MAGETAN – Suasana hangat dan penuh penghormatan menyelimuti SD IT Badrussalam Kawedanan, Magetan, pada peringatan Hari Guru Nasional 2025. Tak sekadar upacara dan penampilan murid, rangkaian kegiatan tahun ini ditutup dengan momen yang sarat makna: ziarah ke makam pendiri sekolah sebagai bentuk penghormatan atas perjuangan para pendahulu.
Pagi dimulai dengan upacara bendera di lapangan utama sekolah. Yang membuat siswa antusias, seluruh petugas upacara adalah guru mereka sendiri—pemandangan yang jarang terjadi dan langsung mencuri perhatian seluruh peserta.

Kepala sekolah, Ustadz Suryani, S.Pd.I, bertindak sebagai pembina upacara. Dalam amanatnya, ia mengingatkan kembali misi besar seorang pendidik.
“Misi kita di dunia tiada lain kecuali menjadi rahmat bagi semesta alam,” ujarnya sambil mengutip QS. Al-Anbiya ayat 107. Ia menekankan bahwa guru bukan hanya pengajar, tetapi pembina akhlak dan pribadi yang mendampingi murid berkembang dalam seluruh aspek kehidupannya.

Upacara berlangsung khidmat di bawah komando Ustadz Firdaus Suryo Febriantoro, S.Pd sebagai pemimpin upacara.
Penampilan Murid yang Mengharukan
Usai upacara, suasana berubah haru ketika siswa kelas 1 hingga 6 maju ke tengah lapangan membawakan penampilan terbaik: menyanyi, membaca puisi, menari, hingga drama. Tak sedikit guru dan orang tua yang tampak berkaca-kaca menyaksikan ungkapan tulus murid untuk guru-guru mereka.
Kemeriahan berlanjut dengan pengumuman lomba mading antar kelas. Ketua panitia HGN 2025, Ustadzah Kasnuryati, S.Pd, menjelaskan bahwa lomba digelar selama dua hari dan menjadi ajang kreativitas yang disambut antusias oleh murid.
“Kami memberikan sertifikat untuk karya terbaik sebagai apresiasi atas kreativitas mereka,” jelasnya.
Ziarah ke Makam Pendiri: Penutup yang Sarat Makna

Rangkaian kegiatan ditutup dengan ziarah ke makam pendiri sekolah alm. KH. M. Sahlan Badawi, serta dua guru almarhum/almarhumah Ustadz Mulyanto dan Ustadzah Lanjar. Para guru dan panitia memanjatkan doa bersama agar amal kebaikan mereka diterima dan perjuangan mereka terus menjadi inspirasi.
Kegiatan ini mendapat apresiasi dari wali murid yang merasa HGN tahun ini dikemas sederhana namun bermakna.
“Tidak memberatkan orang tua, tapi anak-anak sangat senang. Kegiatannya rapi dan penuh makna,” ujar salah satu wali murid.
Panitia berharap peringatan Hari Guru Nasional 2025 menjadi pengingat bersama tentang pentingnya peran guru dalam membangun karakter dan masa depan bangsa.
Guru Hebat, Indonesia Kuat.
Penulis: Amin Riyanto, S.Pd













