Suasana gedung pertunjukan Cak Durasim, Surabaya, mendadak riuh sejak pagi Ahad (16/11). Ratusan siswa SDIT Utsman bin Affan Reguler tampak sibuk di balik panggung, mengenakan kostum tokoh pahlawan dan atribut seni. Dari wajah mereka jelas tergambar satu hal: hari itu adalah hari yang mereka tunggu-tunggu.
Di momen peringatan Hari Pahlawan 2025, sekolah menghadirkan kembali program khasnya—Panggung Ekspresi—yang tahun ini mengusung tema “Bara Juang dalam Balutan Ukhuwah”. Pentas besar ini bukan sekadar pertunjukan seni, tetapi ruang belajar yang dirancang untuk menumbuhkan kreativitas, kepercayaan diri, dan karakter ukhuwah sesuai SKL JSIT.

Berbeda dari peringatan Hari Pahlawan pada umumnya yang sering menampilkan kisah heroisme Bung Tomo dan Arek-Arek Surabaya, Panggung Ekspresi 2025 memilih sudut pandang lain. Tim perancang acara menilai bahwa api perjuangan tak hanya berkobar di Surabaya, tetapi juga di berbagai penjuru Nusantara. Karena itu, mereka menyuguhkan tokoh sekaligus srikandi dari Tanah Rencong: Cut Nyak Dien.
Kisah perjuangan tokoh Aceh itu dirangkai dengan pesan perjuangan rakyat Palestina, menghadirkan alur cerita sederhana namun sarat makna. Melalui total 11 adegan—mulai Tari Bungong Jeumpa, puisi bersambut, Tari Perang Sabil, Tari Rencong, mini drama, orasi, nasyid, light movement, hingga teatrikal—para siswa kelas 1–6 tampil sepenuh hati. Puncaknya, kegiatan ditutup dengan aksi peduli Palestina yang berkolaborasi bersama IZI.
Antusiasme siswa membuat suasana panggung begitu hidup. Lelah selama latihan pun seakan hilang seketika begitu melihat tepuk tangan dan ekspresi haru dari para wali murid yang hadir memenuhi gedung.
Ketua panitia, Ustadzah Rif’atul Ummah, S.Pd., menyampaikan bahwa Panggung Ekspresi bukan hanya ajang tampil, tetapi sarana melatih daya juang dan empati. “Kami berharap anak-anak memahami kepahlawanan sebagai nilai yang terus hidup, termasuk kepedulian terhadap saudara-saudara kita di Palestina,” ujarnya.
Kegiatan semakin bermakna dengan kehadiran Ustadz H. Johari Mustawan, S.T.P., M.A.R.S. Dalam pesannya, ia berharap peringatan ini menjadi wasilah bagi siswa untuk lebih dekat dengan sejarah bangsa, serta mendorong SDIT Utsman bin Affan terus menanamkan nilai-nilai terbaik kepada generasi muda. (Tri Sulistiyowati, S.Pd.)













