Surabaya — Hari pertama Tes Kemampuan Akademik (TKA) selalu menghadirkan suasana yang berbeda bagi siswa kelas 9. Ketegangan, harapan, dan semangat berpadu menjadi satu, terutama saat menghadapi mata pelajaran Matematika yang kerap dianggap sebagai tantangan terbesar.
Sebanyak 21 siswa kelas 9 SMP PGRI 6 Surabaya mengikuti TKA gelombang kedua pada Rabu (8/4/2026). Pelaksanaan tes dibagi menjadi dua sesi, yakni sesi pertama diikuti 11 siswa dan sesi kedua sebanyak 10 siswa.

Sejak pagi hari, suasana sekolah tampak lebih hening dari biasanya. Para siswa mempersiapkan diri dengan mengulang rumus dan berusaha menenangkan diri sebelum memasuki ruang ujian.
Pada pukul 06.30 WIB, siswa sesi pertama mulai memasuki ruang komputer untuk mengikuti TKA. Sebelum ujian dimulai, pengawas ruang, Amalia Ulandari, S.Pd dari SMP Cahaya Surabaya, membacakan tata tertib kepada peserta.
Setelah itu, siswa dipersilakan melakukan login dan memasukkan token untuk memulai ujian. Sementara itu, sesi kedua dilaksanakan pada pukul 09.15 WIB dengan prosedur yang sama.
Matematika sebagai mata pelajaran pertama menjadi tantangan tersendiri bagi para siswa. Soal-soal yang dihadapi mencakup berbagai materi seperti aljabar, geometri, hingga statistika. Selain kemampuan akademik, manajemen waktu dan ketelitian juga menjadi faktor penting dalam menyelesaikan soal.
Menjelang akhir waktu ujian, suasana semakin tegang. Para siswa berusaha memanfaatkan waktu yang tersisa untuk memastikan jawaban mereka. Bagi sebagian siswa, menghadapi Matematika di hari pertama terasa seperti menaklukkan “raksasa” yang selama ini menjadi tantangan.
Kepala SMP PGRI 6 Surabaya, H. Banu Atmoko, S.Pd., M.Pd, memberikan motivasi kepada para siswa agar tetap semangat menghadapi tahapan ujian berikutnya.
“Jangan habiskan waktu untuk meratapi jawaban yang salah. Simpan energi untuk mata pelajaran berikutnya. Kalian sudah hebat bisa bertahan di hari pertama,” pesannya.
Ia berharap para siswa dapat terus menjaga semangat dan fokus dalam menghadapi rangkaian TKA hingga selesai.
Hari pertama TKA menjadi pembelajaran berharga bagi siswa bahwa keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan akademik, tetapi juga ketenangan, strategi, dan ketahanan mental dalam menghadapi tantangan.
Penulis:
H. Banu Atmoko, S.Pd., M.Pd
Kepala SMP PGRI 6 Surabaya
Ketua MKKS SMP Swasta Surabaya Utara













