Menu

Otomatis
Breaking News

Pendidikan

10 Jam di Laut, Kader IPM Bawean Tempuh Perjalanan Ekspedisi Menuju Musyda Gresik

badge-check

10 Jam di Laut, Kader IPM Bawean Tempuh Perjalanan Ekspedisi Menuju Musyda Gresik Perbesar

KlikMojok – Perjalanan laut yang memakan waktu sekitar 10 jam menggunakan Kapal Gili Iyang menjadi saksi tekad kuat para kader Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) dari Bawean. Mereka rela menempuh jarak jauh tersebut demi menghadiri Musyda Ke-23 Pimpinan Daerah (PD) IPM Kabupaten Gresik yang diselenggarakan pada Selasa (8/9/2026).

Rombongan Pimpinan Cabang (PC) IPM Bawean ini berangkat dari Pulau Bawean dengan harapan dapat memperkaya pengalaman berorganisasi dan menempa diri melalui forum tersebut. Meskipun perjalanan laut memakan waktu yang tidak sebentar, semangat para kader untuk berpartisipasi dalam agenda organisasi tidak surut sedikit pun.

Sebanyak tujuh kader inti dari PC IPM Bawean yang ikut dalam rombongan utama adalah Ketua Umum PC IPM Bawean Ilham Novian Ramadani, Saylul Asasi, Rafif Zidane Naufaldi, Rivaldi Nabil Bahtiar, M. Aghil Ardieansyah, Khanitatul Imaniyah, dan Frishella Agustun. Sebelumnya, tiga kader lain dari unsur Pimpinan Ranting IPM, yaitu Diana Bathreza, Muhammad Alfath Yuliansyah, dan Putri Kaysatus Syafaqah, telah lebih dulu bertolak menuju Gresik.

Dengan demikian, total 10 kader IPM asal Bawean turut serta dalam rangkaian Musyda IPM Kabupaten Gresik yang dijadwalkan berlangsung dari tanggal 11 hingga 13 September 2026. Keikutsertaan mereka menunjukkan komitmen IPM Bawean terhadap pengembangan kaderisasi di tingkat daerah.

Pembina PC IPM Bawean, Eklis Dinika, menekankan bahwa keberangkatan para kader ini bukan sekadar tentang kehadiran fisik dalam forum organisasi. Ia berharap seluruh rangkaian perjalanan dan kegiatan Musyda dapat menjadi bagian integral dari proses pembelajaran dan pendewasaan para kader. “Teriring doa, motivasi, dan harapan besar agar 10 orang yang mengikuti kegiatan tersebut dapat menemukan jati diri mereka masing-masing, sehingga mereka mampu mengenal siapa dirinya berkaitan dengan bakat, minat, kemampuan, dan keahliannya,” ungkap Eklis.

Menurut Eklis, perjalanan dan partisipasi dalam Musyda ini merupakan kesempatan berharga bagi para kader untuk memperluas wawasan, menambah jam terbang dalam berorganisasi, serta menggali potensi diri. Ia berharap mereka dapat memanfaatkan momen tersebut untuk mengidentifikasi kemampuan yang bisa dikembangkan lebih lanjut setibanya di Bawean.

Pengalaman berorganisasi, lanjut Eklis, juga berfungsi sebagai wadah penting untuk membangun karakter, melatih kemampuan dalam mengambil keputusan, serta menumbuhkan rasa tanggung jawab terhadap setiap pilihan yang diambil. Ia meyakini bahwa pengalaman yang didapat selama Musyda akan menjadi bekal berharga bagi para kader untuk terus berkembang, baik dalam ranah organisasi maupun dalam kehidupan mereka sehari-hari.

Perjalanan laut selama 10 jam menuju daratan Gresik menjadi pengalaman tersendiri yang tak terlupakan bagi para kader asal Bawean. Momen ini menjadi bagian dari upaya mereka dalam menjalani proses kaderisasi di tingkat daerah yang lebih luas. Musyda ini juga menjadi ajang pertemuan dengan berbagai kader IPM dari penjuru Kabupaten Gresik, memberikan kesempatan bagi kader Bawean untuk merasakan dinamika organisasi yang lebih beragam, menambah perbendaharaan pengalaman, serta memperluas jaringan pertemanan dan profesional.

Harapan besar disematkan agar pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh selama mengikuti Musyda tidak berhenti di forum tersebut. Para kader diharapkan dapat membawa pulang ilmu dan semangat tersebut ke Bawean, lalu mengembangkannya dalam berbagai kegiatan IPM di lingkungan masing-masing. Dari pelayaran panjang hingga forum diskusi di daratan, 10 kader IPM Bawean menjalani sebuah proses pembelajaran kolektif, mempererat silaturahmi, dan menambah bekal pengalaman untuk mengemban amanah organisasi di masa mendatang.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Lebih dari Sekadar Sambutan: ‘Welcome Leaders’ Sekolah Kreatif Baratajaya Ajarkan Kepemimpinan Sejak Dini

12 Sep 2026 - 21:03 WIB

Lebih dari Sekadar Sambutan: ‘Welcome Leaders’ Sekolah Kreatif Baratajaya Ajarkan Kepemimpinan Sejak Dini

Badai dan Pohon Tumbang: Pelajaran Kesiapsiagaan di Jalur Vital Surabaya-Sidoarjo

12 Sep 2026 - 18:45 WIB

Badai dan Pohon Tumbang: Pelajaran Kesiapsiagaan di Jalur Vital Surabaya-Sidoarjo

Kekeringan Menguji Pulau Sepudi: Polresta Sumenep Hadirkan Air Bersih, Menjaga Asa Kehidupan

12 Sep 2026 - 18:45 WIB

Kekeringan Menguji Pulau Sepudi: Polresta Sumenep Hadirkan Air Bersih, Menjaga Asa Kehidupan

Antusiasme Siswa SD Muhammadiyah 1 Kebomas Kenalkan Damar Kurung di Musyda IPM Gresik

12 Sep 2026 - 18:44 WIB

Antusiasme Siswa SD Muhammadiyah 1 Kebomas Kenalkan Damar Kurung di Musyda IPM Gresik

SMP Muhammadiyah 4 Porong Bentuk Ikwam: Jembatan Kuat Kolaborasi Sekolah dan Wali Murid

12 Sep 2026 - 18:44 WIB

SMP Muhammadiyah 4 Porong Bentuk Ikwam: Jembatan Kuat Kolaborasi Sekolah dan Wali Murid
Trending di Pendidikan