Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Review

Nasi Serpang Bu Al Ampel: Resep Madura Otentik yang Legendaris

badge-check

Nasi Serpang Bu Al Ampel: Resep Madura Otentik yang Legendaris Perbesar

KlikMojok – Di tengah hiruk pikuk kawasan Kali Mati, Ampel, Surabaya Utara, sebuah aroma rempah dan lauk hasil laut yang menggoda selalu menyambut sejak pagi. Tak heran jika Nasi Serpang Bu Al menjadi salah satu kuliner sarapan yang paling diburu, menawarkan kelezatan khas Madura yang otentik.

Di antara deretan lapak kaki lima yang berjajar, Nasi Serpang Bu Al selalu menonjol sebagai destinasi sarapan yang tak pernah sepi dari antrean pembeli, membuktikan popularitasnya di kalangan pecinta kuliner.

Lapak sederhana milik Bu Al ini berlokasi strategis, tepat di seberang Depot Sop Buntut Ganefo. Sejak dini hari, para pelanggan sudah mulai berdatangan untuk menikmati sajian nasi campur khas Madura ini, yang terkenal dengan pilihan lauknya yang sangat melimpah.

Daya tarik utama Nasi Serpang Bu Al terletak pada perpaduan lauk hasil laut, daging, serta racikan bumbu rempah khas Bangkalan yang begitu kuat. Setiap porsi disajikan dengan nasi hangat mengepul, ditemani aneka lauk menggugah selera seperti kerang masak merah, udang goreng renyah, tongkol bumbu habang, dendeng sapi gurih, tahu bumbu Bali, dan juga telur rebus.

Kelezatan hidangan ini semakin lengkap dengan tambahan rempeyek kacang yang renyah atau pilihan kerupuk rambak, bahkan rambak udang. Selain Nasi Serpang, lapak ini juga menawarkan opsi lain yang tak kalah menarik, yaitu nasi jagung komplit yang disajikan bersama sambal terong, teri, dan ikan asin.

Untuk menyempurnakan cita rasa, setiap sajian diperkaya dengan siraman kuah santan kental yang kaya rasa dan gurih, dipadukan dengan sambal terasi pedas manis yang menggigit lidah.

Rahasia di balik cita rasa otentik Nasi Serpang Bu Al terletak pada resep keluarga yang telah diwariskan secara turun-temurun dari generasi ke generasi.

Bu Al, yang merupakan pemilik sekaligus pengelola lapak, mengungkapkan bahwa resep istimewa ini berasal dari neneknya yang tinggal di Desa Serpang, Bangkalan, Madura. Ia menegaskan bahwa seluruh bumbu rempah diracik sendiri secara tradisional, tanpa sedikit pun menggunakan bumbu instan atau bumbu jadi.

“Resep ini asli dari nenek di Bangkalan. Semua bumbu rempah kami racik sendiri, tidak ada yang beli bumbu jadi. Olahan kerang dan udangnya juga harus segar, kalau tidak segar rasanya beda dan cepat basi,” tutur Bu Al saat berbincang di tengah kesibukannya melayani pelanggan pada Senin (28/9/2026).

Bu Al sendiri telah setia berjualan di lokasi ini selama lebih dari satu dekade. Ia menjelaskan bahwa salah satu ciri khas utama Nasi Serpang terletak pada proses pengolahan lauknya yang melibatkan penggunaan kuah santan kental, diperkaya dengan cita rasa rempah yang sangat kuat dan mendalam.

Kuah kental berempah tersebut meresap sempurna ke dalam setiap lauk, seperti telur dan ikan tongkol, menciptakan kombinasi rasa gurih yang mendalam dan kaya akan aroma rempah yang otentik.

Ia menambahkan, “Banyak pembeli bilang suka karena pilihan lauknya lengkap. Ada daging, ada hasil lautnya juga. Paling favorit biasanya kerang bumbu merah sama rempeyek renyahnya.”

Lapak Nasi Serpang Bu Al ini mulai membuka layanannya sekitar pukul 06.00 WIB setiap harinya. Sejak jam-jam awal pagi, para pembeli sudah tampak berdatangan untuk memilih sendiri lauk pauk yang mereka inginkan sesuai selera.

Hebatnya, dalam satu hari, seluruh dagangan Nasi Serpang Bu Al seringkali ludes terjual bahkan sebelum waktu makan siang tiba. Harga yang ditawarkan pun sangat terjangkau, berkisar antara Rp10.000 hingga Rp25.000 per porsi, tergantung pada jumlah dan jenis lauk tambahan yang dipilih oleh pelanggan.

Pelanggan Nasi Serpang Bu Al tidak hanya berasal dari warga sekitar kawasan Ampel, tetapi juga dari berbagai wilayah lain di Surabaya. Salah satunya adalah Ardian, seorang warga Gunungsari, yang mengaku rutin menyempatkan diri mampir bersama keluarganya setiap akhir pekan.

Ardian juga sering datang pada hari-hari biasa, terutama saat ia merasa rindu dengan kelezatan nasi jagung komplit atau Nasi Serpang Bu Al. Ia juga menyebutkan bihun manis sebagai salah satu hidangan khas yang tak boleh dilewatkan di tempat ini.

“Rasa rempahnya berani dan gurihnya pas. Tongkolnya tidak amis sama sekali, ditambah sambalnya mantap. Kalau ke daerah sini pasti menyempatkan sarapan Nasi Serpang dulu,” pungkas Ardian, membagikan kesan positifnya.

Kehadiran Nasi Serpang Bu Al membuktikan bahwa kuliner sederhana di kawasan Ampel tetap memiliki daya tarik yang kuat dan tak lekang oleh waktu. Kombinasi resep keluarga yang otentik, pilihan lauk yang beragam, serta cita rasa rempah Madura yang khas, menjadi magnet ampuh yang membuat para pelanggan selalu ingin kembali.

Bagi para pemburu kuliner yang kebetulan sedang berada di kawasan Kali Mati, Surabaya Utara, Nasi Serpang Bu Al adalah pilihan sarapan yang sangat direkomendasikan. Ini adalah kesempatan sempurna untuk mencicipi sajian khas Madura yang lezat dengan harga yang relatif ramah di kantong.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Sheraton Surabaya Gelar ‘Heart Beats’: Wellness Terintegrasi untuk Kesehatan Jantung

28 Sep 2026 - 21:07 WIB

Sheraton Surabaya Gelar ‘Heart Beats’: Wellness Terintegrasi untuk Kesehatan Jantung

Sukses CFD Purwoharjo Banyuwangi: Ribuan Warga dan 500 UMKM Raih Berkah di Jalur Asri Perhutani

28 Sep 2026 - 15:21 WIB

Sukses CFD Purwoharjo Banyuwangi: Ribuan Warga dan 500 UMKM Raih Berkah di Jalur Asri Perhutani

Peringatan PISA: Fondasi Literasi dan Numerasi Pendidikan Indonesia Wajib Dikokohkan Sejak Dini, Ini Tantangannya!

28 Sep 2026 - 06:15 WIB

Peringatan PISA: Fondasi Literasi dan Numerasi Pendidikan Indonesia Wajib Dikokohkan Sejak Dini, Ini Tantangannya!

REVOLUSI KESEJAHTERAAN! Guru PPPK Paruh Waktu Resmi Naik Status Penuh Waktu Mulai 2027, Gaji dan Tunjangan Langsung Ditanggung Pusat

27 Sep 2026 - 18:49 WIB

REVOLUSI KESEJAHTERAAN! Guru PPPK Paruh Waktu Resmi Naik Status Penuh Waktu Mulai 2027, Gaji dan Tunjangan Langsung Ditanggung Pusat

Menganyam Jejaring dan Ekonomi Kreatif: Inisiatif Diana Sasa Ajak Anak Muda Magetan Gowes dan Ngopi

27 Sep 2026 - 18:47 WIB

Menganyam Jejaring dan Ekonomi Kreatif: Inisiatif Diana Sasa Ajak Anak Muda Magetan Gowes dan Ngopi
Trending di Review