Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Pendidikan

Ketika Kemarau Melanda, Harapan Mengalir dari Tangki: Kisah Bantuan Air Bersih di Pasuruan

badge-check

Ketika Kemarau Melanda, Harapan Mengalir dari Tangki: Kisah Bantuan Air Bersih di Pasuruan Perbesar

KlikMojok – Terik matahari menyengat, membakar tanah-tanah persawahan hingga retak. Daun-daun di pepohonan mengering, gugur sebelum waktunya, menyisakan ranting-ranting telanjang yang menjulang hampa di langit Pasuruan. Di Desa Kedungrejo, Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan, fenomena El Niño telah mengubah lanskap menjadi cerminan perjuangan panjang warga untuk mendapatkan setetes air bersih, sebuah kebutuhan dasar yang kini menjadi kemewahan.

Namun, di tengah krisis yang menguji ketahanan ini, secercah harapan datang. PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER), melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) mereka, bergerak cepat. Berkolaborasi dengan Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Muhammadiyah (LAZISMU) Wilayah Jawa Timur, SIER menyalurkan bantuan vital berupa 25.000 liter air bersih serta tiga unit tandon air. Dua tandon berkapasitas masing-masing 1.050 liter dan satu tandon berkapasitas 1.500 liter ini diharapkan dapat menjadi penopang hidup bagi ribuan jiwa yang terdampak. Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan pada Jumat (6/11/2026) di Balai Desa Kedungrejo, sebuah momen yang menandai dimulainya aliran kehidupan baru bagi masyarakat.

Data pemerintah desa menyajikan gambaran pilu: dari 1.315 kepala keluarga (KK) di Kedungrejo, 887 KK di antaranya terenggut oleh kekeringan. Selama ini, masyarakat Desa Kedungrejo mengandalkan air hujan, aliran sungai, serta pasokan dari sumber Umbulan yang dialirkan melalui pipa. Namun, ketika musim kemarau berkepanjangan tiba, sumber-sumber tersebut tak lagi mampu memenuhi dahaga, meninggalkan warga dalam kesulitan besar untuk menjalani aktivitas sehari-hari. Kondisi ini bukan sekadar tentang kekurangan air, melainkan juga tentang terganggunya kesehatan, sanitasi, hingga potensi dampak pada sektor pertanian yang menjadi tulang punggung perekonomian lokal.

Ahmad Fahrudin, Direktur Kelembagaan PT SIER, menegaskan bahwa inisiatif ini adalah wujud nyata kepedulian perusahaan terhadap masyarakat yang kesulitan mengakses kebutuhan dasar, terutama air bersih. “SIER menyampaikan terima kasih kepada LAZISMU Jawa Timur yang telah membantu menyalurkan air bersih ke sejumlah titik yang mengalami kekeringan. Dalam hal ini, SIER turut berkontribusi melalui kolaborasi bersama LAZISMU sebagai bagian dari komitmen perusahaan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban warga dan membantu memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari,” ujar Fahrudin, menyoroti pentingnya sinergi antara berbagai pihak.

Ia menambahkan bahwa program TJSL SIER tidak hanya terbatas pada area di sekitar kawasan industri. Lebih dari itu, program ini merupakan komitmen berkelanjutan perusahaan dalam mendukung kesejahteraan masyarakat di berbagai wilayah yang membutuhkan. “Kami berharap kolaborasi seperti ini dapat terus terjalin sehingga semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaat dari program kepedulian sosial perusahaan. SIER berkomitmen untuk terus hadir dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan lingkungan,” tambahnya, menggarisbawahi visi jangka panjang perusahaan dalam pendidikan dan pemberdayaan masyarakat melalui aksi nyata.

Di sisi lain, Sholihin, Kepala Urusan Tata Usaha dan Umum Desa Kedungrejo, tidak dapat menyembunyikan rasa syukurnya. Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih mendalam kepada SIER dan LAZISMU Jawa Timur. Sholihin menjelaskan betapa kekeringan telah berdampak signifikan pada kehidupan masyarakat. “Kondisi di desa kami memang sedang mengalami kekeringan. Kalau dilihat di lingkungan sekitar, pohon-pohon juga sudah terlihat kering. Musim kemarau berkepanjangan yang melanda membuat pasokan air bersih semakin terbatas sehingga warga cukup kesulitan untuk memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari,” jelas Sholihin, menggambarkan keparahan situasi yang mengancam kehidupan sehari-hari.

Dengan bantuan ini, Sholihin berharap beban warganya dapat sedikit terangkat. “Kami sangat berterima kasih atas bantuan yang diberikan SIER dan LAZISMU. Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat kami. Semoga dapat membantu memenuhi kebutuhan air bersih warga dan memberikan manfaat selama kondisi kekeringan masih berlangsung,” ungkapnya, mewakili suara ribuan warga yang kini memiliki harapan baru.

Penyaluran bantuan tandon air ini merupakan bagian dari program yang dilaksanakan secara bertahap, menjangkau sejumlah desa di dua kecamatan di Kabupaten Pasuruan: Winongan dan Kejayan. Di Kecamatan Winongan, bantuan difokuskan pada Desa Kedungrejo, khususnya Dusun Krajan V, Grubyuk, dan Sumbertelur. Sementara itu, di Kecamatan Kejayan, penyaluran direncanakan untuk Desa Kedungpengaron (Dusun Krikilan) dan Desa Ambal-Ambil (Dusun Rawi Timur), menunjukkan cakupan dampak yang luas dari inisiatif ini.

Acara penyerahan bantuan di Desa Kedungrejo turut dihadiri oleh Dr. Abdul Kholid Achmad, S.Hum., M.Pd., sebagai perwakilan Anggota Badan Pengurus LAZISMU Jawa Timur, Direktur Kelembagaan PT SIER Ahmad Fahrudin, Kepala Urusan Tata Usaha dan Umum Desa Kedungrejo Sholihin, serta perwakilan warga desa. Melalui program TJSL yang berorientasi pada kebutuhan dan kesejahteraan masyarakat ini, SIER berharap dapat terus memberikan manfaat nyata, tidak hanya meringankan beban akibat kekeringan, tetapi juga mengedukasi tentang pentingnya kepedulian sosial dan keberlanjutan sumber daya air di tengah tantangan perubahan iklim global.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Wujudkan Wakaf Produktif, PCM Sumberrejo Bangun Kebun Wisata Pepaya

7 Nov 2026 - 21:03 WIB

Wujudkan Wakaf Produktif, PCM Sumberrejo Bangun Kebun Wisata Pepaya

Lazismu Bojonegoro Atasi Krisis Air dan Dukung Pendidikan dengan Bantuan Sumur Bor di Masjid Al-Muttaqin

7 Nov 2026 - 21:03 WIB

Lazismu Bojonegoro Atasi Krisis Air dan Dukung Pendidikan dengan Bantuan Sumur Bor di Masjid Al-Muttaqin

Menganyam Kembali Asa di Kartoharjo: Gotong Royong Warga, TNI, dan Polri Pasca Angin Kencang Magetan

7 Nov 2026 - 18:46 WIB

Menganyam Kembali Asa di Kartoharjo: Gotong Royong Warga, TNI, dan Polri Pasca Angin Kencang Magetan

Karya Seni Mozaik Mahasiswa UMG: Wadah Kritik Sosial Isu Karhutla dan Antikorupsi

7 Nov 2026 - 18:45 WIB

Karya Seni Mozaik Mahasiswa UMG: Wadah Kritik Sosial Isu Karhutla dan Antikorupsi

Inovasi Pembelajaran Sejarah: Anak Gosari Jadi Arkeolog Cilik Lewat Program Edukasi Unair di Gresik

7 Nov 2026 - 18:44 WIB

Inovasi Pembelajaran Sejarah: Anak Gosari Jadi Arkeolog Cilik Lewat Program Edukasi Unair di Gresik
Trending di Pendidikan