Menu

Mode Gelap
Al Uswah Surabaya Bagikan 2.700 Paket Daging Kurban Iduladha Lagu MBG Viral, Golkar: Rakyat Senang itu Yang Penting Panduan Lengkap Tambah PTK Dapodik 2026 Lowongan Guru Terbaru di SMP PGRI 1 Surabaya Idul Adha 1447 H: Yayasan Ar Rahmah Sembelih 6 Sapi dan 21 Kambing Harga Terbaru Samsung A37 dan A57 Mei 2026, Spesifikasi dan Harga

Berita Terkini

Kepala SMP di Surabaya Ikuti Coaching Clinic Penulisan Artikel Scopus Bersama Pakar Internasional

badge-check


					Kepala SMP di Surabaya Ikuti Coaching Clinic Penulisan Artikel Scopus Bersama Pakar Internasional Perbesar

SURABAYA – Menulis artikel untuk jurnal internasional bereputasi seperti Scopus bukan perkara mudah. Dibutuhkan pemahaman standar akademik global, ketelitian, serta strategi yang tepat. Hal inilah yang menjadi fokus dalam Coaching Clinic Penulisan Artikel Scopus bertajuk “Strategi Jitu Menembus Jurnal Internasional Bereputasi”, yang digelar secara daring melalui Zoom Meeting, Selasa (23/12/2025).

Kegiatan yang berlangsung pukul 12.00 hingga 15.00 WIB ini menghadirkan narasumber internasional, Ass. Prof. Ferry Jie, Ph.D., FCILT, FCES dari Edith Cowan University, Australia. Coaching clinic ini diikuti oleh akademisi dan praktisi pendidikan dari berbagai daerah, termasuk Banu Atmoko, Kepala SMP PGRI 6 Surabaya sekaligus Ketua MKKS SMP Swasta Surabaya Utara.

Dalam pemaparannya, Ass. Prof. Ferry Jie menjelaskan bahwa banyak artikel gagal menembus jurnal Scopus bukan karena ide yang lemah, melainkan karena tidak memenuhi standar penulisan internasional. Ia menekankan pentingnya memahami anatomi artikel ilmiah global dengan format IMRaD, mulai dari pendahuluan yang menyoroti celah penelitian, metode yang detail dan replikatif, hingga hasil dan pembahasan yang analitis serta kontekstual.

Selain struktur artikel, peserta juga dibekali strategi memilih jurnal target sejak awal penulisan. Menurut Ferry, kesalahan umum penulis adalah menyelesaikan naskah terlebih dahulu baru mencari jurnal. Padahal, kesesuaian topik dengan aims and scope jurnal serta pemilihan peringkat jurnal berdasarkan SJR dan kuartil sangat menentukan peluang publikasi.

Aspek sitasi dan referensi juga menjadi perhatian utama. Editor jurnal internasional, kata Ferry, sangat menilai kebaruan dan kualitas rujukan. Referensi ideal didominasi artikel ilmiah lima hingga sepuluh tahun terakhir dari jurnal bereputasi, serta dikelola menggunakan reference manager seperti Mendeley atau Zotero agar konsisten.

Dalam sesi lainnya, Ferry Jie mengulas cara menghadapi editor dan reviewer. Peserta diajak memahami pentingnya cover letter yang kuat serta sikap profesional saat menanggapi revisi. “Revisi bukan penolakan, tapi peluang untuk memperkuat naskah,” ujarnya.

Kendala bahasa Inggris akademik juga menjadi sorotan. Ferry menegaskan bahwa menulis untuk jurnal internasional bukan sekadar menerjemahkan teks, tetapi memastikan alur bahasa akademik yang tepat dan alami, termasuk dengan bantuan layanan proofreading profesional.

Banu Atmoko mengaku kegiatan ini memberikan wawasan baru dan motivasi besar. “Menembus jurnal Scopus bukan soal kecepatan, tetapi ketekunan dan ketelitian. Artikel yang baik adalah yang menawarkan solusi bagi komunitas ilmiah internasional, bukan sekadar laporan kegiatan,” ujarnya.

Ia berharap, meski disibukkan dengan tugas sebagai kepala sekolah dan tengah menempuh studi magister Manajemen Pendidikan di UNESA, pengalaman mengikuti coaching clinic ini menjadi langkah awal untuk dapat menulis dan mempublikasikan artikel di jurnal internasional bereputasi.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Lagu MBG Viral, Golkar: Rakyat Senang itu Yang Penting

29 Mei 2026 - 13:15 WIB

Prabowo Beli Sapi Kurban dengan APBN, Gerindra: Sah dan Tidak Melanggar Hukum

27 Mei 2026 - 15:43 WIB

Mengenang Maria Bernadeth, Istri Pendiri Kompas Gramedia yang Berpulang

27 Mei 2026 - 10:14 WIB

Puncak Haji di Padang Arafah: 1,6 Juta Jemaah Berkumpul dalam Kekhusyukan

26 Mei 2026 - 21:37 WIB

Ribuan Murid SD dan SMP Raih Nilai TKA Sempurna di Bahasa Indonesia

26 Mei 2026 - 11:02 WIB

Trending di Berita Terkini