Menu

Otomatis
Breaking News

Pendidikan

Pengalaman Inklusif PWNA Jawa Timur di Sky Farm Glenmore: Belajar Lingkungan Bersama Teman Tuli

badge-check

Pengalaman Inklusif PWNA Jawa Timur di Sky Farm Glenmore: Belajar Lingkungan Bersama Teman Tuli Perbesar

KlikMojok – Sebanyak 34 peserta dari Pimpinan Wilayah Nasyiatul Aisyiyah (PWNA) Jawa Timur mendapatkan pelajaran ganda saat mengunjungi Sky Farm Glenmore di Banyuwangi pada Ahad, 20 September 2026. Selain mendalami berbagai aspek pengelolaan lingkungan seperti maggot, biogas, kebun, dan sistem air, kunjungan ini juga menjadi pengalaman nyata tentang pentingnya akses dan inklusi, terutama dengan kehadiran dua Teman Tuli yang ikut serta dalam seluruh rangkaian kegiatan.

Selama kegiatan yang berlangsung dari pukul 11.00 hingga 14.20 WIB tersebut, Alfiyah dan Angga, dua Teman Tuli, berpartisipasi penuh. Mereka didampingi oleh penerjemah bahasa isyarat untuk memastikan komunikasi berjalan lancar sepanjang sesi.

Sebelum rangkaian acara dimulai, Wakil Ketua Bidang Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana PWNA Jawa Timur, Zahrotul Jannah, secara khusus memperkenalkan Alfiyah dan Angga kepada para peserta.

Zahro menjelaskan bahwa inklusi tidak sekadar memberikan kesempatan bagi seseorang untuk hadir dalam suatu kegiatan. Lebih dari itu, inklusi berarti memastikan setiap individu mendapatkan ruang yang setara untuk belajar, berinteraksi, berpartisipasi aktif, dan mampu memberikan kontribusi.

Ia juga menambahkan bahwa Alfiyah dan Angga merupakan individu yang aktif bekerja dan terlibat dalam berbagai organisasi. Kehadiran mereka dalam kegiatan ini secara jelas menyoroti krusialnya akses komunikasi untuk memungkinkan Teman Tuli berpartisipasi secara setara dengan peserta lainnya.

Setelah sesi pengantar yang membahas isu inklusi, dr. Ananta Naufal Habibi, pemilik Sky Farm, mengambil alih untuk menjelaskan riwayat dan filosofi di balik pengembangan fasilitas tersebut.

Sky Farm sendiri didesain sebagai sebuah ekosistem terintegrasi yang menggabungkan sektor pertanian, peternakan, manajemen air, produksi energi, pengelolaan sampah, dan pemanfaatan optimal dari hasil alam sekitar.

Selanjutnya, para peserta diajak untuk menjelajahi area Sky Farm. Mereka mengamati bangunan-bangunan yang dirancang dengan memanfaatkan kayu dan material lain yang bersumber dari lingkungan sekitar.

Tur berlanjut ke berbagai fasilitas, termasuk kolam ikan, sistem pengelolaan air tanah yang efisien, area yang ditumbuhi pepohonan dan tanaman, serta kebun sayuran yang produktif.

Ananta secara rinci mendemonstrasikan praktik pengelolaan sampah organik menggunakan maggot, metode pemanfaatan limbah, produksi biogas, serta berbagai proses daur ulang yang diterapkan di Sky Farm.

Selain itu, peserta juga menerima penjelasan mengenai cara mengolah berbagai tanaman dan hasil alam menjadi produk bernilai tambah, seperti parfum dan aneka produk olahan lainnya.

Kunjungan ini memberikan pemahaman komprehensif kepada peserta tentang bagaimana elemen-elemen penting seperti pangan, air, energi, limbah, dan hasil alam dapat dikelola secara terpadu dalam satu lokasi.

Ketua PWNA Jawa Timur, Desi Ratna Sari, mengungkapkan bahwa partisipasi Alfiyah dan Angga memberikan pengalaman yang sangat berharga dan mendalam bagi seluruh peserta.

Desi menyatakan, “Kami datang mungkin awalnya ingin melihat dan mengenal tentang sebuah komunitas. Tetapi setelah bertemu, justru kami merasa bahwa kami yang banyak belajar dari mereka.”

Ia menambahkan bahwa interaksi tersebut mengajarkan bahwa penyampaian pesan kebaikan tidak selalu bergantung pada suara verbal.

Desi melanjutkan, “Belajar bahwa menyampaikan kebaikan tidak selalu membutuhkan suara. Mengajarkan Al-Qur’an tidak selalu harus dengan cara yang selama ini kita bayangkan. Dan berdakwah tidak selalu harus terdengar oleh telinga, karena pesan kebaikan juga dapat disampaikan melalui ketulusan, bahasa isyarat, keteladanan, dan hati yang terus bergerak.”

Refleksi dari Desi Ratna Sari tersebut menjadi salah satu puncak pemahaman peserta terhadap praktik inklusi yang mereka alami dan saksikan secara langsung selama kegiatan berlangsung.

Rangkaian kunjungan ini diakhiri dengan sesi makan bersama. Makanan yang disajikan kepada peserta juga merupakan bagian integral dari pengalaman, mengingat sebelumnya mereka telah melihat langsung proses pengelolaan kebun dan lingkungan di Sky Farm.

Sepanjang seluruh kegiatan, Alfiyah dan Angga tetap berpartisipasi aktif hingga akhir, dengan dukungan akses komunikasi yang memadai melalui penggunaan bahasa isyarat.

Dengan demikian, kunjungan ini berhasil menyajikan dua pembelajaran penting secara bersamaan. Para peserta tidak hanya menyaksikan langsung praktik pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan di Sky Farm, tetapi juga merasakan dan memahami secara langsung bagaimana akses komunikasi yang tepat memungkinkan Teman Tuli untuk berpartisipasi penuh dalam setiap kegiatan.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Ketika Atap Berkata Lelah: Angin Kencang di Probolinggo dan Pelajaran Kesiapsiagaan Bencana

20 Sep 2026 - 21:06 WIB

Ketika Atap Berkata Lelah: Angin Kencang di Probolinggo dan Pelajaran Kesiapsiagaan Bencana

Pasuruan Carnival 2026: Merajut Identitas Lewat Panggung Budaya dan Aspirasi Generasi Muda

20 Sep 2026 - 21:05 WIB

Pasuruan Carnival 2026: Merajut Identitas Lewat Panggung Budaya dan Aspirasi Generasi Muda

Kisah Inspiratif Apsara Putri Pertiwi: Siswi MTs Muga Bojonegoro Raih Juara 3 Catur Jatim

20 Sep 2026 - 21:03 WIB

Kisah Inspiratif Apsara Putri Pertiwi: Siswi MTs Muga Bojonegoro Raih Juara 3 Catur Jatim

Gema Protes di Rating Digital: Kisah Bolosego dan Ketika Bintang Satu Melawan Pungli yang Viral

20 Sep 2026 - 18:45 WIB

Gema Protes di Rating Digital: Kisah Bolosego dan Ketika Bintang Satu Melawan Pungli yang Viral

PAUD Aisyiyah Gresik Gelar Gebyar Kreativitas, Bentuk Generasi Emas 2045

20 Sep 2026 - 18:44 WIB

PAUD Aisyiyah Gresik Gelar Gebyar Kreativitas, Bentuk Generasi Emas 2045
Trending di Pendidikan