KlikMojok – Pada Jumat, 6 November 2026, SMK Muhammadiyah 2 Banyuwangi melakukan kunjungan studi tiru ke Vocatama di Sidoarjo, Jawa Timur. Kunjungan ini bertujuan untuk memperdalam pemahaman mengenai pengelolaan laboratorium, penyelarasan kurikulum, serta strategi kemitraan dengan dunia industri, sebagai upaya untuk meningkatkan mutu pembelajaran vokasi dan menyiapkan lulusan yang kompeten sesuai kebutuhan pasar kerja modern.
Rombongan dari SMK Muhammadiyah 2 Banyuwangi, yang dipimpin oleh Kepala Sekolah Tamyis Rosidi, secara khusus mengamati fasilitas laboratorium serat optik serta studio media dan fotografi yang dimiliki oleh Vocatama. Melalui kegiatan studi tiru ini, mereka berupaya mempelajari model pengelolaan pendidikan kejuruan yang berfokus pada orientasi kebutuhan industri terkini.
Kunjungan ini diikuti oleh Tamyis Rosidi beserta jajaran manajemen sekolah dan perwakilan guru. Kegiatan studi tiru tersebut merupakan bagian integral dari program penguatan tata kelola sekolah vokasi modern yang diselenggarakan antarlembaga pendidikan Muhammadiyah di wilayah Jawa Timur.
Tamyis Rosidi menyampaikan bahwa pertukaran pengetahuan dan pengalaman melalui kunjungan ini diharapkan dapat membantu SMK Muhammadiyah 2 Banyuwangi dalam memperkuat tata kelola pembelajaran serta mengembangkan sarana dan prasarana yang berstandar industri.
Lebih lanjut, Tamyis Rosidi menjelaskan alasan pemilihan Vocatama sebagai tujuan studi tiru. “Vocatama dipilih sebagai tujuan studi tiru karena fasilitas laboratorium praktiknya dikembangkan untuk mendukung kebutuhan industri modern,” ujarnya.
Rombongan tiba di lokasi Vocatama yang beralamat di Jalan Raya Sawunggaling Nomor 121–123, Jemundo, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.
Kedatangan mereka disambut langsung oleh Kepala SMK Muhammadiyah 1 Taman, Rachmat Susilo, S.Pd., dan Kepala SMK Muhammadiyah 2 Taman, Fatchul Mubarok, S.Th.I., M.Pd.
Selain itu, turut menyambut rombongan adalah Ida Fitriyah, S.Ag., S.Kom., M.Pd., yang merupakan perwakilan dari bagian hubungan masyarakat, serta Nurul Rachmawati H., S.Pd., selaku Ketua Program Keahlian Desain Komunikasi Visual (DKV).
Rangkaian kegiatan diawali dengan sesi penyambutan dan pengambilan foto bersama di area laboratorium Vocatama. Setelah sesi tersebut, rombongan melanjutkan dengan berkeliling untuk mengamati secara langsung studio praktik, berbagai laboratorium keahlian, serta ruang kelas yang telah mengintegrasikan teknologi dalam proses pembelajarannya.
Fokus utama pengamatan rombongan adalah laboratorium serat optik serta studio media dan fotografi. Mereka juga tidak melewatkan kesempatan untuk meninjau fasilitas laboratorium lainnya guna memahami lebih lanjut pemanfaatannya dalam mendukung pembelajaran kejuruan yang relevan.
Fatchul Mubarok menerangkan bahwa seluruh fasilitas tersebut dikembangkan secara berkelanjutan untuk memenuhi dinamika kebutuhan dunia usaha dan dunia industri (DUDI) yang terus mengalami perubahan.
“Melalui pengamatan langsung, rombongan memperoleh gambaran mengenai penataan dan pengelolaan sarana praktik yang mendukung kesiapan murid menghadapi dunia kerja,” terang Fatchul Mubarok.
Setelah selesai meninjau berbagai fasilitas, kedua belah pihak melanjutkan kegiatan dengan sesi diskusi terbuka. Pembahasan yang dilakukan sangat komprehensif, meliputi penyelarasan kurikulum berbasis industri, strategi efektif dalam pengelolaan laboratorium, pengembangan kemitraan dengan DUDI, prospek peluang kerja bagi lulusan, upaya penguatan jejaring industri dan dunia kerja, serta optimalisasi sarana pembelajaran yang tersedia.
Dalam sesi diskusi tersebut, kedua institusi juga membahas mengenai keberlanjutan kerja sama di masa mendatang yang diharapkan dapat memberikan dukungan optimal bagi masa depan lulusan SMK Muhammadiyah 2 Taman.
Melalui semangat kolaborasi dan pertukaran pengalaman yang terjalin, Tamyis Rosidi menyatakan optimismenya untuk dapat mengadopsi serta menerapkan berbagai gagasan inovatif yang berhasil diperoleh dari kunjungan ke Vocatama.
Langkah strategis ini diharapkan dapat mempercepat peningkatan mutu pembelajaran vokasi, yang secara khusus berorientasi pada pemenuhan kebutuhan di masa depan.
“Pengembangan pembelajaran dan fasilitas praktik juga diarahkan untuk menghasilkan lulusan yang terampil, mandiri, serta berdaya saing tinggi di pasar kerja global,” kata Tamyis Rosidi.
Di sisi lain, Rachmat Susilo dan Fatchul Mubarok menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kunjungan yang telah dilakukan. Keduanya sangat menghargai semangat SMK Muhammadiyah 2 Banyuwangi dalam upaya mengembangkan kualitas pendidikan vokasi serta dalam menjalin hubungan baik antarlembaga pendidikan Muhammadiyah.
“Kunjungan ini menjadi kesempatan untuk saling bertukar pengalaman, memperluas wawasan, dan memperkuat hubungan kelembagaan demi kemajuan pendidikan kejuruan,” kata Rachmat Susilo, mengakhiri pernyataan.












