KlikMojok – Muhammad Thoha Mahsun, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Gresik, menyerukan kepada para siswa untuk melihat Festival Faqih Usman (FFU) sebagai platform penting. Ia menekankan agar FFU dimanfaatkan sebagai sarana untuk mengasah potensi diri, memperkaya pengalaman, serta membangun jaringan persahabatan antar-sekolah Muhammadiyah.
Dalam kesempatan tersebut, Muhammad Thoha Mahsun secara khusus mengingatkan seluruh peserta Festival Faqih Usman (FFU) X 2026. Ia menekankan bahwa keberhasilan dalam mengikuti kompetisi ini tidak boleh semata-mata diukur dari kemenangan yang diraih.
Pesan inspiratif ini disampaikan oleh Thoha Mahsun ketika ia memberikan sambutan pembukaan FFU X 2026 yang berlangsung di Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) pada hari Sabtu, 17 Oktober 2026.
Thoha menyampaikan apresiasinya yang tinggi kepada Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen dan PNF) PDM Gresik. Apresiasi ini diberikan atas konsistensi dan istikamah mereka dalam menyelenggarakan Festival Faqih Usman setiap tahunnya.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan harapannya agar kegiatan FFU ini dapat terus berperan sebagai wadah penting bagi para siswa. Melalui festival ini, siswa diharapkan dapat terus mengembangkan berbagai kemampuan dan mempersiapkan diri untuk mengikuti kompetisi atau ajang yang skalanya lebih tinggi di masa mendatang.
Kepada seluruh siswa peserta, Thoha berpesan secara langsung, “Jadikan event ini untuk berprestasi di bidang masing-masing yang disenangi dan dikuasai.”
Thoha juga memberikan motivasi agar para peserta tidak merasa berkecil hati atau putus asa apabila pada FFU tahun ini mereka belum berhasil mencapai posisi terbaik atau meraih juara.
“Kalau tahun ini belum juara satu, enggak apa-apa. Nanti bisa juara dua, juara tiga, atau juara pada kesempatan berikutnya,” ujarnya, memberikan semangat.
Ia menambahkan, khususnya bagi siswa-siswi yang masih berada di kelas awal, peluang untuk kembali berpartisipasi dalam Festival Faqih Usman di tahun-tahun mendatang masih sangat terbuka lebar.
Selain itu, Thoha mengingatkan bahwa fakta bahwa seorang siswa telah terpilih untuk mewakili sekolahnya masing-masing dalam ajang ini sudah merupakan sebuah pencapaian dan pengalaman yang sangat berharga.
“Anak-anak sudah terpilih di sekolah masing-masing, mewakili sekolah masing-masing di event ini. Itu sesuatu yang sangat berharga,” katanya menegaskan.
Thoha melanjutkan, Festival Faqih Usman juga berfungsi sebagai platform penting yang memberikan kesempatan bagi siswa-siswi dari berbagai sekolah Muhammadiyah untuk berinteraksi dan saling mengenal satu sama lain.
“Kalian bisa kenalan dengan teman-teman dari sekolah yang lain, kemudian bisa berbagi bagaimana kemajuan di sekolah kita masing-masing,” tuturnya, menyoroti manfaat jejaring sosial.
Di samping fokus pada FFU, Muhammad Thoha Mahsun juga mengalihkan perhatiannya pada isu persiapan Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang krusial.
Ia secara tegas meminta seluruh sekolah Muhammadiyah yang berada di Kabupaten Gresik untuk mempersiapkan TKA ini dengan sangat serius. “TKA-nya juga dipikirkan serius supaya bisa memiliki predikat terbaik di Kabupaten Gresik,” pesannya.
Menurut Thoha, para kepala sekolah memiliki peran penting dalam memastikan persiapan TKA dilakukan sebaik mungkin. Ia menyarankan agar mereka banyak belajar dan berkonsultasi dengan pihak-pihak yang telah memiliki pengalaman sukses dalam menghadapi Tes Kemampuan Akademik sebelumnya.
“Minimal harus terbaik di Kabupaten Gresik untuk TKA-nya. Bagaimana caranya? Saya titip kepada Bapak-Ibu kepala sekolah, persiapkan dengan sebaik-baiknya. Banyak belajar kepada teman-teman kita yang sudah memiliki pengalaman,” ujarnya, menekankan pentingnya strategi dan pembelajaran.
Mengakhiri sambutannya, Thoha Mahsun menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh peserta dan panitia yang telah bekerja keras. Ia lantas mengajak seluruh hadirin untuk bersama-sama membaca basmalah sebagai simbol resmi dibukanya Festival Faqih Usman X 2026.
“Ayo kita buka Festival Faqih Usman tahun 2026 ini dengan membaca bismillah bersama-sama,” katanya.
Dengan serentak, hadirin mengikuti ajakan tersebut dengan mengucapkan, “Bismillahirrahmanirrahim.”












