Menu

Mode Gelap
Dinkes Sidoarjo Gandeng Pemkot Surabaya Telusuri Asal Ribuan Jarum Suntik Bekas di Dekat Exit Tol Tambaksumur Menjelang Muktamar NU ke-35, Jombang-Kediri-Mojokerto Diselimuti Langit Cerah Terik Di Balik Panci Muktamar NU: Dapur Umum Tambakberas, Jantung Logistik Kemanusiaan Dari Limbah Jadi Pupuk: KKN UMM Edukasi Warga Gedongboyountung untuk Lingkungan Mandiri SD Muhammadiyah 16 Surabaya Dorong Keterlibatan Keluarga untuk Pendidikan Anak Holistik Langkah Terhenti di Kaki Semeru: Ratusan Pendaki Terpaksa Tunda Mimpi Ranu Kumbolo Akibat Kebakaran

Berita Terkini

Usia 23 Tahun Sudah Jadi Raja, Begini Perjalanan Pendidikan Paku Buwono XIV

badge-check


					Usia 23 Tahun Sudah Jadi Raja, Begini Perjalanan Pendidikan Paku Buwono XIV Perbesar

Nama Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Anom (KGPAA) Hamangkunegoro tengah menjadi sorotan publik. Di usianya yang baru menginjak 23 tahun, ia resmi dinobatkan sebagai Raja Keraton Surakarta Hadiningrat dengan gelar Paku Buwono XIV, menggantikan sang ayah, almarhum Paku Buwono XIII. Momen bersejarah itu berlangsung pada Rabu Legi, 5 November 2025 — hari yang akan tercatat dalam perjalanan panjang Keraton Solo.

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat. Dengan bahasa Jawa halus penuh makna, Hamangkunegoro mengucap ikrar untuk meneruskan tahta leluhurnya, menandai awal babak baru dalam sejarah Keraton Surakarta. Meski masih muda, sosoknya dikenal santun, cerdas, dan berwawasan luas — perpaduan antara darah biru dan semangat generasi modern yang menempuh pendidikan tinggi.

KGPAA Hamangkunegoro bukan hanya seorang bangsawan, tetapi juga akademisi muda yang serius meniti jalan pendidikan. Lahir pada 26 September 2002, ia merupakan putra dari Paku Buwono XIII dan GKR Pakubuwana (KRAy Pradapaningsih). Pendidikan dasarnya ia tempuh di Semesta Bilingual Boarding School Semarang, tempat ia menimba ilmu sejak 2014 hingga 2020. Sekolah tersebut dikenal dengan disiplin dan atmosfer akademik berwawasan global — hal yang tampak membentuk karakter terbuka dan rasional pada sang raja muda.

Setelah menamatkan SMA, Hamangkunegoro melanjutkan pendidikan ke Fakultas Hukum Universitas Diponegoro (UNDIP). Di tengah kesibukannya sebagai mahasiswa, pada 2022 ia resmi diangkat menjadi putra mahkota Keraton Solo. Dua tahun kemudian, ia menuntaskan studi sarjananya dan kini tercatat sebagai mahasiswa magister di Universitas Gadjah Mada (UGM), mengambil jurusan Politik dan Pemerintahan. Menariknya, statusnya sebagai mahasiswa aktif masih berjalan bersamaan dengan penobatannya sebagai raja — menunjukkan tekad kuatnya untuk tetap belajar di tengah tanggung jawab besar.

Hamangkunegoro dikenal kalem namun visioner. Di beberapa kesempatan, ia disebut ingin menjadikan Keraton Solo bukan hanya simbol budaya, tapi juga pusat edukasi dan kolaborasi lintas generasi. Kombinasi darah bangsawan dan semangat intelektual inilah yang membuat banyak pihak optimistis: di bawah kepemimpinan Paku Buwono XIV, Keraton Surakarta bisa semakin relevan di era modern.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Warga Bangunsari Madiun Tolak TPST, Sosialisasi DLH Berujung Mediasi Tanpa Keputusan Final

24 Agustus 2026 - 10:54 WIB

7 Hektare Lahan Jati di Gunung Bungkuk Magetan Hangus Terbakar, BPBD Ingatkan Warga Waspada

24 Agustus 2026 - 06:13 WIB

Kecelakaan Maut Bojonegoro: Nenek 85 Tahun Tewas Terlindas Truk Saat Motor Salip dari Kiri

23 Agustus 2026 - 16:58 WIB

Jombang Siapkan 99 Masjid Ramah Muktamirin, Fasilitasi Ribuan Peserta Muktamar NU

23 Agustus 2026 - 16:57 WIB

Sekdes di Probolinggo Digerebek di Hotel Bersama Istri Warga, Pemkab Tunggu Laporan Resmi

23 Agustus 2026 - 15:54 WIB

Trending di Berita Terkini