Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Pendidikan

Spemupat Cetak Jurnalis Muda: Siswa Belajar Menulis Berita dari Fakta Sekolah

badge-check

Spemupat Cetak Jurnalis Muda: Siswa Belajar Menulis Berita dari Fakta Sekolah Perbesar

KlikMojok – Bagi para pelajar SMP Muhammadiyah 4 Kebomas (Spemupat), kegiatan membuat poster digital dan video pendek sudah menjadi hal yang akrab. Namun, tantangan baru kini menanti 18 siswa mereka, yaitu mengolah berbagai fakta dan aktivitas di lingkungan sekolah menjadi sebuah berita yang informatif dan layak untuk dibaca publik. Langkah ini merupakan bagian dari upaya Spemupat untuk melahirkan jurnalis muda yang handal.

Dalam suasana yang kondusif, dengan makanan ringan dan segelas air putih yang tersaji di meja, 18 pelajar dari SMP Muhammadiyah 4 Kebomas (Spemupat) Gresik tampak serius menyimak materi seputar dunia berita. Workshop penulisan berita ini dilaksanakan pada hari Rabu, 16 September 2026.

Para peserta workshop ini terdiri dari perwakilan masing-masing kelas dan juga anggota Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Spemupat. Kegiatan pelatihan penulisan berita ini digagas sebagai inisiatif awal sekolah dalam membekali para siswa agar memiliki kemampuan untuk menulis dan memublikasikan berbagai kegiatan yang berlangsung di lingkungan Spemupat.

Sebagai fasilitator dalam workshop tersebut, hadir Kurnia Eva Sari, S.I.Pust., seorang pustakawan dari SMP Muhammadiyah 4 Kebomas yang lebih akrab disapa Nia.

Selama sesi materi, Nia memberikan penjelasan mendalam mengenai pengertian dasar berita, struktur yang membentuk sebuah berita, serta memperkenalkan unsur-unsur penting dalam jurnalisme, yaitu 5W+1H (What, Who, When, Where, Why, How). Selain itu, para peserta juga dibimbing untuk memahami tahapan-tahapan krusial dalam proses penulisan berita, mulai dari cara menghimpun informasi yang akurat hingga menyusunnya menjadi sebuah tulisan yang runtut dan mudah dipahami oleh pembaca.

Antusiasme peserta terlihat jelas; beberapa di antaranya aktif berdiskusi, mencatat poin-poin penting, dan memanfaatkan gawai mereka untuk mendukung pembelajaran saat materi dipresentasikan melalui layar di ruang pertemuan.

Sebelumnya, para anggota IPM Spemupat telah memiliki pengalaman dalam menciptakan poster digital dan video pendek yang kerap digunakan sebagai media promosi sekolah. Akan tetapi, kegiatan menulis berita, khususnya berita daring, merupakan pengalaman yang relatif baru bagi sebagian besar peserta workshop ini.

Tradisi penulisan berita mengenai kegiatan sekolah yang sebelumnya lebih banyak menjadi tanggung jawab guru, kini mulai dialihkan dan diperkenalkan kepada para pelajar melalui pelaksanaan workshop ini.

Nia mengungkapkan harapannya yang besar agar melalui kegiatan ini, akan lahir kader-kader muda yang memiliki kemampuan mumpuni dalam menulis berita secara profesional dan berkualitas.

“Harapan saya ke depan, semoga ada kader-kader muda dari murid Spemupat yang dapat menulis berita dengan baik,” ujarnya.

Dengan mengikuti workshop ini, para peserta tidak hanya mendapatkan pemahaman tentang teori-teori dasar jurnalistik, tetapi juga secara praktis mulai dikenalkan pada metode mengolah berbagai fakta dan informasi yang ada menjadi sebuah berita yang disajikan secara jelas, runtut, dan menarik bagi pembaca.

Secara keseluruhan, kegiatan workshop penulisan berita ini merupakan bagian integral dari strategi Spemupat untuk memperluas partisipasi aktif pelajar dalam upaya publikasi kegiatan sekolah. Hal ini bertujuan agar kompetensi jurnalistik tidak hanya terbatas pada para guru, melainkan juga mulai berkembang dan menjadi keahlian yang dimiliki oleh para siswa.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Denyut Malam di Bumi Wali: GENTONG 2026, Jembatan Tradisi dan Inovasi Tongklek Tuban

8 Nov 2026 - 12:38 WIB

Denyut Malam di Bumi Wali: GENTONG 2026, Jembatan Tradisi dan Inovasi Tongklek Tuban

Pelukan Maut Bengawan Solo: Tragedi Tiga Pemuda dan Peringatan Bahaya Mandi di Sungai Ngawi

8 Nov 2026 - 12:38 WIB

Pelukan Maut Bengawan Solo: Tragedi Tiga Pemuda dan Peringatan Bahaya Mandi di Sungai Ngawi

PENS Kukuhkan Tiga Guru Besar Baru: Dorong Inovasi Riset Teknologi Akustik, Data Mining, dan Robotika

8 Nov 2026 - 12:37 WIB

PENS Kukuhkan Tiga Guru Besar Baru: Dorong Inovasi Riset Teknologi Akustik, Data Mining, dan Robotika

Kunci Peningkatan Mutu Vokasi: SMK Muhammadiyah 2 Banyuwangi Belajar dari Laboratorium Industri Vocatama

8 Nov 2026 - 12:36 WIB

Kunci Peningkatan Mutu Vokasi: SMK Muhammadiyah 2 Banyuwangi Belajar dari Laboratorium Industri Vocatama

Di Bawah Bayangan 37 Derajat Celsius: Surabaya Raya Bersiap Menghadapi Terik yang Menyengat

8 Nov 2026 - 09:43 WIB

Di Bawah Bayangan 37 Derajat Celsius: Surabaya Raya Bersiap Menghadapi Terik yang Menyengat
Trending di Pendidikan