar gagasan mengenai solusi yang dapat diterapkan sesuai kebutuhan sekolah.
Teken Kerja Sama, Libatkan Dinas Pendidikan
Salah satu agenda penting dalam kegiatan tersebut adalah penandatanganan Implementation Agreement (IA) antara SMP PGRI 6 Surabaya dan Universitas Ibn Khaldun Bogor. Penandatanganan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan kelembagaan sekaligus membuka peluang kolaborasi pendidikan yang berkelanjutan.
Prosesi tersebut disaksikan Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Achamad Eka Mardijanto, S.P., S.Sos. Kehadiran perwakilan Dinas Pendidikan menambah dimensi kolaborasi antara perguruan tinggi, satuan pendidikan, dan pemangku kebijakan pendidikan daerah.
Dalam kesempatan yang sama, pihak SMP PGRI 6 Surabaya menyerahkan cendera mata berupa vandel kepada Universitas Ibn Khaldun Bogor dan Dinas Pendidikan Kota Surabaya. Buku karya H. Banu Atmoko juga diberikan sebagai bagian dari apresiasi dan upaya mempererat hubungan antarlembaga.
Bagi SMP PGRI 6 Surabaya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi forum peningkatan kapasitas guru, tetapi juga bagian dari pengembangan jejaring kemitraan untuk mendukung peningkatan mutu pendidikan.
Melalui kolaborasi ini, sekolah berharap para pendidik semakin siap menghadapi dinamika pendidikan modern dengan kompetensi yang terus berkembang, kemampuan manajerial yang lebih baik, serta keterampilan komunikasi yang efektif.
Kerja sama tersebut sekaligus menjadi wujud kontribusi perguruan tinggi dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya melalui pengabdian kepada masyarakat. Sinergi antara kampus dan sekolah diharapkan dapat terus dikembangkan agar hasil pengembangan ilmu pengetahuan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan, khususnya di Kota Surabaya.












