Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Berita Terkini

Jelang Muswil ke-6, JSIT Jatim Gaet Komisi X DPR RI & Kemendikdasmen Bahas BOSP 2025 di Sidoarjo

badge-check

Jelang Muswil ke-6, JSIT Jatim Gaet Komisi X DPR RI & Kemendikdasmen Bahas BOSP 2025 di Sidoarjo Perbesar

SIDOARJO – Menjelang Musyawarah Wilayah (Muswil) ke-6, JSIT Indonesia Wilayah Jawa Timur terus memanaskan mesin kolaborasi. Salah satu langkah strategisnya diwujudkan melalui penyelenggaraan Workshop Pendidikan bertema “BOSP 2025 untuk Memastikan Pendidikan Bermutu” yang digelar di favehotel Sidoarjo, Minggu (30/11).

Acara ini menghadirkan deretan pembicara lintas lembaga, mulai dari Komisi X DPR RI, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), BBPMP Jawa Timur, hingga praktisi pendidikan dan pimpinan sekolah SIT. Peserta yang hadir merupakan guru PAUD dan SD dari wilayah Surabaya dan Sidoarjo, yang terlihat memenuhi ruangan sejak pagi.

Workshop dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo, Dr. Ng. Tirto Adi MP, M.Pd. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya perhatian penuh terhadap anggaran pendidikan, terutama yang berkaitan dengan operasional sekolah.

“Anggaran pendidikan harus menjadi atensi utama pejabat daerah. Kita tidak boleh memandang remeh operasional sekolah, karena di sana letak kualitas pendidikan dimulai,” tegasnya.

Tirto juga menyampaikan pesan mendalam tentang pentingnya pendidikan usia dini. Ia mengutip pemikiran Thomas Highmen, pemenang Nobel bidang ekonomi, yang menyatakan bahwa pengaruh terbesar pendidikan terhadap perkembangan manusia justru berada pada jenjang PAUD.

“Tidak ada yang lebih penting dari memastikan guru PAUD hebat dan kuat. Karena mereka adalah pondasi pertama pendidikan anak Indonesia,” tegasnya disambut tepuk tangan peserta.

Acara kemudian memasuki sesi keynote speech bersama Anggota Komisi X DPR RI dari PKS, Reni Astuti, S.Si., M.PSDM. Mengangkat topik “BOSP 2025 Untuk Memastikan Pendidikan Bermutu”, Reni menekankan pentingnya transparansi, kolaborasi pemerintah–sekolah, serta adaptasi model pembelajaran di tengah era digital.

Menurutnya, pendidikan bermutu tidak cukup hanya dengan kurikulum dan fasilitas, tetapi harus ditopang oleh pengelolaan dana yang baik serta guru yang terus mengembangkan diri.

Reni juga menyampaikan dua komitmennya bagi para guru PAUD dan SD:
Ia siap membantu memberikan beasiswa S1 bagi guru PAUD yang belum sarjana.
Ia juga mendorong solusi bagi guru yang telah memenuhi syarat PPG namun belum tersertifikasi.

Workshop kemudian dilanjutkan dengan dua sesi materi yang menghadirkan pembicara ahli, mulai dari Kadiv BPPG Unesa Muhammad Reza, hingga perwakilan BBPMP Kemendikbud Ristek, serta pimpinan SIT yang berbagi strategi penerapan mutu di lapangan.

Gelaran ini menjadi bagian dari rangkaian menuju Muswil ke-6 JSIT Jatim. Selain memperkuat sinergi lintas lembaga, workshop ini juga menjadi forum penting bagi guru untuk meningkatkan pemahaman terkait pengelolaan BOSP 2025 dan memastikan mutu pendidikan tetap terjaga.

Dengan hadirnya kolaborasi pemerintah, DPR, dan jaringan sekolah Islam Terpadu, JSIT Jawa Timur berharap agenda Muswil mendatang mampu melahirkan arah baru peningkatan mutu pendidikan Islam di Jawa Timur.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

IYF #2 JSIT Probolinggo Jadi Wadah Pelajar Optimalkan Prestasi

20 Sep 2026 - 06:24 WIB

IYF #2 JSIT Probolinggo Jadi Wadah Pelajar Optimalkan Prestasi

Siswa SMP PGRI 6 Surabaya Unjuk Kemampuan di Science Olympiad 2026

16 Sep 2026 - 19:10 WIB

Siswa SMP PGRI 6 Surabaya Unjuk Kemampuan di Science Olympiad 2026

JSIT Jatim Gandeng BBPPMPV BOE Malang, Bidik Penguatan Kompetensi Guru dan Potensi Siswa

11 Sep 2026 - 04:37 WIB

JSIT Jatim Gandeng BBPPMPV BOE Malang, Bidik Penguatan Kompetensi Guru dan Potensi Siswa

Warga Bangunsari Madiun Tolak TPST, Sosialisasi DLH Berujung Mediasi Tanpa Keputusan Final

24 Agu 2026 - 10:54 WIB

Warga Bangunsari Madiun Tolak TPST, Sosialisasi DLH Berujung Mediasi Tanpa Keputusan Final

7 Hektare Lahan Jati di Gunung Bungkuk Magetan Hangus Terbakar, BPBD Ingatkan Warga Waspada

24 Agu 2026 - 06:13 WIB

7 Hektare Lahan Jati di Gunung Bungkuk Magetan Hangus Terbakar, BPBD Ingatkan Warga Waspada
Trending di Berita Terkini