Menu

Mode Gelap
Tahun Kedua, SDIT Nurul Fikri Tulungagung Kembali Lahirkan Pramuka Garuda 81 Tahun Merdeka, Sudahkah Kita Memahami Makna Kemerdekaan? Perdana Siswi Jadi Paskibra, Upacara HUT Pramuka di SIT Insan Kamil Makin Berkesan Teguhkan Ruhiyah, Recharge Semangat Guru SIT se-Jember melalui BPI Akbar Tak Sekadar Ziarah, Cara KBIT BIC Kenalkan Sejarah dan Kepahlawanan kepada Anak Lebih dari Sekadar Seragam: Makna Sejati Pramuka

Pendidikan

Perdana Siswi Jadi Paskibra, Upacara HUT Pramuka di SIT Insan Kamil Makin Berkesan

badge-check


					Perdana Siswi Jadi Paskibra, Upacara HUT Pramuka di SIT Insan Kamil Makin Berkesan Perbesar

SIDOARJO – Sinar mentari yang cukup terik bukanlah halangan bagi keluarga besar Yayasan Insan Kamil Sidoarjo untuk mengikuti upacara peringatan HUT Pramuka ke-65 pada 14 Agustus 2026. Sebagai jenjang pendidikan tertinggi di Yayasan Insan Kamil Sidoarjo, MAIT Insan Kamil Sidoarjo dipercaya menjadi petugas upacara dari awal hingga akhir.

Upacara diawali dengan pembacaan kalamullah yang disampaikan oleh Ayyub dari kelas X-1. Selanjutnya, seluruh peserta menyanyikan Mars Pramuka SIT Indonesia dengan penuh semangat.

Bertindak sebagai pembina upacara pada peringatan HUT Pramuka tahun ini adalah Ustaz Mohammad Choirul Annam. Dalam amanatnya, beliau menyampaikan pesan tentang pentingnya keseimbangan antara kehidupan dunia dan akhirat.

Hal yang menarik dalam upacara tahun ini adalah keterlibatan siswi sebagai pasukan pengibar bendera. Berbeda dari pelaksanaan sebelumnya, kali ini para siswi dipercaya untuk mengemban tugas sebagai Paskibra. Dengan langkah yang tegas, disiplin, dan penuh percaya diri, mereka menjalankan tugas hingga bendera Merah Putih berkibar dengan gagah.

Almira, siswi kelas XI-2, menyampaikan pengalamannya sebagai salah satu anggota Paskibra.

“Menjadi salah satu barisan Paskib dalam HUT Pramuka kali ini bukan hanya tentang menjalankan tugas saat upacara, tetapi juga tentang proses panjang di baliknya. Banyak tantangan, rasa lelah, dan kekhawatiran yang kami lalui selama latihan. Saya belajar bahwa sebuah keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh hasil akhir, tetapi juga oleh kerja sama, usaha, dan kemauan untuk terus belajar. Semoga pengalaman ini menjadi salah satu kenangan yang tidak terlupakan.”

Amanat pembina upacara juga menjadi salah satu bagian yang memberikan pesan mendalam bagi para siswa. Salah satu pesan yang disampaikan adalah:

“Jangan hanya memperjuangkan akhirat saja. Kalau bisa, dunia juga diperjuangkan. Keduanya harus berjalan secara seimbang,” Moh. Choirul Annam.

Upacara kemudian dilanjutkan dengan mengheningkan cipta. Seluruh peserta mengikuti prosesi tersebut dengan khidmat dan penuh penghayatan.

Setelah rangkaian upacara selesai, para siswa dari jenjang SD hingga SMA disuguhkan berbagai penampilan menarik.

Penampilan pertama adalah pembacaan puisi oleh siswi kelas VI SD. Meskipun masih tergolong muda, kemampuan membacakan puisi yang ditampilkan begitu memukau dan mendapat banyak apresiasi dari para penonton.

Penampilan kedua adalah jingle dari jenjang SMP putra. Meskipun tampil dengan jumlah anggota yang tidak banyak, semangat dan kekompakan mereka mampu menghidupkan suasana. Sorakan dan tepuk tangan penonton pun terdengar meriah.

Selanjutnya, SMA putra menampilkan Vafor (Variasi Formasi). Penampilan tersebut semakin menarik dengan dialog yang disampaikan oleh danton. Semangat, kekompakan, dan kreativitas yang ditampilkan berhasil membangkitkan antusiasme para penonton.

Penampilan berikutnya adalah dance semaphore dari SMP putri. Kreativitas dan variasi gerakan yang ditampilkan membuat penampilan ini menjadi salah satu yang menarik perhatian. Para penonton pun memberikan apresiasi melalui sorakan dan tepuk tangan.

Sebagai penampilan penutup, SMA putri menyuguhkan dance semaphore dengan berbagai variasi gerakan yang menarik. Penampilan tersebut berhasil menutup rangkaian persembahan dengan meriah dan mendapat sambutan hangat dari para penonton.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan foto bersama dan pembubaran barisan.

Upacara HUT Pramuka ke-65 di Yayasan Insan Kamil Sidoarjo menjadi momen yang berkesan. Mulai dari petugas upacara, Paskibra, pembawa acara, hingga berbagai penampilan dari setiap jenjang pendidikan, semuanya memberikan warna tersendiri pada peringatan tahun ini.

Semoga di usia ke-65, Gerakan Pramuka semakin mampu melahirkan generasi muda yang berjiwa kepemimpinan, disiplin, mandiri, dan bertanggung jawab serta siap memberikan kontribusi terbaik bagi masa depan Indonesia.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tahun Kedua, SDIT Nurul Fikri Tulungagung Kembali Lahirkan Pramuka Garuda

16 Agustus 2026 - 20:52 WIB

81 Tahun Merdeka, Sudahkah Kita Memahami Makna Kemerdekaan?

16 Agustus 2026 - 20:12 WIB

Tak Sekadar Ziarah, Cara KBIT BIC Kenalkan Sejarah dan Kepahlawanan kepada Anak

14 Agustus 2026 - 20:27 WIB

Lebih dari Sekadar Seragam: Makna Sejati Pramuka

14 Agustus 2026 - 20:12 WIB

Pimpin Hari Pramuka di SMPIT & MAIT Baitul Qur’an Magetan, Kak Isgianto Tekankan Karakter dan Inovasi

14 Agustus 2026 - 20:04 WIB

Trending di Pendidikan