Menu

Otomatis
Breaking News

Pendidikan

SD Mugres & Dinas Perpussip Gresik Berkolaborasi Perkuat Literasi Sekolah

badge-check

SD Mugres & Dinas Perpussip Gresik Berkolaborasi Perkuat Literasi Sekolah Perbesar

KlikMojok – Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan budaya literasi siswa, SD Muhammadiyah Kompleks Gresik (SD Mugres) Kampus A menginisiasi sebuah langkah strategis melalui sinergi literasi untuk memperkuat pengelolaan perpustakaan sekolahnya.

Komitmen SD Mugres Kampus A terhadap penguatan sinergi literasi terus berlanjut, bertujuan untuk secara signifikan meningkatkan budaya literasi di kalangan murid serta kualitas pengelolaan perpustakaan sekolah.

Sebagai wujud konkret dari komitmen tersebut, SD Mugres Kampus A telah menandatangani Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dinas Perpussip) Kabupaten Gresik. Penandatanganan penting ini dilaksanakan pada hari Selasa, 8 September 2026.

Acara penandatanganan kerja sama ini dihadiri oleh jajaran pimpinan dari kedua belah pihak, yakni SD Mugres Kampus A dan Dinas Perpussip Kabupaten Gresik.

Dari pihak Dinas Perpussip Gresik, Kepala Dinas Budi Raharjo, S.H., M.Sos., turut hadir didampingi oleh beberapa staf dinas, menunjukkan dukungan penuh terhadap inisiatif ini.

Delegasi dari SD Mugres Kampus A sendiri terdiri dari Kepala Sekolah Unit 1 Eka Meitasari, M.Pd., Kepala Sekolah Unit 2 Rina Dwi Astuti, S.E., M.Pd., serta pustakawan sekolah, Firda Cahya Ramadhani, A.Md.Lib.

MoU ini menandai sebuah langkah awal yang krusial dalam membangun sinergi yang lebih solid, mencakup berbagai aspek seperti pengembangan literasi, peningkatan pengelolaan perpustakaan, penataan kearsipan, hingga persiapan akreditasi untuk perpustakaan sekolah.

Lebih dari sekadar seremoni penandatanganan dokumen, kerja sama ini diimpikan agar dapat berkembang menjadi kolaborasi berkelanjutan yang mampu memberikan dampak nyata. Tujuannya adalah memajukan perkembangan perpustakaan sekolah dan secara signifikan menumbuhkan budaya literasi di kalangan murid.

SD Mugres Kampus A memiliki pandangan bahwa perpustakaan merupakan salah satu ruang yang esensial dan strategis dalam keseluruhan proses pendidikan.

Fungsi perpustakaan, menurut sekolah, tidak terbatas pada tempat penyimpanan dan peminjaman buku semata. Lebih jauh, perpustakaan memiliki potensi besar untuk bertransformasi menjadi pusat pembelajaran yang dinamis, sumber informasi yang kaya, serta wadah yang kondusif untuk menumbuhkan kreativitas para murid.

Dengan adanya kerja sama ini, SD Mugres Kampus A menaruh harapan besar untuk terus mampu meningkatkan kualitas layanan yang ditawarkan oleh perpustakaan sekolah.

Di samping itu, inisiatif ini juga bertujuan untuk menciptakan lingkungan belajar yang semakin kondusif, sehingga dapat mendorong pertumbuhan minat baca dan memperkuat kemampuan literasi pada setiap murid.

Bidang kolaborasi yang disepakati sangatlah beragam. Ini meliputi pengembangan infrastruktur dan program perpustakaan sekolah, peningkatan kompetensi bagi para pengelola perpustakaan, serta penguatan program literasi yang ditujukan langsung kepada murid.

Cakupan kerja sama ini juga diperluas hingga pengembangan berbagai kegiatan literasi yang produktif, serta pendampingan khusus dalam upaya pengelolaan kearsipan sekolah yang lebih sistematis.

Eka Meitasari, M.Pd., selaku Kepala SD Mugres Kampus A, menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan bagian integral dari komitmen berkelanjutan sekolah dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Hal ini terutama diwujudkan melalui berbagai program yang dirancang untuk mendukung perkembangan holistik murid.

Meita menyatakan, “Literasi merupakan bagian penting dalam proses pembelajaran. Karena itu, kami ingin terus mengembangkan perpustakaan sebagai ruang belajar yang hidup dan menarik bagi murid.”

Dengan terjalinnya kolaborasi bersama Dinas Perpussip Gresik, Meita berharap pihak sekolah akan memperoleh pendampingan serta masukan yang berharga. Tujuannya adalah untuk mengoptimalkan pengelolaan perpustakaan dan memperkuat implementasi berbagai program literasi yang ada.

Meita juga menambahkan bahwa pembangunan budaya literasi di sekolah bukanlah proses yang dapat terjadi secara instan. Diperlukan upaya berkelanjutan untuk membangun pembiasaan positif dan menyediakan lingkungan yang kondusif, sehingga murid dapat semakin akrab dengan buku, informasi, serta beragam aktivitas membaca dan menulis.

Oleh karena itu, ia sangat berharap kerja sama ini akan memberikan manfaat yang berkelanjutan, tidak hanya bagi murid, tetapi juga bagi tenaga pendidik, dan para pengelola perpustakaan.

“Harapannya, sinergi ini tidak hanya membantu kami dalam persiapan akreditasi perpustakaan, tetapi juga benar-benar memberikan dampak terhadap tumbuhnya budaya literasi di SD Mugres,” imbuhnya.

Salah satu fokus utama yang menjadi perhatian penting dalam kerangka kerja sama ini adalah persiapan menuju akreditasi perpustakaan sekolah.

Sebelumnya, SD Mugres Kampus A telah aktif mengikuti sosialisasi mengenai akreditasi perpustakaan sekolah, yang diselenggarakan pada hari Kamis, 27 Agustus 2026.

Partisipasi dalam kegiatan sosialisasi tersebut menjadi pijakan awal bagi sekolah untuk memperoleh pemahaman mendalam mengenai berbagai aspek krusial yang harus dipenuhi dalam proses akreditasi.

Dengan dukungan kerja sama dari Dinas Perpussip, SD Mugres Kampus A berharap dapat menerima pendampingan yang lebih terarah, guna meningkatkan kualitas pengelolaan perpustakaan secara menyeluruh.

Persiapan akreditasi tidak hanya berfokus pada kelengkapan aspek administrasi semata.

Lebih jauh, sekolah dituntut untuk secara konsisten meningkatkan kualitas layanan, memperkaya koleksi buku, mengembangkan sumber daya manusia pengelola, menyusun program yang inovatif, serta mengoptimalkan berbagai aspek lain yang mendukung peran perpustakaan sebagai elemen vital dalam ekosistem pendidikan.

Kehadiran Firda Cahya Ramadhani, A.Md.Lib., selaku pustakawan SD Mugres, dalam kegiatan MoU ini juga memiliki peran strategis. Ini menjadi bagian penting dalam upaya berkelanjutan untuk memperkuat pengelolaan perpustakaan sekolah.

Sebagai individu yang secara langsung bertanggung jawab atas layanan perpustakaan, Firda diharapkan dapat terus meningkatkan kompetensinya melalui program pendampingan dan kerangka kerja sama yang telah disepakati ini.

Selain fokus pada bidang perpustakaan, Nota Kesepahaman ini juga secara eksplisit mencakup aspek pengelolaan kearsipan sekolah.

Penataan arsip yang rapi dan sistematis memiliki peran krusial dalam menjaga keutuhan dokumen-dokumen penting serta merekam jejak perjalanan dan sejarah institusi sekolah.

Melalui pendampingan yang tepat dari Dinas Perpussip, sekolah berharap dapat membangun sebuah sistem pengelolaan arsip yang semakin tertib, terstruktur, dan terarah.

Budi Raharjo, S.H., M.Sos., Kepala Dinas Perpussip Gresik, menyatakan sambutan baiknya atas inisiatif SD Mugres Kampus A dalam menjalin kerja sama dan menunjukkan perhatian yang lebih kuat terhadap pengembangan bidang perpustakaan dan literasi.

Menurut Budi Raharjo, pengembangan budaya literasi memerlukan partisipasi aktif dari berbagai pihak. Dalam konteks ini, sekolah diidentifikasi sebagai salah satu lingkungan yang sangat strategis untuk menanamkan dan membangun kebiasaan membaca sejak usia dini.

“Kerja sama seperti ini menjadi langkah positif karena penguatan literasi perlu bersama-sama. Kami menyambut baik komitmen SD Mugres untuk terus mengembangkan perpustakaan, meningkatkan program literasi, dan mempersiapkan akreditasi perpustakaan,” ujar Budi.

Budi juga menegaskan bahwa Dinas Perpussip Gresik siap sedia untuk menjadi mitra strategis bagi lembaga-lembaga pendidikan dalam upaya pengembangan perpustakaan dan penguatan budaya literasi.

Kesiapan ini sejalan sepenuhnya dengan ruang lingkup kerja sama yang telah disepakati bersama oleh kedua belah pihak.

Budi menaruh harapan besar agar sinergi yang terjalin ini dapat memberikan manfaat nyata yang berkelanjutan bagi seluruh warga sekolah, khususnya bagi para murid sebagai generasi penerus yang sangat memerlukan kemampuan literasi yang mumpuni.

“Perpustakaan sekolah memiliki peran besar dalam mendukung proses pendidikan. Karena itu, kami berharap kolaborasi ini dapat berjalan dengan baik dan menghasilkan berbagai program yang bermanfaat. Baik dalam pengelolaan perpustakaan, pengembangan literasi, maupun penataan kearsipan,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Dari Malang hingga Probolinggo, 362 Pelajar SIT Bertemu dalam Ajang 2nd Islamic Youth Festival Regional 7 Jatim

9 Sep 2026 - 13:48 WIB

Dari Malang hingga Probolinggo, 362 Pelajar SIT Bertemu dalam Ajang 2nd Islamic Youth Festival Regional 7 Jatim

Jerit Dawuhan di Musim Kemarau: Menguji Ketahanan Petani Madiun di Tengah Air yang Menyusut

9 Sep 2026 - 12:38 WIB

Jerit Dawuhan di Musim Kemarau: Menguji Ketahanan Petani Madiun di Tengah Air yang Menyusut

Senyap di Depan Karaoke: Tabir Kematian Misterius di Sidoarjo Menanti Visum

9 Sep 2026 - 12:37 WIB

Senyap di Depan Karaoke: Tabir Kematian Misterius di Sidoarjo Menanti Visum

Transformasi Sekolah Swasta: Tirto Adi Ungkap Kunci Menuju Keunggulan Berkelanjutan

9 Sep 2026 - 12:36 WIB

Transformasi Sekolah Swasta: Tirto Adi Ungkap Kunci Menuju Keunggulan Berkelanjutan

Eratkan Ukhuwah, Kuatkan Kebersamaan : Family Gathering Milad ke-21 SIT Permata Surabaya

9 Sep 2026 - 09:49 WIB

Eratkan Ukhuwah, Kuatkan Kebersamaan : Family Gathering Milad ke-21 SIT Permata Surabaya
Trending di Pendidikan