KlikMojok – Perjalanan kereta api (KA) Sangkuriang yang mengangkut pelanggan menuju Ketapang, Banyuwangi, menjadi sangat meriah dan tak terlupakan. Sebanyak tujuh penari Gandrung secara tiba-tiba muncul dan menampilkan pertunjukan memukau di dalam gerbong, memberikan pengalaman yang unik bagi para penumpang.
Pertunjukan seni budaya ini merupakan salah satu rangkaian acara dalam KAI Mini Fair. Acara tersebut diselenggarakan oleh KAI Daop 9 Jember sebagai bagian dari perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) perusahaan yang ke-81 pada tahun ini.
Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Banyuwangi, Bapak Hartono, menjelaskan bahwa inisiatif yang dinamakan “Gandrung On Train” ini berlangsung sepanjang rute perjalanan. Para penari tampil memukau mulai dari Stasiun Kalibaru hingga Stasiun Ketapang, secara langsung membawa kesenian khas Banyuwangi ke dalam lingkungan gerbong kereta.
Dengan mengenakan busana tradisional khas Banyuwangi yang menawan, penampilan para penari tersebut tidak hanya menjadi sebuah atraksi, tetapi juga berhasil memberikan hiburan yang menyenangkan bagi para pelanggan yang sedang menikmati momen perjalanan mereka menuju Stasiun Ketapang.
Inisiatif ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara KAI Daop 9 Jember dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi, khususnya melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, serta dukungan dari berbagai mitra kerja terkait lainnya.
Bapak Hartono menambahkan, “Kolaborasi tersebut memadukan layanan transportasi kereta api dengan kekayaan seni budaya daerah, sekaligus menciptakan pengalaman perjalanan berbeda bagi para pelanggan.”
Suasana di dalam kereta yang pada umumnya cenderung tenang dan hening, seketika berubah menjadi lebih hidup dan dinamis. Hal ini terjadi ketika para penari Gandrung mulai menyapa para pelanggan dan mengajak mereka untuk berinteraksi secara langsung sepanjang perjalanan.
Kemeriahan pertunjukan tidak berhenti di dalam kereta; semangat semarak tersebut kemudian berlanjut di area Stasiun Ketapang. Di sana, sebuah acara bernama “Gandrung On Station” digelar khusus untuk menyambut kedatangan para penumpang KA Pandanwangi.
Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember, Bapak Cahyo Widiantoro, menyatakan bahwa kegiatan semacam ini merupakan metode yang dipilih KAI untuk merayakan hari ulang tahunnya dengan cara yang lebih personal dan dekat dengan para pelanggan setianya.
Cahyo menjelaskan, “Perayaan HUT KAI tahun ini kami hadirkan tidak hanya dalam bentuk seremoni, tetapi juga melalui pengalaman yang dapat dirasakan langsung pelanggan.”
Lebih lanjut, menurut Cahyo, kehadiran dan keterlibatan kesenian Gandrung dalam acara ini juga berfungsi sebagai bentuk apresiasi yang tulus kepada seluruh pelanggan. Apresiasi ini diberikan karena mereka selama ini telah memilih kereta api sebagai moda transportasi utama untuk perjalanan mereka.
Ia menambahkan, “Ketika kesenian Gandrung hadir di dalam kereta, pelanggan tidak hanya menjadi penonton, tetapi ikut menjadi bagian dari suasana perayaan.”
Sesampainya di Stasiun Ketapang, rangkaian hiburan masih terus berlanjut. KAI telah menyiapkan berbagai aktivitas menarik lainnya dengan tujuan menciptakan suasana perayaan yang lebih interaktif dan berkesan bagi para pelanggan.
Selain pertunjukan tari Gandrung yang memukau, KAI Mini Fair juga menyajikan berbagai permainan seru atau “fun games”. Aktivitas ini diselenggarakan bekerja sama dengan The Nice Playland Probolinggo di area Stasiun Ketapang, menambah semarak acara.
Cahyo menggarisbawahi bahwa seluruh rangkaian kegiatan ini merupakan wujud nyata dari kolaborasi apik antara KAI dengan pemerintah daerah serta berbagai mitra kerja. Tujuannya adalah untuk menghadirkan pengalaman yang positif dan berkesan bagi seluruh lapisan masyarakat.
“Harapannya, semangat HUT ke-81 KAI dapat dirasakan bersama oleh pelanggan. Kami akan terus menghadirkan pelayanan yang mengutamakan keselamatan, kenyamanan, dan pengalaman pelanggan,” tutup Cahyo, menegaskan komitmen KAI.












