Pepatah ini rasanya pas dengan apa yang dilakukan oleh 40 guru SIT jenjang SD, SMP dan SMA se-Kab. Trenggalek.
Pada hari Jumat, 5 September 2025, yang bertepatan dengan Hari Libur Nasional peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, mereka memilih untuk menggunakan waktu libur mereka dengan cara yang berbeda dan bermanfaat. Mereka mengikuti pelatihan ADLX (Active Deep Learner Experience) TERPADU yang diselenggarakan di Aula SIT Permata Ummat, Trenggalek.

Pelatihan yang diselenggarakan oleh JSIT Indonesia Daerah Trenggalek selama dua hari sampai tanggal 6 September 2025 ini merupakan sebuah pendekatan pembelajaran yang dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang aktif, mendalam, dan berkesan bagi peserta didik. Dengan menggabungkan active learning dan deep learning, guru-guru JSIT dapat memperoleh pengetahuan dan keterampilan untuk menciptakan pembelajaran yang lebih efektif dan interaktif.
Ketua JSIT Jawa Timur, Ust. Edris Effendi S.T, M.PSDM, menjadi narasumber tunggal dalam pelatihan ini dan membagikan pengetahuan serta pengalamannya kepada para guru. Materi pelatihan yang dipelajari relevan dengan metode Pembelajaran Mendalam yang dicanangkan oleh pemerintah melalui Permendikbudristek No. 13 Tahun 2025.
“Tujuan utama dari pelatihan ini adalah untuk meningkatkan kemampuan guru dalam mengaplikasikan ilmu yang didapat dalam pembelajaran sehari-hari, sehingga target peserta didik dapat menjadi pembelajar sepanjang hayat. Dengan demikian, diharapkan guru-guru JSIT dapat menciptakan generasi yang lebih kreatif, kritis, dan berkarakter.”, ujar Rohkani, S.Pd selalu ketua JSIT Indonesia Daerah Trenggalek.
“Pembelajaran dengan pendekatan TERPADU dan INTROFLEX akan memberikan pengalaman sebagai pembelajar yang aktif dan mendalam, yang lebih sering dikenal dengan istilah Active Deep Learner Experience (ADLX).” , demikian salah satu penjelasan Ust. Edris Effendi, S.T, M.PSDM dalam uraian materinya.
Pendekatan Pembelajaran TERPADU yang dimaksud adalah :
- T = Telaah : menghantarkan peserta didik memasuki pokok bahasa, berupa aktifitas mengamati dengan menggunakan indra
- E = Eksplorasi : melakukan aktivitas menggali pengetahuan melalui beragam metode dan pendekatan pembelajaran
- R = Rumuskan : menyimpulkan hasil eksplorasi dengan berbagai bentuk penyajian
- P = Presentasikan : menjelaskan atau mendiskusikan rumusan hasil eksplorasi
- A = Aplikasi : menggunakan hasil pembelajaran untuk memecahkan masalah dan menghubungkan dengan bidang yang relevan
- D = Duniawi : menerapkan hasil pembelajaran yang didapat dengan kehidupan nyata
- U = Ukhrowi : menerapkan hasil pembelajaran yang didapat dalam melaksanakan pengabdian kepada Allah SWT.
Rohkani, S.Pd berharap dengan mengikuti pelatihan ADLX Terpadu, guru-guru JSIT Indonesia Daerah Trenggalek menunjukkan komitmen mereka untuk senantiasa berinovasi mengikuti perkembangan jaman sehingga dapat meningkatkan kualitas pembelajaran.
Penulis: Nisa Ainur Arfi













