Liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) kerap menjadi momen yang dinanti banyak orang. Namun, bagi sebagian perempuan, masa liburan ini bisa bertepatan dengan datangnya menstruasi atau haid. Kondisi tersebut sering menimbulkan kekhawatiran, mulai dari rasa tidak nyaman saat bepergian hingga takut aktivitas liburan terganggu.
Spesialis obstetri dan ginekologi, dr Niken Pudji Pangastuti, SpOG, KFER, menjelaskan bahwa pada dasarnya tidak ada perlengkapan khusus yang wajib dibawa perempuan saat liburan di masa haid. Kebutuhan utamanya tetap sederhana, yakni pembalut yang sesuai dengan kondisi dan kenyamanan masing-masing.

Meski demikian, dr Niken menekankan pentingnya menjaga kebersihan selama menstruasi dengan mengganti pembalut secara rutin. Idealnya, pembalut diganti setiap tiga jam sekali, meskipun belum terasa penuh.
Dalam kondisi beraktivitas sepanjang hari, frekuensi penggantian pembalut biasanya berkisar empat hingga lima kali sehari. Hal ini penting untuk mencegah pembalut menjadi media berkembangnya kuman yang dapat menimbulkan bau tidak sedap dan rasa tidak nyaman.
Menurutnya, jika pembalut terlalu lama tidak diganti, selain menimbulkan ketidaknyamanan, juga berpotensi meningkatkan risiko pertumbuhan kuman. Meski demikian, risiko terjadinya infeksi berat relatif rendah karena aliran darah menstruasi masih keluar dari tubuh.
Namun, pada beberapa kasus tertentu, terutama jika volume darah haid sangat banyak, dapat terjadi kondisi yang disebut regurgitasi darah haid. Dalam kondisi ini, darah haid tidak sepenuhnya keluar, melainkan mengalir kembali ke rongga panggul.
Pada perempuan dengan daya tahan tubuh yang baik, kondisi tersebut umumnya dapat ditangani oleh sistem imun tubuh dan tidak menimbulkan dampak serius. Akan tetapi, jika daya tahan tubuh sedang menurun, misalnya akibat kurangnya asupan vitamin tertentu seperti vitamin D, darah yang mengalami regurgitasi berpotensi menetap dan memicu masalah kesehatan, termasuk endometriosis.
Oleh karena itu, selain menjaga kebersihan saat menstruasi, dr Niken juga menyarankan perempuan untuk tetap menjaga kondisi tubuh selama liburan. Cukup istirahat, menjaga pola makan, dan memastikan asupan nutrisi terpenuhi menjadi kunci agar liburan tetap nyaman meski sedang datang bulan.
Dengan persiapan yang tepat dan kebiasaan yang baik, perempuan tetap dapat menikmati momen liburan Natal dan Tahun Baru tanpa harus merasa khawatir meski sedang menstruasi.













