KlikMojok – Penyanyi sekaligus penulis lagu asal Surabaya, Bernadya Ribka, belum lama ini membagikan deretan tempat kuliner favoritnya yang selalu ia buru setiap kali pulang ke kampung halamannya. Tujuh rekomendasi kuliner Surabaya khas ini merangkum berbagai sajian legendaris, mulai dari hidangan berkuah hangat hingga pencuci mulut ikonik yang wajib dicoba.
Melalui akun TikTok pribadinya, pelantun lagu hits “Satu Bulan” dan “Kata Mereka Ini Berlebihan” tersebut mengungkapkan kegemarannya berburu kuliner di Kota Pahlawan. Ia secara spesifik menyebutkan lima hidangan utama yang menjadi incarannya. “Yang kali ini adalah lima makanan yang akan kucari tiap kali aku pulang kampung ke Surabaya,” ujar Bernadya saat menceritakan pengalaman kuliner pribadinya.
Destinasi kuliner pertama yang menjadi andalan Bernadya Ribka Jayakusuma adalah Sop Kaki Bang Oya di cabang Arif Rahman Hakim. Hidangan berkuah gurih ini memberikan sensasi rasa hangat yang khas, menjadikannya pilihan istimewa bagi sang penyanyi.
Bernadya mengungkapkan mengapa Sop Kaki Bang Oya begitu melekat di hatinya. “Sebenarnya rasanya itu seperti sop kaki pada umumnya. Tapi mungkin karena aku tumbuh dengan rasa itu, jadi bagiku tidak ada yang seenak Bang Oya. Dan dia tuh spesialnya ladanya mungkin cukup banyak, jadi rasanya tuh kayak hangat banget gitu di leher. Mantap,” ungkapnya penuh antusias mengenai olahan sop kaki langganannya.
Kuliner malam Surabaya juga tidak luput dari daftar tempat makan yang paling ia incar. Salah satunya adalah Nasi Cumi Pasar Atom yang terkenal dengan cita rasa berani dan selalu ramai dipadati pembeli. Bernadya menggambarkan pengalaman menyantap hidangan ini dengan jujur. “Nasi Cumi Pasar Atom. Dia bukanya malam dan cepat habis, dan jahat banget, enggak sehat banget, tapi di situlah letak enaknya,” tuturnya.
Selain makanan berat, penyanyi yang terkenal dengan lagu “Apa Mungkin” ini juga memiliki lokasi jajan kaki lima favorit yang sangat spesifik di Surabaya. Ia merekomendasikan jajanan leker yang berjualan di area Kayoon. Bernadya menekankan pentingnya lokasi spesifik ini. “Leker depan Bu Kris cabang Kayoon. Spesifik harus yang cabang Kayoon, karena kayaknya hampir semua Bu Kris depannya ada leker, tapi enggak semua rasanya sama,” kata Bernadya.
Pilihan hidangan utama lainnya jatuh pada olahan ayam gurih yang telah menjadi legenda kuliner di Surabaya, yakni Ayam Goreng Presiden. Tempat ini menjadi destinasi santap malam maupun siang yang tidak boleh terlewatkan bagi Bernadya. “Ayam Goreng Presiden. Enak banget,” puji pelantun tembang “Untungnya, Hidup Harus Tetap Berjalan” ini.
Untuk sajian penutup manis, Bernadya menjagokan kedai es krim legendaris Zangrandi yang ikonik di pusat kota Surabaya. Cita rasa klasik dan aroma khas es krim jadul menjadi alasan utama ia terus kembali ke tempat ini. “Ice Cream Zangrandi. Sebenarnya rasa yang paling enak tuh rum raisin sama kalau enggak ya macedonia, tapi bagiku khasnya es krim jadul tuh udah wangi. Jadi even vanilanya aja rasanya tuh udah wangi gitu, jadi vanilla is enough,” jelasnya mendeskripsikan kelezatan es krim favoritnya.
Daftar rekomendasi kuliner tersebut rupanya belum lengkap tanpa dua tempat makan spesial tambahan lainnya. Bernadya turut menambahkan menu olahan lidah sapi serta hidangan laut segar yang ada di Surabaya. Ia menutup daftar favoritnya dengan menyebutkan, “Izin tambahin dua, Lidah asin goreng menteganya Bon Ami. Sari Laut Kapasan, terutama ikan dorangnya. Segar banget dan semuanya enak.”












