Menu

Otomatis
Breaking News

Pendidikan

Soroti Tingginya Angka Kecelakaan Remaja, Spemdalas Bekali Siswa Disiplin Berlalu Lintas

badge-check

Soroti Tingginya Angka Kecelakaan Remaja, Spemdalas Bekali Siswa Disiplin Berlalu Lintas Perbesar

KlikMojok – Para siswa memiliki potensi besar untuk menjadi teladan dalam ketertiban berlalu lintas. Pesan ini menjadi inti pembahasan dalam Program Orang Tua Mengajar (OTM) yang diselenggarakan oleh SMP Muhammadiyah 12 (Spemdalas) GKB Gresik pada hari Rabu, 9 September 2026.

Dalam kegiatan edukasi tersebut, Kepala Bagian Operasional Satuan Lalu Lintas (KBO Satlantas) Polres Gresik, Ipda. Arif Harianto, S.H., turut hadir sebagai narasumber. Beliau memberikan pemaparan materi bertema “Safety Riding di Kalangan Pelajar” kepada siswa-siswi kelas IX International Class Program (ICP) Fez.

Di hadapan para peserta didik kelas IX ICP Fez, Ipda Arif Harianto menekankan urgensi keselamatan saat berkendara di jalan raya. Ia juga menguraikan landasan hukum terkait keselamatan berlalu lintas yang termuat dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

“Undang-undang ini mengatur segala aspek keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas demi mendukung pembangunan ekonomi dan pengembangan wilayah,” terang Ipda Arif Harianto, yang juga merupakan wali siswa Dhafin Azka Arfian Putra.

Lebih lanjut, Ipda Arif Harianto memaparkan sejumlah data dan fakta yang menjadi perhatian bersama. Ia menyebutkan bahwa berdasarkan catatan Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Timur, kelompok usia produktif antara 16 hingga 29 tahun merupakan kontributor tertinggi dalam insiden kecelakaan. Mirisnya, Jawa Timur sendiri menduduki peringkat teratas sebagai provinsi penyumbang angka kecelakaan tertinggi di seluruh Indonesia.

“Menurut data WHO, kecelakaan lalu lintas adalah penyebab kematian nomor tiga setelah penyakit jantung dan TBC. Ini bukan angka yang bisa kita abaikan,” tegasnya, menyoroti seriusnya masalah ini.

Pada sesi tersebut, Ipda Arif turut menguraikan berbagai bentuk pelanggaran yang sering dilakukan oleh para pelajar. Pelanggaran-pelanggaran tersebut meliputi berkendara di bawah usia yang ditetapkan, tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM), tidak mengenakan helm berstandar SNI, membawa penumpang lebih dari satu orang, serta mengabaikan rambu-rambu lalu lintas. Ia menambahkan bahwa faktor-faktor utama penyebab kecelakaan di kalangan pelajar umumnya berasal dari emosi yang belum stabil, kurangnya keterampilan dalam mengemudi, dan minimnya kesadaran terhadap regulasi lalu lintas.

Antusiasme tinggi terlihat dari para siswa yang aktif berpartisipasi dalam sesi tanya jawab interaktif setelah pemaparan materi. Ipda Arif juga menjelaskan konsekuensi hukum bagi para pelanggar lalu lintas, termasuk ancaman hukuman kurungan dan denda administratif, sesuai dengan pasal-pasal yang tercantum dalam Undang-Undang Lalu Lintas.

“Semoga apa yang disampaikan hari ini bisa dibawa pulang dan diterapkan, bukan hanya diingat saat di sekolah saja,” pungkasnya, berharap materi edukasi ini dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Jatuh dari Ketinggian, Menjelajahi Kedalaman: Refleksi Keselamatan dan Kesehatan Mental Mahasiswa UB

11 Sep 2026 - 18:47 WIB

Jatuh dari Ketinggian, Menjelajahi Kedalaman: Refleksi Keselamatan dan Kesehatan Mental Mahasiswa UB

Tenggorokan Kering di Pacitan: Delapan Bulan Tanpa Hujan, Tiga Dusun Sambong Tercekik Krisis Air

11 Sep 2026 - 18:46 WIB

Tenggorokan Kering di Pacitan: Delapan Bulan Tanpa Hujan, Tiga Dusun Sambong Tercekik Krisis Air

Bukan Sekadar Skor: Pertandingan Basket SD Mugres dan SD Semen Indonesia Gresik Perkaya Pengalaman dan Mental Siswa

11 Sep 2026 - 18:45 WIB

Bukan Sekadar Skor: Pertandingan Basket SD Mugres dan SD Semen Indonesia Gresik Perkaya Pengalaman dan Mental Siswa

Strategi Pembelajaran Inovatif: Siswa Sekolah Kreatif Baratajaya Pede Main Pianika Pilihan Sendiri

11 Sep 2026 - 18:44 WIB

Strategi Pembelajaran Inovatif: Siswa Sekolah Kreatif Baratajaya Pede Main Pianika Pilihan Sendiri

Madiun Menjemput Berkah: Merajut Ekonomi dan Edukasi dalam Ekosistem Haji-Umrah 2026

11 Sep 2026 - 15:20 WIB

Madiun Menjemput Berkah: Merajut Ekonomi dan Edukasi dalam Ekosistem Haji-Umrah 2026
Trending di Pendidikan